Pelangi. Baginya, tak apa untuk bercinta, bahkan sampai empat bulan ini, ia masih mencintai pria itu.
Devian. Menyukai Ashley, namun karena suatu "insiden" membuatnya berhenti menyukai Ashley. Lama-kelamaan, Devian mulai membuka hati nya untuk Pela...
Hari ini adalah tanggal 17 Agustus, yang berarti hari ini adalah Hari Kemerdekaan Indonesia.
Setiap kelas diminta untuk berpartisipasi dalam lomba-lomba, seperti makan kerupuk, memindahkan belut, dan lainnya.
Tentu saja kelas Pelangi mengikuti kegiatan tersebut, dan Pelangi memutuskan untuk mengikuti lomba makan kerupuk bersama Delfi, yang hobi makan.
"Waw–lomba pertama adalah—MAKAN KERUPUK!" Kata Delfi bersamangat.
"Cie kalian lomba duluan–wkwkw" kata Sasha.
"Kalau memindahkan belut kapan?" Tanya Pelangi.
"Habis kalian kok, tenang aja," sakit Rara.
💠💠💠
"Semangat yaa!" Seru Rara dan Sasha saat melihat kedua temannya sudah berdiri dibawah kerupuk yang digantung dengan tangan terlipat di belakangnya.
"Peraturannya simple banget. Siapa cepat dia yang menang," kata wasit. "Lomba di mulai dalam tiga, dua—– SATU!"
Pelangi dan Delfi mulai memakan kerupuk yang tergantung.
00:00:01 00:00:02 00:00:03 00:00:04
Delfi makan dengan sangat rakus, membuat kerupuknya tersisa satu seperempat lagi.
00:00:14
"SAYA SUDAH SELESAI!" Seru Delfi, pemenang pertama.
Pelangi yang melihat hanya mempercepat makannya dan melihat bahwa lawan-lawan disamping nya sudah hampir habis.
"SEMANGAT PELANGI!"
Dan superpower Pelangi meningkat tajam.
00:00:19
"SELESAI, PAK WASIT!"
Dan kemudian, sorak-sorai mulai terdengar, khususnya Sasha dan Rara.
💐💐💐
Seusai mereka berempat lomba, mereka memutuskan untuk berjalan sekeliling sekolah.
"Ke kelas area adkel mau ga? Gue kepo nih!" Ucap Delfi.
"Ayok lah!"
Dari kantin ke area kelas X membutuhkan waktu 3 menit.
Diatas, mereka banyak melihat anak kelas X di balkon, di dalam kelas, berlarian, bersenandu ria, dll.
"Eh–itu kayak Kak Devian! Lagi fotbar sama siapa tuh!" seru salah satu anak kelas X, membuat Pelangi, Delfi, Rara dan Sasha menoleh kearah Devian.
Benar saja, Devian sedang berfoto bersama Resya.
"I–itu Resya yang kemaren, kan?" ujar Rara.
Tapi, Pelangi sudah lari duluan bersama Delfi. Ia tak tahu apa yang harus dilakukan. Tapi, Pelangi mulai berpikir, kenapa is harus cemburu, sementara Devian bukan siapa-siapanya.
🏝🏝🏝 Hmm.. aku tau banget kalian mikir apa sekarang "KOK PENDEK BANGETT?"
Maaf banget ya, aku tuh lagi pusing dan agak bingung, akan alur ceritanya TO LATE Dan aku gamau cerita aku berhenti di tengah-tengah😰
Jadi, aku masih mikirin mateng-mateng ya! Di WP, banyak cerita aku yang berhenti di tengah jalan dan akhirnya aku delete karena otak aku mentok.
Dan semoga hal itu engga kejadian ke ceritaku kali ini yaa!
Voting kalian, comment, dll, bikin aku makin semangat nyari alur untuk cerita ini❣️ makasih yaa readers setia ku😍
Bønus! Pelangi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.