Hunted: Chapter 17 (Terbangun)

666 72 20
                                    

●●●

Sementara itu, beberapa saat sebelumnya, di waktu yang sama namun di sisi hutan gelap yang lain, Yuriva, dibantu Kyla, berhadapan dengan Sonia.

“Yuri. Hati-hati! Auranya… Aku belum pernah melihat aura seteratur, serapi, dan setenang ini sebelumnya.” bisik Kyla saat mereka berdua berhadapan dengan Sonia.

“Dia berelemen air, kan? Kalau begitu itu adalah musuh alamiku.” Timpal Yuriva.

“Sedang apa kalian? Ngegosip tuh di rumah. Bukan di hutan!” seru Sonia yang mulai bosan menunggu untuk diserang.


Drap!

“Kalau gitu, kenapa kamu gak ikutan ngegosip bareng kami?!” seru Yuriva yang berlari dengan cepat hingga ia berada tepat di hadapan dengan Sonia. Kepalan tangannya yang diselimuti api transparan siap menghantam kepala Sonia yang berjarak sangat dekat dengannya.

“Bukan Yur! Bukan itu!” seru Kyla.

Dep!

Pukulan Yuriva berhenti tepat di hadapan ujung hidung Sonia yang tidak bergerak sama sekali.

“Eh? Ini cuman patung es?” ucap Yuriva sambil menyentuh pipi patung Sonia dengan kedua tangannya.

“Jangan dipegang!” seru Kyla.

Drrkkk!!

"Sial! Kenapa kamu tidak memberitau ku sebelumnya!" Bentak Yuriva.

"Mana aku tau kalau kamu bakalan megang patung es tersebut!" Kesal Kyla.

“Ahahaha! Bodoh! Bodohnya! Kau jatuh ke dalam perangkapku begitu saja? Dengan mudahnya? Hahaha!” tawa Sonia pecah saat ia muncul dari balik pepohonan di tengah gelapnya hutan.

Yuriva mendapati kedua lengannya membeku menempel pada patung Sonia. Ia tidak bisa melepaskan diri dari es yang memerangkap kedua lengannya. Sementara ia meronta berusaha melepaskan kedua lengannya, Sonia, dengan tenang melangkah mendekatinya. Kyla hanya bisa mematung ngeri.

“Tidak akan seru jadinya jika kau mati dengan cepat. Bagaimana kalau ki---“

SPLASSH!!!

Cipratan dari patung Sonia yang mencair membuat fokus Sonia teralihkan. Hal itu dimanfaat dengan baik oleh Yuriva. Tangannya yang akhirnya terlepas dari belenggu es, langsung menyerang Sonia yang sudah dekat dengannya.

BUAG!!!

“Kau pikir boneka seperti itu akan menghentikanku selamanya? Jangan bercanda!” geram Yuriva saat tinjunya menghantam perisai es milik Sonia.

“Yah, setidaknya hal itu berhasil membuatmu sedikit panik. Benarkan?” sahut Sonia.

BLAASHH!!!

Pilar air dengan arus yang deras berhasil menghujam Yuriva. Membuat Yuriva terpental ke dekat Kyla.

“Hah! Sial! Kalau begi---“

“Tunggu Yur!” seru Kyla menarik lengan Yuriva.

“Apa?”

“Perisai es di tangan kirinya. Sementara serangan baliknya dari tangan kanan.”

“Oke. Kalau begitu, Aku hanya perlu menyerangnya tanpa memberinya sedikitpun kesempatan untuk melancarkan serangan balik.”

Drap!!

Yuriva berlari menyerbu Sonia yang mulai dikelilingi pusaran air. Bertubi-tubi ia melancarkan pukulan juga tendangan ke arah Sonia, namun air yang melindungi dirinya membuat serangan Yuriva tertahan. Hanya uap yang muncul akibat serangan-serangan Yuriva.

Season 2 Hunted (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang