Chapter 020

13 4 0
                                    

        Eps 020

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Eps 020

.

"Hai Ari.... Ari Jackson? Kau Ari Jackson penulis di Facebook?" tanya wanita itu.

Ternyata dia mengenal Ari, tapi Ari sebaliknya, dia tidak mengenal siapa wanita itu. Dan ternyata itu bukan rekaman video, tetapi video call. Dilihat dari parasnya, sepertinya wanita itu seusia dengan Ari, tapi mungkin bisa sedikit lebih tua atau sedikit lebih muda.

"Ya, kamu siapa?"

"Ini aku, Julia, salah satu pembaca, dan penggemar ceritamu."

"Maaf, aku tidak kenal siapa kamu."

"Aku pembaca pertama cerita kamu yang berjudul Z-DAY, yang tokohnya sendiri adalah kamu, Rey, Putri, Siska, Yoga, sama Adhit. Dan aku udah beli buku pertama kamu. Ini dia." wanita bernama Julia itu mengambil sesuatu yang ada di bawah mejanya, dan menunjukkan buku yang pernah Ari terbitkan.

"Astaga, seharusnya aku tidak menerbitkan buku itu." Ari menundukkan kepalanya.

"Kenapa? Ini ceritanya bagus, benuh aksi yang mendebarkan, dan sangat imajinatif dalam penggambarannya. Aku sampe terbawa suasana baca buku ini, apalagi di bagian pembuka cerita, aku sampe nangis baca bagian pembuka. Oh ya, ngomong-ngomong Putri itu pacar kamu yah? Kok sampe segitunya nyatu sama ceritanya."

"Maaf, aku tidak bisa menjawa pertanyaan yang serumit itu. Bisa bicarakan yang lain saja? Aku trauma dengan kata pacar."

Dan akhirnya terjadi percakapan antara Ari dengan Julia, tentu saja yang mereka bicarakan seputar buku yang Ari buat. Setelah percakapan panjang yang membosankan bagi gue, akhirnya percakapan itu selesai, dan berganti dengan percakapan serius, mungkin duarius, atau tigarius.

"oke, sekarang aku mau tanya sesuatu yang penting. Apa yang sebenernya terjadi? Kenapa aku sama temen-temen aku gak berubah jadi zombie?"

"Ada sesuatu di udara, dan itu berasal dari meteor yang jatuh beberapa hari yang lalu. Dan itu yang menyebabkan siapa saja berubah menjadi zombie.

"Terus, kenapa aku gak berubah jadi zombie?"

"Apa golongan darahmu?"

"A negatif, memangnya kenapa?"

"Kau beruntung, karena mereka yang memiliki golongan darah A, B dan O kebal terhadap penyebaran melalui udara."

"Terus, gimana sama yang bergolongan darah AB?"

"Mereka sudah bisa dipastikan akan jadi zombie, karena apapun yang menyebar di udara saat ini tidak bisa menjangkiti mereka yang bergolongan darah A, B dan O, itu berdasarkan penelitian saat ini."

"Gimana kalau aku tergigit?"

"Kebal terhadap penyebaran udara, bukan berarti kebal terhadap penyebaran melalui gigitan."

"Astaga, gue bakalan mati nih kayaknya kalo kegigit. Ada informasi yang lain? Seperti kenapa di siang hari mereka mengeluarkan asap dan mereka hanya berjalan. Sedangkan di malam hari, mereka tidak mengeluarkan asap, dan mereka bisa berlari lebih cepat."

"Itu cara mereka bernafas, dan yang keluar seperti asap itu adalah gas yang mudah terbakar. Jangan sekali-kali membakar asap, darah, ataupun zombie itu sendiri. Karena itu bisa memperluas penyebaran melalui udara, itu hasil sementara penelitian di sini. Memang sekarang ini infeksi cuma terjadi di Jember, tapi infeksi gak bisa dihentikan dan mungkin akan nyebar ke kota lain. Untuk masalah berjalan ataupun berlari, itu berdasarkan dari gas yang mereka keluarkan, saat gas tidak lagi keluar dari mulut mereka, mereka bisa bergerak lebih cepat, dan lebih agresif."

"Lalu, kenapa tempat ini kosong? Di mana semua orang?"

"Semua orang sudah dievakuasi ke tempat yang lebih luas. Badara Notohadinegoro."

"Astaga, itu jauh kalo dari sini."

"Rute terdekat adalah melalui jalan RS Prawirodirjo, 11,7km dari alun-alun. Waktu untuk sampai di sini tergantung kondisi jalan, paling cepat sampai di sini sekitar dua puluh menit menggunakan mobil ataupun motor."

"Oke, kita cuma butuh kendaraan yang kuat, dan cepat."

"Di situ ada beberapa kendaraan dan senjata yang sengaja ditinggalkan."

"Oke. Kalau boleh tau, kamu di situ sebagai apa?"

"Aku bekerja sebagai tenaga medis di tim Z.E.A, itu nama tim kami."

"Z.E.A?"

"Z Evacuation Army."

"Oke Julia, aku Ari, dan aku seorang kapten di tim J.R.T."

"J.R.T?"

"Jones Response Team."

"Oh ow, kurasa kamu kedatangan tamu tak diundang."

"Gak masalah, itu temen aku, Wolvejones, sama Jonthor."

"Bukan, tapi itu Zombie."

Ari terbelalak saat melihat ke pantulan monitor mati di samping monitor yang menyala, dan benar, ada dua zombie melangkah mendekati Ari. Dia segera berdiri dan mengambil pedang serta perisainya, dan dia bersiap buat ngelawan zombie itu. Rasain lu, dari tadi sibuk ngobrol sama si Julia.

.

Next to Eps 021

.

#A.J.

J.R.T Jones Response TeamTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang