Sebuah Cermin Aneh

205 4 0
                                    

Sebuah Cermin Aneh

Aku akan bercerita tentang sebuah cermin aneh yang ada di rumah temanku cindy dan mungkin aku akan curhat sedikit tentang pertemananku dengan cindy, gak apa-apa kan? Oke lets go to story. Kalian tahu bukan! Rumah temanku cindy itu sangat misterius. Di bulan januari lalu aku mengalami kejadian yang aneh juga soal patung di rumahnya.

Pada sore kemarin tepatnya hari minggu, aku berkunjung ke rumah cindy karena sudah sangat lama aku tidak menemuinya lagi. Aku melihat patung aneh itu masih berada di taman, melihat patung itu bulu kudukku langsung merinding. Cindy pun mempersilahkan aku masuk ke kamarnya, aku sih sedikit gak nyaman masuk ke kamar cindy, ya soalnya dia kan non muslim.

Tanpa berkata apa-apa lagi aku pun masuk dan ku lihat sebuah cermin yang indah berada di dekat meja belajarnya. Aku dekati cermin itu dan ku sentuh dengan lembut. Aku lihat cindy agak keberatan jika aku melihat apalagi menyentuh cermin itu. Aku pun langsung menjauh dari cermin itu. “Kenapa bismi kok menjauh?” tanyanya. “*Eum gak enak saja sama kamu” jawabku.

“Gak apa-apa kali, by the way hijab kamu kayaknya kurang rapi deh, mendingan kamu berkaca dulu biar hijabnya rapi oke” tawarnya. Aku hanya mengangguk, dan aku pun mendekat ke cermin itu untuk membetulkan hijabku. Tanpa ku sadari cindy tidak ada lagi di kamarnya, “aduh jadi gak enak ini di kamarnya” kataku dalam hati. Aku lihat jam sudah menunjukkan pukul 16.34 sore.

Aku pun bergegas untuk pamit ke cindy. Sebelum pamit aku pun berkaca sebentar, tapi alangkah terkejutnya aku saat ku lihat di cermin ada seorang anak kecil berada di dekat lemari dengan wajah menunduk. Saat ku balik pandanganku ke belakang, aku tak melihat siapa-siapa. “Biasanya kalau hantu gak kelihatan di cermin kan! Nah sekarang kok nampak ya, apalagi sore-sore begini” tanyaku dalam hati.

Dengan perasaan yang terheran-heran, aku pun menghadap lagi ke cermin. Astagfirullah ya Allah apa ini, aku sangat terkejut dan bahkan aku mau menangis melihat semua ini. Aku tutup mulutku dengan tanganku, ku ingin sekali berteriak dan menangis. Tapi apa daya aku tak bisa melakukan itu, ku lihat seorang wanita dewasa dengan wajah yang sangat pucat mengantung dirinya dengan seutas tali dan posisinya yang mengantung di atas tempat tidur cindy.

Aku pun melangkah mundur, dan ku segera berlari meninggalkan rumah cindy. Aku dengar cindy memanggil-manggil namaku, tapi aku tak menghiraukannya lagi. Aku berlari dengan sangat kencang, tak peduli banyak orang yang terheran-heran melihatku. Hatiku sudah merasa tenang saat aku sudah berada di tempat yang ramai.

“Ya Allah apa semua ini?” kataku. Aku langkahkan kakiku ini menuju ke rumahku, mulai sekarang mungkin aku tidak akan pernah bertemu lagi dengan cindy.



Kisah MisteriTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang