[REVISED] 24 - #Secretly, Kiss You

380 69 9
                                    

[THE SEQUEL] King of My Heart
[REVISED] 24 - #Secretly, Kiss You

• • •

Tiffany, wanita itu memotong steik di depannya dengan malas. Rasanya ia tak memiliki tenaga untuk memecah steik itu menjadi beberapa bagian, untuk kemudian dimakan. Ia tahu, jika ia salah memikirkan Taeyong saat ia sedang bersama Sehun. Tapi, ini hal yang berbeda dari biasanya. Bukan tanpa alasan, wanita itu memikirkan Taeyong. Memikirkan hal yang sekarang ia sedang takuti untuk dihadapi. Pikirannya kemarin malam mulai muncul kembali. Memikirkan hal yang akan dilakukan Taeyong, ketika tahu bahwa dirinya dan Sehun sudah kembali bersama.

"Apa aku dan Sehun akan baik-baik saja?" Batin wanita itu.

Sehun kemudian tersadar dan mulai memperhatikan Tiffany yang terlihat lesu itu. Memikirkan hal apa yang membuat Tiffany tidak terlihat bersemangat hari ini.

"Neo apeuni? (Apa kau sakit?)" Tanya Sehun, kemudian sebelah tangannya meraih tangan wanita itu.

Tiffany tersadar ketika Sehun mengucapkan hal itu padanya. Ia langsung menatap Sehun dan menggeleng cepat-cepat. "Aniya... nan gwaenchana." Balas Tiffany, lalu tersenyum tipis.

Sehun kembali melanjutkan memakan makanan di hadapannya.

Seperti biasanya, siang hari menjadi waktu bagi keduanya untuk bertemu satu sama lain. Semakin hari, keduanya terlihat semakin mesra. Satu hal yang selalu ditegaskan oleh Sehun, bahwa dia akan terus menggenggam lengan wanita itu.

"Oh ya! Aku belum menceritakannya padamu!" Ujar Sehun tiba-tiba.

Tiffany kemudian meletakkan garpu dan pisau makannya di atas piring, kemudiam menatap Sehun.

"Tentang apa?" Tanya Tiffany.

"Mulai hari Senin depan, aku akan kembali ke kantor untuk bekerja."

Tiffany tertegun dan merasa tidak percaya dengan keputusan yang dibuat Sehun. "Benarkah? Apa kau akan baik-baik saja? Bukankah lebih baik jika kau fokus pada pengobatanmu terlebih dahulu?"

"Gwaenchana. Il Woo hyeong sudah memberiku ijin untuk kembali ke perusahaan. Ia juga mengatakan, seorang Wakil Presdir tidak boleh absen terlalu lama."

Perkataan Sehun membuat Tiffany tercengang. "Dia ingat bahwa dia seorang Wakil Presdir?" Batin Tiffany, penuh pertanyaan.

"Lucu, yah! Aku bahkan tidak ingat kapan aku dilantik sebagai Wakil Presdir." Ujar Sehun lalu tertawa.

Tiffany dapat bernafas lega. Ternyata pemikirannya salah. Sehun masih tak mengingat identitas dirinya sebelum kecelakaan itu terjadi dan menyebabkan pria itu hilang ingatan.

"Baguslah, jika kau sudah membicarakannya dengan kakakmu terlebih dahulu. Aku ikut senang, dengan keputusanmu." Ujar Tiffany, kemudian kembali meraih garpu dan pisau makannya.

"Kurasa, kita akan jarang bertemu... jika seperti ini kejadiannya." Sahut Sehun.

Tiffany kemudian tersenyum ketika Sehun memasang wajah memelas. "Kita 'kan bisa bertemu di siang hari seperti biasanya, dan makan di restoran." Usul Tiffany, tak ingin mematahkan semangat Sehun untuk kembali bekerja di kantor.

"You're right, babe." Batin Sehun. Senyumnya mengembang di bibir pria itu, dan memperlihatkannya pada Tiffany.

"Ah! Karena kau akan bekerja kembali, dan pastinya kau tidak memiliki banyak waktu luang, bagaimana kalau akhir pekan besok kita jalan-jalan?" Tanya Tiffany, memberikan ide.

[BOOK#2] [THE SEQUEL] King of My HeartTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang