Hunted: Chapter 29 (Pertemuan yang tidak di sengaja)

662 74 75
                                    


4 Tahun yang lalu.
SMA Mutiara Emas.

Di sebuah apartemen yang ada di kota mawar merah.

"Naal... Kinal!. Bangun! Ini udah setengah 7, kamu gak mau masuk sekolah apah?!"

"Aduuh... entar lagi donk Ve, masi enak-enaknya nih... 5 menit deh,"

Kinal kembali memlik bantal gulingku dan membelakangi orang yang membangunkanku. Hari ini adalah hari senin, dan di pagi hari sudah terlihat mendung, hal itu membuatku ingin terus menempel di kasur yang sangat empuk ini.

"KINAAAL!! BANGUUNN!!"

WHUUSSHH!!!
Bruuk...

Hempasan angin yang sangat kencang menghantam tubuhku sehingga aku terhempas menabrak dinding kamar.

"Aw aw sakit Ve... bisa gak sih lembutan dikit!"

"Uda setengah jam aku bangunin kamu dengan lembut! Kamu malah bicara yang enggak-enggak. Terbang ke surga lah, ketemu sama malaikatlah, melihat sungai pelangilah, emang kamu mimpiin apa sih?!"

Kinal mencoba bangkit berdiri sambil memeggang kepalanya yang lumayan sakit karena benturan yang lumayan keras, apalagi hidungku, untung gak mimisan.

Ve terlihat agak kesal dengan kelakuan Kinal, seperti biasa di hari senin pagi, ia harus konflik dengan Kinal dan itu hanyalah masalah bangun pagi. Kinal memang sangat malas jika bangun pagi di hari senin di karenakan setiap hari minggu ia selalu bergadang main game.

"Ayo cepat mandi, hari ini kita harus ngurusin ospek di hari pertama, Melody dan Naomi udah dulua--YA AMPUN KINAAALL!!!"

Ve yang ngobrol sambil mencari seragam sekolah milik Kinal, tiba-tiba berteriak saat ia menoleh ternyata Kinal kembali tiduran di atas kasur dengan pulesnya. Tensi Ve memuncak, keributan terjadi di kamar Kinal bahkan jeritan kesakitan dari Kinal tidak bisa tertahan.

Beberapa meinit kemudian, kini mereka berdua sudah siap, rapih dengan seragam sekolah. Mereka berjalan keluar apartemen dan munju tempat parkir. Setelah berada di sana, ponsel Ve berdering dan itu adalah panggilan dari Melody.

'Hallo Mel,"

'......'

'Iya Mel, ini udah di jalan kok... maaf ya, Kinal lama sih bangunnya,"

'.......'

'Okok'

Tuut... tuut... tuuut...

"Ayo Nal, cepat!"

Ve langsung menarik tangan Kinal dengan kasar. Mereka beduapun menaiki motor matic milik Ve dan dengan sedikit cepat mereka menegendarai motor tersebut sehingga beberapa menit kemudian merekapun sampai di parkiran sekolah dan segera ke lapangan karena ospek sebentar lagi mulai. Di sana sudah ada teman-teman mereka.

"Akhirnya sampai juga kalian berdua. Kinal, lain kali kalau ada kegiatan penting di ke esokan hari, saharunya malam kamu cepat tidur biar Ve gak selalu kerepotan bangunin kamu terus." Ujat Melody.

Huft- pagi-pagi uda kena ceramah.
"Iya-iya Mel, maaf. Hehe..."

"Ok, Stel, mulai aja,"

Stellapun menganggukan kepalanya dan mengambil komando ospek di pagi hari ini.

"Selamat pagi semua!" Ujar Lantang Stella.

"Pagii!!"

"Perkenalkan nama saya Stella Cornelia! Dan di samping-samping ku ini adalah para senior di sekolah ini termasuk aku. Hari ini kegiatan kita ada pengenalan sekolah mutiara emas, kalian akan mendapatkan materi dari guru-guru dan isi materinya adalah tentang pengenalan sekolah ini. Tapi sebelum itu, kita mengisi waktu di pagi ini dengan berkenalan. Kalian belum tau kan nama-nama dari kakak-kakak yang berdiri di depan kalian ini?!"

Season 2 Hunted (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang