Cruise ⛴ Two

7 0 0
                                    

Sudah 3 hari Kayden berada di atas Poseidon dan Je yang sangat sibuk dengan upcoming party malam itu sampai-sampai tidak ingat dengan Kayden. Pria itu juga tidak menunjukkan kehidupannya di depan Je sama sekali. Je yang sedang berada di hallway - menuju ke main hall, berjalan dengan tegap sambil tersenyum pada tamu yang melewatinya.

"Je," Carina berkata sambil berjalan ke arah Je dengan membawa list apa yang sudah dan belum dilakukan untuk acara nanti malam.

Je berhenti berjalan dan menunggu Carina menyerahkan list itu kepada Je. Je memperhatikannya dengan cermat. Mulai dari makanan, minuman, decor, list tempat duduk tamu dan sebagainya.

"Jadi makanan dan minuman sudah selesai. Bagaimana dengan table set dan decornya? Apakah sudah selesai? Demi Tuhan, ini hanya tersisa beberapa jam sampai acara dimulai."

Je mengacak-acak rambutnya dan segera melanjutkan apa yang seharusnya menjadi tanggung jawab rekan kerjanya.

Carina berusaha mendekati Je. Disaat-saat seperti ini Carina paham kalau Je sangat panik. Bekerja di cruise memang menyenangkan tapi juga sangat hectic. Mereka harus mempersiapkan segala sesuatu dengan sempurna dan dengan waktu yang singkat. Semuanya harus sempurna. Semuanya harus memuaskan di mata tamu dan pelanggan.

"Calm down, Je." Kata Carina mengikuti Je yang sedang panik dan berjalan ke main hall yang sedang didekor.

Je menghela napas,"thank you, Car. Tapi bagaimana aku bisa tenang saat dekor belum juga selesai? Astaga. Dimana list tempat the duduknya?" Kata Je dengan suara yang lebih besar dari sebelumnya dan menuntut.

Seseorang yang Je kenal membawa tumpukan kertas di sebuah map. Je menerimanya dan memperhatikan list tempat duduk dan run down acara malam nanti. Dia memperhatikan tumpukan kertas itu dan menyortir beberapa hal.

Kemudian, Je dengan heels yang tidak terlalu tinggi melangkah ke arah dapur. Memeriksa makanan dan minuman yang akan dihidangkan nanti malam. Dia memeriksa makanan mulai dari snack, main course, hingga dessert dan beverages. Memastikan kalau makanan sudah cukup dan wine akan selalu tersedia.

Setelah memastikan semua food and beverages sudah selesai, Je dengan heels yang tidak terlalu tinggi melangkah lagi ke arah ruangan event crew. Dia memeriksa musician yang akan tampil hari ini. Tidak hanya itu, dia juga harus mengecek semua pengisi acara dalam list hari ini. Mulai dari musician, singer, dancer, dan sebagainya.

Setelah melihat dan mengecek semua pengisi acara Je pun keluar dari ruangan itu. Di jalan dia bertemu dengan Cairstairs. Cairstairs memanggil namanya dan menanyakan progress event nanti malam.

"Je," kata Cairstairs sedangkan Je sibuk melihat kertas-kertas di tangannya.

Je mengangkat wajahnya dari kertas-kertas itu dan tersenyum,"ya, Jake?"

"Apakah semuanya sudah siap?"

"Hmm... semuanya sudah hampir siap. Dari sini aku akan memeriksa keluar. Aku akan memeriksa acara closing dan peralatan yang akan digunakan" Kata Je menjelaskan.

"Bagus. Kau memang selalu bisa kuandalkan, Je." Kata Cairstairs sambil menepuk kepala Je. Je menganggukan kepalanya dan melangkahkan kakinya.

Sebelum Je melangkah sebanyak tiga kali, Cairstairs memanggilnya dan berjalan ke arahnya.

"Ahh iya. Aku baru ingat. Bagaimana dengan Kayden? Apakah dia suka dengan Poseidon?" Tanya Cairstairs.

Je membulatkan matanya. Bagaimana dia bisa lupa dengan laki-laki satu itu? Oh tidak!

Je tersenyum gugup,"i-iya, tentu saja. Aku melakukan yang terbaik untuknya."

"Right. You are the best, Je." Kata Cairstairs lalu segera pergi.

Sedangkan Je terburu-buru menghampiri Kayden yang tidak dia layani sejak tiga hari yang lalu. Bahkan, pagi setelah Kayden tiba pun dia lupa untuk memberi tour. Dia juga lupa menanyakan sarapan yang ia inginkan. Apalagi makan siang. Apalagi makan malam.

God!

Je memegangi kepalanya yang pusing. Pusing karena acara nanti malam sekaligus pusing karena kedatangan Kayden yang tiba-tiba. Semua ini terlalu cepat, pikirnya. Pada saat ia akan mengetuk kamar Kayden, laki-laki itu membuka pintunya. Tampak Kayden yang shirtless. Je menebak kalau dia akan berenang.

Kayden yang melihat Je menyapanya,"oh hai, Je. Kau masih ingat tamu satu ini, hm?"

"Maafkan aku, it's super hectic at the moment. Lagipula seharunya kau tidak ada dalam jobdescku" Je mengatakan denga canggung.

"Hmm, begitu. However, Je, a
aku memang sudah biasa dilupakan. Apalagi oleh kamu,"kata Kayden dengan cengiran lebar di bibirnya.

Je hanya memperhatikan Kayden. Dia menghela napas.

Kayden memecah keheningan dengan mengatakan kalau ia akan berenang,"hm. Baiklah, aku akan berkeliling dan berenang."

Je baru saja akan mengucapkan sesuatu saat Kayden sudah pergi dari hadapannya. Je menghela napas panjang. Dia lalu teringat dengan tugasnya yang masih sangat banyak. Kemudian dia pergi untuk menyelesaikan tugasnya.

***

Please leave some feedbacks due to improve my writtings

A Tale Of Cruise [#2]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang