PG 21 # Rasa Asing #Bukan menjijikkan!

1K 153 20
                                    

Aku menarik nafas panjang sebelum masuk kembali kekamarku, dan saat aku membuka pintu kamarku, ditempat tidur, myungsoo sedang bersandar di tumpukan bantal dengan laptop di pangkuanya, dengan kaki diluruskan. Cukup terlihat santai.

Saat aku masuk dan menutup kembali pintu dibelakang ku, myungsoo mengangkat kepalanya, dan menatapku, tanpa senyum, tapi aku tahu dia terlihat senang.

Aku yakin dia tadi mandi, karena sekarang, dia sudah memakai celana training, dan kaos putih polos yang longgar.

Masih menatapku, Myungsoo mendudukan badannya dan menaruh laptop disisi ranjang. Dan dia memandangku yang berjalan mendekatinya, hmmm tungggu! Aku merasa ada yang ku lupakan, tapi apa?

"Kau sangat lama, yah?" sindirnya dan menepuk tempat di sampingnya.

"Seyi minta ku dongengkan." jawabku, dan duduk di tepi ranjang yang jauh dari dirinya.

"Dongeng? Pantas saja."

"Iya...."

"hmmm hadiahku?"

Mataku langsung membulat dan aku mengutuk diri karena lupa. Uch.. Mana baju ganti ku? Apa ada dikamar mandi kah?

"Myungsoo, aku harus ke kamar mandi..."

"Hmm? Untuk apa?"

"Anu... Itu... Piyama...." seru ku dengan terbata.

Dan ku lihat sudut bibir Myungsoo naik tiba-tiba.

"Tak perlu mengganti pakaian mu dengan piyama. Langung saja-"

Sebelum dia menyelesai kan kata-katanya, dengan panik aku hentikan, "tidakkk! Eumm, aku... Aku harus, masak iya begini?"

Tuhan, wajahku memerah saat Myungsoo menyusuri tubuhku dari ujung rambut sampai kaki, dan keningnya mengkerut. Lalu ekpresinya kembali normal. Dan sebagai jawaban, myungsoo mengangkat bahunya.

dan segera itu aku berdiri dan melenggang ke kamar mandi, menutup dengan sedikit keras, dan membuang nafas lega, lalu mengunci nya. Dan sekarang aku mencari dimana gaun malam ku, di lemar handuk, tidak ada. di ruang ganti juga tidak ada. Aku mencari ke laci-laci pun tak ku temukan, apa aku meninggalkannya diruang kecantikan?

Tapi.... Uchhhh siallll.. Di kasurkuuuuu. Aku menepuk jidat pelan, dan keluar lagi dari kamar mandi. Saat aku keluar, mataku membulat tiba-tiba.

disana!, dikasur myungsoo tengah berbaring dengan gaun ku di atas kepala ranjang dan dia menengadah kan kepalanya ke atas tepat pada gaun ku, memandang gaun itu dengan geli, lalu terkikik lucu.

Sial! Ketahuan.

Dan sekarang, dia menyadari kalau aku sedang memperhatikannya, lalu, dengan genit, dia memberi kode padaku untuk mendekat, walau aku malu dengan kesal, aku mendekat dengan perlahan, masih dengan berbaring, myungsoo mengintai ku dan melingkarkan tangannya didada.

Aku tersenyum kikuk saat mendekatinya, mencari jalan, kira-kira paling dekat dengan gaun itu, supaya aku bisa langsung mengambilnya.

Aha... Aku dapat. Di sebelah kiri, paling dekat dengan gaun itu. Tapi,,, itu juga tempat sangat dekat dengan myungsoo, karena myungsoo memang tidur dibawah gaun itu. Tapi... Demi tekad dan rasa malu ku. Aku berjalan kecil mendekat kepadanya. Tapi mata ku terus teralihkan pada gaun ku.

Saat sudah dekat, aku berlari kecil dan berjinjit meraih gaun di atas ranjang itu, tapi jinjitan ku terhenti saat myungsoo memeluk pinggangku dan membanting ku Lembut ke kasur.

Lalu tergelak diwajahku.

"Sayang, kau sangat lucu. Aku tahu kau mencari gaun itu," seru disela tawanya membuatku kesal.

Magic CupcakesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang