[THE SEQUEL] King of My Heart
[REVISED] 27 - #I Shouldn't Let You Go!• • •
"Ahhh!" Rintih Sehun, ketika sakit di kepalanya makin hebat.
Pria itu kembali pada posisi semula, dengan beralih ke samping Tiffany. Kedua matanya sengaja ia tutup rapat-rapat, hanya karena perlu menahan sakit di kepalanya.
"Apa yang terjadi dengan diriku?" Batin pria itu.
Hanya suara Tiffany yang masih terdengar olehnya saat ini. "Sehun-ah. Wae irae?"
"Ahhh!" Pria itu kembali merintih kesakitan. Tangannya tak lepas dari ujung rambutnya. Matanya masih terpejam kuat-kuat, enggan untuk membukanya.
"Sehun-ah!" Seru Tiffany, menggoyangkan tubuh laki-laki itu dengan kuat.
Hanya dalam beberapa detik kemudian, Sehun mulai tenang. Walau masih terdengar rintihan kesakitan dari pria itu. Tiffany lompat dari tempatnya. Ia dengan segera keluar dari kamarnya dan menuruni tangga, menuju dapur. Sesampainya wanita itu di dapur, ia meraih sebotol air mineral dari atas meja. Wanita itu kembali lari maraton dengan menaiki tangga. Setibanya di daun pintu, ia melihat Sehun yang terduduk di atas ranjang, dengan sambil menumpukan kedua tangannya di lutut. Sedang memegangi kepalanya dengan tangan yang sedang bertumpu pada lututnya.
Tiffany dapat mendengar suara isak tangis pria itu. Barulah, wanita itu berjalan mendekati Sehun. Yang ada di pikiran Tiffany saat ini adalah, apa Sehun baru saja teringat dengan ingatannya yang hilang? Hingga membuat pria itu mengalami hal seperti barusan?
Tiffany jadi merasa bersalah. Ia tahu, memaksa Sehun untuk mengingat ingatannya yang hilang, hanya akan membuat Sehun tertekan. Contohnya, seperti saat ini. Wanita itu tak tega jika harus memaksa pria itu untuk mengingat ingatannya kembali. Tapi di sisi lain, Tiffany juga tak tahan lantaran Sehun yang masih belum mengingat wanita itu sepenuhnya.
Tiffany mengambil tempat tepat di sebelah Sehun. Ia memegangi bahu pria itu. Sebelah tangannya menyodorkan sebotol air mineral pada laki-laki itu. Namun, Sehun tak kunjung meraih botol itu dari tangan Tiffany.
"Sehun-ah? Gwaenchana? Apakah kita pulang saja?" Tanya Tiffany.
Wanita itu hanya takut, apabila keadaan Sehun semakin parah. Itulah sebabnya, Tiffany mengusulkan saran seperti itu. Mata Sehun kini tertuju pada wanita di sebelahnya. Bibirnya tersenyum, namun air matanya terus mengalir. Kemudian, ia menarik lengan wanita itu ke dalam pelukannya. Menenggelamkan kepalanya di bahu wanita itu.
"Gwaenchana. Kita tak akan pulang hingga besok malam." Ujar Sehun.
"Aku takut keadaanmu semakin..."
"Nan gwaenchana, Fany-ah." Ujar Sehun mengulang perkataannya barusan.
Tiffany jadi bingung sendiri. Apakah dia harus melanjutkan rencananya untuk membuka ingatan Sehun kembali, atau membatalkan rencananya dan pulang dengan sia-sia?~
• • •
Laki-laki berambut gelap itu tersadar dari tidurnya. Dirinya begitu terkejut saat tahu, ternyata ia tertidur di kursi meja kerjanya dan bukan di tempat tidurnya sendiri. Alhasil membuat laki-laki bermarga Lee itu mencoba untuk meregangkan pinggangnya yang terasa kaku. Perhatiannya lalu tertuju pada ponsel di depannya. Hanya satu nama yang berhasil terlintas di pikirannya saat matahari baru saja muncul, kala itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
[BOOK#2] [THE SEQUEL] King of My Heart
Fanfic[COMPLETE] ☑ highest rank #136 in RANDOM, Aug 22nd, 2017 • • • Title: [THE SEQUEL] King of My Heart • • • This, The Sequel from Queen of My Heart • • • 'Jung/Oh Sehun' Jangan dekati pria lain! Aku tidak suka! Aku memang tidak mengenal dirimu. Tapi b...