PG 12 # Very Well

1.2K 183 53
                                    

Ps : Aku nemu Foto di atas itu lho... Rasanya mantav Jiwaaaaaaa....😂 bagaimana Menurut kalian?, (Baper-baperlah kalian ha, ha, ha)
Kembali kecerita
~~~~~~
------------------------------------------

Sebuah deheman membuatku terlonjak dikursi, dan myungsoo mengalihkan pandang pada si empunya suara, dan suara cekikikan wanita membuatku merinding. Ugh.

"Noona! Apa yang kau lakukan!"

Kembali berdehem di belakangku-Yang bahkan aku belum berani membalikan badan- wanita itu mendekat.

"Yak! Harusnya aku yang bilang dialog itu anak nakal!"

Akhirnya aku berbalik, melihat wanita yang sangat cantik dengan rambut panjangnya, dan tersenyum kearahku, tepatnya senyum geli, membuatku tertuduk malu. Dia adalah Kim clara (anggap wajahnya seperti jun ji hyun, Pemain My Love From The Star) dia kakak Myungsoo

"Ah.... Kalian jangan malu-malu! Sudah wajar seorang pasangan melakukan itu! Tapi jangan diruang tamu orang!" masih terkekeh, dia duduk didekatku tapi kursi yang berbeda.

"Yak, aku tidak malu, ini wajar bukan , mencium istriku bukan lah kesalahan!" myungsoo menegak kan punggung, dan merangkul ku, aku menipisnya. Tapi si keras kepala ini malah memeluk pinggangku.

Sialllllll sekarang mana bisa aku lolos!

"andai aku tidak haus, mana mungkin aku bisa melihat drama diruang tamu? Ha,ha!" ledeknya dan aku mengintip dibalik bulumata, dia sedang menatapku, walau dengan senyum, tapi senyumnya penuh curiga.

Apa dia dengar tentang hilangnya ingatan ku? Dan dia tak percaya atau apa?

"Ah sudah lah, minum saja, dan kami akan kekamar"

Myungsoo membawaku berdiri bersamanya, dan meninggalkan kakaknya yang sedang terbahak.

"Lanjutkan saja Dude! Kau akan senang!"

***

Saat di kamar, rasanya aku mual, karena tatapan dan ledakan kakaknya myungsoo. Membuatku mencari jendela dan membukanya, meninggalkan myungsoo dibelakangku. dan woyla...... Ada balkon didepan ku, aku segera membuka pintu jendela besar-besar dan menyerbu balkon.

Rasanya segar berdiri disini pagi ini. Menyenangkan. Well walau sangat dingin.

"Hai, mengapa kau disini, masih sangat dingin jika kau berdiri disini!" Myungsoo memegang tanganku dan hendak membawaku masuk, tapi aku menolaknya.

"Aku mau disini, pliss.."

Ku lihat Myungsoo menatapku ragu, tapi aku memberi anggukan padanya dan dia akhirnya setuju, "Oke, sebentar, akan ku ambilkan sesuatu."

Myungsoo masuk kembali kedalam rumah, sedangkan aku menunggunya sembari melihat seisi kota. Sungguh aku tak tahu tahun berapa sekarang, yang aku tahu semuanya telah berbeda, walau tak signifikan, tapi aku menyadari, kota seoul jauh lebih berkembang sekarang. Dimensi apa yang membawaku kesini, ke waktu yang sangat membingungkan, disatu sisi aku bahagia bersama semua orang sekarang, tapi disini lain, aku merasa asing akan semua hal, bahkan pada diriku sendiri.

Tak lama myungsoo kembali dengan sebuah kursi lipat dan selimut, dan setelah membereskan kusi dan menaruh selimut padaku, dia pergi lagi, membuatku bingung, lalu dia kembali dengan dua buah mug sedang, berisikan coklat hangat Dan duduk di kursi lipat. Sedangkan aku berdiri.

"Duduk lah," dan saat dia menyuruh ku duduk, aku sedikit kebingungan, masa iya aku duduk dilantai?

"Di?" Dia menaruh dua mug di meja kecil dekat kursi dan menyuruku duduk dipangkuannya, "Apa kau becanda?!"

Magic CupcakesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang