part 8

460 33 0
                                    


Bukan dia tapi kamu

****

Tepat satu hari sudah giselle  terbaring lemah di ranjang rumah sakit,  luka di lehernya membuat penasaran para dokter dan menyuruhnya untuk tinggal beberapa waktu di rumah sakit.

Aldo(?) yaa Aldo Setia menemani giselle  walau tak jarang Aldo mendapat kejailan dari dylan,  seperti di timpuk krikil secara tiba tiba.

"Awsshh"Aldo mengusap kepalannya sudah hampir lima kali ia kena timpuk dan setiap ia menengok ke belakang tak ada satu pun orang yang ia dapati.

Aldo mendengus sebal, sesekali ia merubah posisi duduknya.

Dhuukk

"Awsshhh"ringis aldo kali ini kerikilnya cukup besar.

Aldo menengok cepat dan yaaa tidak ada siapa siapa  lagi(?)

"Weeyy pengecuttt!!  Beraninya dari belakang!!  Sini muncul kalo berani!! "Teriak aldo

Karna kesal aldo beranjak dari Taman rumah sakit dan beralih ke ruangan giselle  yaa dari pada dia di sini lama lama gagar otak pikirnya.

Kleekk

Aldo membuka pintu perlahan, menampilkan sedikit celah  untuknya mengintip,  entah kenapa ia enggan masuk ada rasa penasaran yang menyuruhnya untuk mengintip apa yang di lakukan giselle  selama ini jika ia sendiri,  karna setau aldo giselle  sangat suka jika di tinggal sendiri.

"Hahaha dy,  lelucon mu sungguh Bagus"

Sesekali terdengar tawa giselle  begitu riang, aldo mengeryit heran cewe kaku yang di kenalnya ternyata bisa tertawa  juga.

"Apaaa??  Jangan berubah seperti itu kau terlihat seperti kuntilanak hahahahhaa! "

Di sela sela tawa giselle,  aldo menegguk slavinanya berat -kuntilanak- itu yang terngiang di benak aldo.

Aldo memberanikan diri membuka pintu.

Menampilkan ruangan berwarna  biru muda terbuka lebar.

Terlihat giselle  yang lebih cantik dengan senyum yang mengembang lebar.  Aldo menoleh ke arah mata giselle  tertuju (?)

Pot bunga (?) apa giselle  tersenyum pada pot bunga(?) pikirnya sambil bergidik.

"Ekheeemm?? "Dehem aldo membuat giselle  menoleh dan secepat kilat senyum nya hilang di ganti dengan tatapan dingin sperti biasanya.

"Apa gue ganggu? " aldo  menunduk ,melangkah mendekati giselle  yang duduk sila di ranjang.

Giselle  hanya menggeleng , tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya,  sekan mulutnya terkuci rapat begitu melihat aldo.

"Apa yang lucu dari pot itu? "Tanya aldo menunjuk pot bunga di pojok ruang inap giselle.

Giselle  menggeleng tak mengerti.

"Kau tertawa  , bercerita,  terseyum bahkan sampai terbahak? Apa kau ada masalah dengan kejiwaanmu? "Tanya aldo hati hati.

My boyfriend is ghost ! ✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang