Kepergian

91 10 7
                                    

Di suatu hari di hari minggu, pada saat zeze sedang ibadah di gereja nya.

"mam, zeze pulang duluan y, zeze mau ke rumah nya mona... Soalnya dari tadi mona whatsApp zeze terus, mungkin ada hal yang penting" tanya zeze kepada mami nya

"gimana y sayang, kamu pulang bareng mami aja y, sebentar lagi kan selesai ibadahnya" balas mami zeze, cemas

"tapi mah, please" rengek zeze

"ok, tapi kamu hati hati di jalan y, kalo udah sampe di rumah mona, telp mami y" mami zeze pasrah

"siap mam, i love you. Thanks y" zeze.

Pada saat diperjalanan menuju rumah mona.... Zeze menumpangi mobil yang dikendarai supirnya...

"lho ko perasaan aku jadi ga enak gini y" dalam hati zeze berkata

"weh, weh berhenti lu"
Suara tersebut membuat zeze dan mang ubay (supir zeze) panik...

"pak, jangan dibukain pintu nya... Tancap gas aja, mana jalannya sepi lagi"  zeze

"iya non, amang juga takut. Kayaknya begal deh" ucap mang ubay

"weh lu berhenti ga!! Kalo lu ga berhenti, gw pecahin kaca mobil lu" teriak pria tersebut sambil menggedor gedor kaca mobil zeze

Hingga akhirnya mobil zeze pun berhenti, mang ubay dan zeze pun turun dari mobil dengan ketakutan, karna begal tersebut membawa cerurit dan ada 3 orang.

"tolong, tolong, begal tolong" teriak zeze sangat keras hingga membuat begal begal tersebut panik dan  dengan refleks melayangkan cerurit tersebut ke tubuh zeze hingga mengenai perutnya.

Sontak para begal pun panik dan langsung meninggalkan mang ubay dan zeze yang sedang terkapar lemas dan di perutnya mengeluarkan darah yang sangat benyak.

Mang ubay pun sesegera mungkin membawa masuk zeze yang sudah tidak sadarkan diri.

~RS.PURI CEMPAKA

Setelah diberitahu kondisi zeze dirumah sakit oleh mang ubay, mami zeze pun panik dan segera menuju rumah sakit, zeze masuk di ruang UGD.

"dok gimana keadaan anak saya dok, dia selamat kan dok. Dia ga apa apa kan" kata mami zeze panik

"iya bu, tapi ibu tenang dulu. Lebih baik sekarang ibu ikut saya masuk ke ruangan saya" ucap dokter yang menangani kondisi zeze

Mereka berduapun langsung menuju ruangan dokter tersebut.

"jadiii bu, anak ibu terkena cerurit yang sudah karatan, dan terkena cukup dalam" ucap dokter

"lalu kondisi anak saya sekarang bagaimana dok. Dia bisa di selamatkan kan dok" mami zeze

"itu masalahnya bu, anak ibu terlalu banyak mengeluarkan darahnya, jadi..." ucap dokter

"jadi apa dok, anak saya kenapa" mami zeze

"maafkan kami bu, anak ibu meninggal di perjalanan menuju RS, dia tidak bisa diselamatkan lagi. Karna darah yang dikeluarkan sangat banyak saat putri ibu perjalanan ke sini. Begal yang membunuh anak ibu juga sudah dicari polisi, dan kini sedang buron" dokter

Mami zeze pun lemas dan nafasnya menjadi tidak teratur, seketika air matanya jatuh dan sangat deras...
Mami zeze tak kuasa menahan tangis di depan tubuh zeze yang sudah tidak bernafas tersebut.

"nak, mami kan udah bilang. Firasat mami ga enak saat itu, tapi kenapa zeze, maksa mami banget si"

Mami zeze langsung menghubungi mona.

"haloo, huuu... Mona, huuuuu... Zeze udah ga ada nak, Huuuuu.... Zeze udah meninggal. Kamu bisa kesini sekarang kan?" mami zeze

"a... A... Apa. Tan, please jangan bercanda keterlaluan deh"mona

"huuuu.... Iya mon, tante ga bercanda, dia di begal" mami zeze

"ok.. Ok aku akan kasih tau temen temen yang lain" mona

"huuuu.... Kamu langsung ke rumah zeze aja ya" mami zeze

"iya tante" mona

Telephone pun terputus, dan mona langsung memberi tahu ke semua teman nya.....

Mereka ber enam (ratisya, shasha, yesyi, dilah, nazalia, mona) langsung menuju rumah zeze untuk melihat zeze terakhir kali nya.

Zeze pun dimakamkan, dan personil KACAO SQUAD pun berkurang satu, mereka semua sangat-sangat kehilangan sahabat nya yang sangat baik dan lugu, begal nya pun sudah tercyduk polisi di kontrakan nya.

Semua sahabatnya pun berbisik di batu nisan zeze...
"gw tau ini semua salah gw, i'm sorry gw ga maksud buat nyuruh lu buru buru dateng ke rumah gw, ini semua salah gw, please maafin gw y ze" ucap mona

"lu jangan ngomong kayak gitu mon, ini bukan kesalahan lu ko. Ze... i love you my bestie, goodbye" yesyi

"gw ga akan lupain lo ze, gw akan selalu inget masa masa indah, lucu, tengil, sakao kita di masa lalu" shasha

"yes, i can always love and miss you" ratisya

"goodbye my angel, i hope god bless to you" mona

"i love you zeze" ucap dilah dan nazalia berbarengan.

"kita janji, kita ga akan lupain lo... Kita pasti akan kesini terus kalo ada waktu luang, ini janji kita" kata shasha sambil mencoba tersenyum kepada teman-temannya, dan dilanjut anggukan manis mereka.

Mereka semua pun langsung berpelukan sambil menahan tangis atas kepergian sahabat tercintanya. Dan pergi meninggalkan makam zeze...

Huuuu.... Huuuu... Huuuuu gimana ada yang sampe nangis ga???  Udah y, sorry kalo kurang menarik di bagian ini. Dan aku minta kritik dan saran dari kalian y, wkwk. Jangan lupa pencet star nya.🌟🌟🌟

Kacao squad Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang