"aku tidak akan pernah percaya pada manusia lagi"
ini lah kata kata terakhir takamatsu edo di dunia itu"uhhh dimana aku apakah aku masih hidup tapi itu mustahil"
jika kau membayang kan orang jatuh dari gedung berlantai 25 sudah pasti peluang bertahan hidup mu itu 0% .
hmm aku pun melihat sekeliling ku yang ada hanya ruang putih dan sebuah meja yang mengambang
"ternyata aku sudah mati ya ini persis seperti dalam lightnovel yang sering aku baca saat seorang protagonis dalam sebuah novel mati bertemu dewa dan sang dewa tersebut akan membawa protagonis tersebut ke dunia lain"
yahh tapi aku sudah pernah kedunia lain jadi aku tidak mungkin di bawa ke dunia lain lagi ya kan . kan?
aku jadi memikirkan anime tertentu di saat protagonis itu berusaha menyelamatkan seorang wanita yang akan tertabrak sebuah mobil dan ternyata sang protagonis tersebut salah mengira mobil tersebut dan ternyata itu adalah traktor dan ia pun mati karena shock yang berlebihan
'hahahah sunguh malang nasib pria itu untung aku mati karena menolong pacar ku dan teman teman bajinganku'
saat aku sedang memikirkan sesuatu yang menurutku lucu tiba tiba terdengar suara seorang wanita
"kau cukup tenang sebagai seorang yang sudah mati takamatsu-kun"
tu. .tuunggu ss.suara ini kan
"r..rio sensei!!"
"ahh halo takamatsu-kun kita bertemu lagi walaupun hanya dua hari tidak bertemu sih"
aku pun melihat seseorang yang aku kenal maskot sekolahku dulu
memakai seragam miko dengan tinggi yang seperti anak smp memiliki rambut sebahu dan oppai yang besar jadi dia ini seorang lolipai (loli oppai)
seperti merek dagang saja
"se..sensei apa yang kau lakukan di sini !! ,tidak kenapa kita bisa ada di sini apakah kau mati juga"
"yah..sayang nya aku tidak mati "
"jadi apa yang tejadi dan kenapa kau ada di sini"
"sebenar nya cerita nya cukup panjang jadi mari duduk dan kita bicarakan secara perlahan- lahan bagaimana menurutmu"
"baiklah lagian aku tidak ada kerjaan jadi mau bagaimana lagi aku akan mendengarkan mu"
dan aku pun di bawa ke meja terdekat dan duduk.setelah pembicaraan selama kurang lebih tiga puluh menit aku pun berbicara padanya
"jadi sensei kau adalah seorang dewi dari dunia ester dan kau yang membawa kami kedunia ini kau mengajar di sekolah kami selama 5 bulan hanya untuk mengamati seluruh siswa dan mencari murid yang menurut mu potensial untuk menyelamatkan dunia itu "
"yup!!" dia pun menganggukan kepala nya sekali
"dan setelah lima bulan pengamatan kau memilih kelas kami yang menurut mu paling potensial dan membawa kami ke dunia ini "
"yup!yup!!" dan dia mengangguk dua kali
"lalu saat kau melihatku pertama kali dan kau menyadari potensiku lalu saat aku jatuh ke dalam jurang di dungeon saat itu kau mencoba untuk menolongku dengan cara melindungi tubuhku dengan kekuatan liahi mu tapi sayang di dalam jurang tersebut banyak sekali aura negatif yang mencoba untuk menghalangi kekuatan mu dan kau gagal melakukannya lalu kemudian aku mati dan saat kau putus asa kau mencoba untuk menarik jiwaku ke dalam ruangan ini dan tubuhku kau lindungi dengan kekuatan mu untuk tidak membusuk dan untuk mencegah monster mendekatiku jadi tubuhku sekarang masih ada di dalam dungeon tersebut"
"yup!yup!!yup!!!" ia pun mengangguk tiga kali
"tapi sensei bukankah kau seorang dewi dan jika kau punya tubuh fisik kenapa kau tidak mencoba membunuh maou seorang diri tapi malah bersusah payah memanggil kami "
" yahh aku tidak bisa membunuh nya bagiku maou hanya seseorang yang tidak bersalah dan dan dia hanya seseorang yang diperalat"
" apa maksudmu sensei kau berbicara seolah kau mengenal nya "
"ternyata kau memang cukup peka ya sebagai seorang pria aku cukup terkesan "
"yah aku bukannya seorang pria bodoh yang seperti di dalam manga atau anime , jadi aku benar sensei kau mengenal maou tersebut jika kau berkenan dapatkah kau menceritakannya "
"hmm sebenarnya mencari tau masa lalu seorang wanita bisa di anggap tidak sopan loh tapi pengeculian untukmu saja deh "
"yah aku tidak memaksa sensei juga sih aku hanya merasa berbagi cerita yang menurutmu cukup menyakitkan dapat meringankan hati mu walau hanya sedikit"
"iya deh pantas saja kirisaki-chan suka padamu kau orang nya selalu peduli pada semua orang"
"hmmm mungkin ini terakhir kali nya aku peduli terhadap orang lain jadi biarlah "
"bukannya aku tak tahu penyebab nya kenapa sih tapi jangan kau menyakiti orang yang dekat pada mu"
"aku tidak akan pernah meragukan apa lagi menyakiti orang yang dekat padaku "
"walaupun kau akan membalas dendam aku tidak akan melarang mu tapi aku harap saat itu tiba kau sudah memikirkannya dengan matang matang terlebih dahulu"
"bukannya aku akan membunuh teman sekelasku aku tau mereka hanya putus asa saat itu jika tebakkan ku benar pasti sebagian merasa bersalah saat ini saat kau hidup di jaman moderen di mana kekerasan dilarang saat kau tau kau sudah menyebabkan seseorang meninggal sebagian pasti akan merasa bersalah contoh nya si ryuuki ikemen tersebut atau tanaka-san bahkan yuuna aku tau jadi aku hanya akan membunuh satu orang saja "
"yahh kau benar saat semua keluar dungeon ryuuki kun dan tanaka chan mengamuk pada pangeran itu hingga mereka hampir saling menyilangkan pedang dan saat kirisaki-chan tau kau mungkin meninggal dia pun langsung menangis sangat keras dan mengunci diri nya di kamar dan tidak pernah keluar kamar hingga sekarang dan saat teman teman sekelas mu melihatnya mereka langsung merasa besalah padamu dan hingga sekarang mereka memanggilmu pahlawan di dalam hati mereka karena kau telah menyelamatkan mereka"
"yahh aku sudah menduga nya sih tapi aku tidak menyangka mereka memanggilku pahlawan"
"aku tidak menyangka kau tetap saja peduli pada orang walaupun kau saat terakhir bilang tidak akan percaya pada manusia lagi"
"jangan salah sangka dahulu bukannya aku tidak mau membunuh semua orang tapi aku hanya tidak mau sesuatu yang menurut ku merepotkan"
"baiklah aku tidak akan menanyakan nya lagi"
"maaf walaupun sudah terlambat bisakah kau ceritakan kisah mu sensei"
"yahh baiklah jadi pada enam tahun yang lalu aku mempunyai pengikut namanya adalah rione silverwood dia adalah seorang wanita yang baik hati"
"jadi maou adalah seorang wanita huhhh"
"apakah ada masalah takamatsu-kun "
"tidak apa apa maaf bisakah kau melanjutkan nya"
"hmm dia adalah seorang gadis yang memilki seorang adik dan orang tua dia pun dijuluki 'holy maiden' karena ia bisa menyembuhkan semua jenis penyakit dia sangat di sayangi oleh semua orang semua orang dia pun sering beribadah dan berdoa padaku dan aku pun sering mendengarkan doa nya dengan sunguh sunguh dan pada saat itulah kejadian tersebut terjadi pada hari itu saat dia sedang berjalan seorang diri di sebuah hutan saat itu ia melihat seseorang wanita yang sedang terluka parah dan karena kepribadiannya dia pun lantas menyelamatkan wanita tersebut dan berhasil menyelamakannya dari momen kritis yang ternyata wanita tersebut adalah seorang maou dan namanya adalah maournie lucifug "
"tunggu dulu !! maksud mu sensei wanita tersebut adalah seorang maou jadi rione silverwood bukan seorang maou apa maksudnya ini"
"hei bisakah kau tidak memotong seseorang saat dia sedang memberikan penjelasan"
"maaf kan aku jadi tolong bisakah kau melanjutkan ceritanya"
"huhh baiklah jadi saat dia tahu kalau wanita tersebut seorang maou rione hanya bisa menjerit ketakutan bagaimana pun ia hanya seorang gadis desa lalu maou menyerang rione dan berusaha membunuh nya tapi karena rione mempunayi tubuh dengan konstitusi khusus yang memiliki skills auto regen yang bisa menyembuhkan apapun jadi sekuat apapun maou menyerang, rione tidak bisa mati lalu saat itu sang maou melakukan tindakan yang tidak terduga"
"lalu apa yang dia lakukan "
saat itu pun sensei menarik kuping ku
"kan sudah aku bilang jangan memotong pembicaraan orang"
"aduh duh sensei ini sungguh sakit jadi maaf kan aku , aku janji tidak akan mengulanginya lagi deh "
"huhh percuma kalau aku bilangin kebiasaan buruk susah untuk menghilangkannya"
lalu ia pun berhenti menarik kuping ku
"yahh lalu aku akan lanjutkan tapi sebelum itu aku akan menanyakan sesuatu ,
apakah kau tau jika sesorang mati jiwa orang tersebut akan pergi entah ke mana dan tubuh tersebut akan tetap berada di dunia tersebut sebelum di kubur dan di uraikan "
"yah itu persis seperti yang terjadi pada ku kan"
"benar jadi sang maou berusaha memisahkan jiwa rione dan menaruh jiwa sang maou ke dalam tubuh rione memang maou memiliki cara untuk melakukan hal tersebut tapi malah terjadi sesuatu yang tidak terduga jiwa maou memang berhasil masuk ke dalam jiwa rione tapi jiwa rione tidak berhasil keluar dan jadi terdapat dua jiwa dalam satu tubuh karena jiwa rione hanya lah seorang gadis biasa seharus nya ia kalah dari jiwa sang maou tapi karena rione memiliki keinginan yang kuat dia terus berusaha untuk tidak kalah lalu pertarungan tersebut berlanjut hingga sore hari karena rione memiliki seorang keluarga yang terdiri dari seorang ayah ibu dan adik karena saat sore hari rione tidak kunjung pulang mereka pun berusaha mencari rione dan akhirnya mereka menemukan rione yang sedang tertidur di atas akar pohon yang menjulang lalu mereka pun mendekatinya saat itu jiwa ronie berusaha untuk menghentikan keluarga nya untuk mendekat tapi sayang suara yang keluar hanya sebuah rengekan lalu saat itu sang maou menemukan celah tersebut dan ia pun membunuh keluarga rione dengan cara menebas kepala mereka dengan pedang yang ia ciptakan dengan sihir nya lalu karena rione merasa terpukul dia pun berhenti untuk melawan sang maou dan jiwa rione di bawa kedalam jurang kegelapan dan jiwa maou berhasil menguasai tubuh tersebut tapi jiwa rione masih berada di dalam tubuh tersebut dan maou pun hanya menggelengkan kepala tanpa harus memusingkan masalah ini"
"jadi sensei kau tidak bisa membunuh maou tersebut karena kau merasa bersalah atau apapun itu apakah aku salah"
"bukannya aku merasa bersalah tapi kekuatan ku di curi oleh maou tersebut "
"di curi bagaimana bisa jangan- jangan kau saat itu tidak mengetahui nya sensei"
"kau benar aku saat itu tidak mengetahui kejadiaan tersebut karena maou mendapatkan tubuh rione dia pun mendapatkan ingatan milik nya saat itu rione tidak maksudku maournie lucifug dia mencoba menipuku dengan datang ke gereja tempat para umat ku beribadah dan saat itu dia menggunakan kekuatan khususnya nya dan berusaha untuk datang ke tempat ku tepatnya di 《altair god domain》 ia pun berhasil menemukan ku yang saat itu sedang tertidur karena ia tahu tidak bisa membunuhku karena aku seorang dewa dia pun mennyegel kekuatan ku di dalam 9 buah crystal dan menempatkannya di dalam
'《nine great dungeon》 ' jadi sebenarnya aku dan sang pangeran yang mengusulkan rencana tersebut menyusup ke dalam dungeon dengan harapan bisa memulihkan sedikit kekuatan ku "
"apakah pangeran tau tentang kebenaran itu "
"tentu saja dia tidak tau yang tau kejadian tersebut hanya kau dan aku saja"
"jadi seperti itu lalu apa yang akan terjadi selanjutnya "
"ehh apa maksud mu"
"maksud ku apa yang akan terjadi padaku selanjutnya "
"ahh kau punya tiga pilihan
1.kau akan di reingkarnasi kembali sebagai orang lain di dunia mu dulu bumi dengan kenangan dihapus total
2.kau akan masuk ke surga
3.kau akan dihidupkan seperti terakhir kali kau mati kau jiwamu akan aku kembalikan kedalam tubuh mu bagaimana"
"baiklah aku akan memilih opsi nomor 3 "
"jawaban yang sudah kuduga karena proses nya cukup lama jadi mohon tunggu ya"
"baiklah" aku kira akan cepat seperti di dalam manga atau light novel
"hei takamatsu-kun aku mau menanyakan sesuatu "
"apa itu sensei tanyakan saja aku pasti akan menjawab nya dengan jujur"
"apa yang akan kau lakukan setelah ini"
"aku akan mencoba keluar dari dalam dungeon lalu membunuh pangeran dan menjadi pacar yuuna "
"begitu yah dapatkah aku meminta sesuatu darimu "
"apa itu"
"dapatkah kau berjanji"
"baiklah aku akan berjanji jika kau tidak percaya padaku"
"bukannya aku tidak percaya padamu tapi hanya untuk memastikannya saja sih"
"baiklah lalu apa itu"
"bisakah kau menyelamatkan
rione dan menghancurkan maou tersebut"
" baiklah aku akan berusaha"
"ehh semudah itu kah kau menerima nya"
"kan aku sudah berjanji walaupun akan sedikit merepotkan sihh "
"huhh kau memang susah di mengerti tapi dapat kah aku meminta sesuatu yang mustahil bagimu "
"apa itu sensei"
"da..dapatkah kau tidak membunuh pangeran tersebut "
" ahh kalau itu sih mustahil aku lakukan "
"hmm sudah ku duga "
"kenapa kau melarang ku untuk melakukan itu sensei "
"aku hanya tidak suka melihat mu mencoba untuk balas dendam karena banyak orang yang berusaha untuk balas dendam hanya itu "
"ohhh jadi begitu sensei tapi bagaimana aku bisa menyelamatkan rione
"ohh benar juga jadi aku akan memberikan mu skill ku yang bisa membuat jiwa sang maou berpisah dari tubuh rione jadi silahkan mengecek nya setelah kau di hidupkan kembali aku pun akan memberikan mu 《grimoire》 dan juga untuk membunuh maou kau harus menaklukan ke.sembilan dungeon untuk mendapatkan skills ku namanya adalah '《finishing judge'》 kau akan tau setelah kau mendapatkan nya dan mungkin ada skills ku yang berguna untuk membawa mu kembali ke bumi "
"bisakah aku kembali ke bumi yaah tapi aku tidak peduli lagi dengan dunia itu tapi mungkin yuuna ingin kembali ke dunia itu jadi terima kasih atas informasinya "
" sungguh kau sangat peduli pada orang lain"
"yah bagiku dia adalah satu satu nya yang berharga bagiku dan aku ingin menjadi kuat agar tidak mati lagi atau membiarkan orang yang berharga bagiku tersakiti jadi bagiku dungeon ini tempat yang tepat untuk aku berlatih"
"ohh sungguh mulia tujuan mu itu"
"ohh tapi sensei bisakah aku menanyakan sesuatu "
"apa itu takamatsu-kun"
"bukankah kekuatanmu di segel tapi kenapa kau bisa melakukan semua itu termasuk mensummon kami dan tentang yang terjadi padaku"
"huhh jadi setelah mengirim mu kedunia itu lagi kekuatan ku jadi habis mungkin setelah ini kita tidak akan pernah bertemu lagi "
"a..apa ma..aksud mu sensei "
aku pun berbicara tergagap
"huhhh entah mengapa aku merasa sedikit mengantuk"
"hei hei sensei jawab aku apa yang terjadi apa maksudmu dengan tidak akan bertemu lagi" apakah kau akan meninggalkan dunia ini sensei apakah kau akan MATI!! aku takut berbicara seperti itu
"entah mengapa aku serasa sangat lelah hei takamatsu-kun kenapa disini menjadi dingin "
"he.hei sensei maaf kan aku gara gara aku kau maaf maaf maaf"
aku pun memeluk nya sekuat tenaga berharap dia akan terus mejawab panggilanku air mata membasahi mataku dengan rasa bersalah yang besar
"maaf kan aku sensei maaf"
lalu ia pun menutup matanya
"SENSEI!!! MAAF KAN AKU , aku berjanji akan melaksanakan permintaan terakhir mu padaku"
aku pun berjanji dengan air mata mengalir dengan rasa bersalah yang besar
'ini semua salah ku andai saja aku tidak mati andai , andai saja andai saja' saat aku sedang merasa bersalah tiba tiba aku mendengar suara
"gruhh gruh huaahh" suara mendengkur dari dalam pelukanku
"ehh .........APA YANG TERJADI !!"
sensei sedang mendengkur
"hahaha aku sunguh bodoh bagaimana bisa seorang dewi mati karena dia kelelahan dia hanya kelelahan dan berusaha untuk tidur dalam waktu yang cukup lama seperti hewan yang akan berhibernasi saat musim dingin sungguh dia membuat ku khawatir"
aku pun mengelap air mata ku dengan tangan
"tapi kalau aku meninggalkan nya seperti ini dia akan kedinginan "
lalu aku menyentuh meja terdekat dan membayangkan untuk berubah menjadi sebuah kasur yang terbuat dari kayu
'kasur.kasur.kasur' aku mengucapkan nya secara berulang seperti sebuah mantra dan meja itu bersinar dengan cahaya putih yang terang sontak aku menutup mata ku dan saat aku membuka mataku yang kulihat adalah sebuah kasur yang terbuat dari kayu yang seperti sedikit kasar dalam proses pembuatannya
"yah apa boleh buat ini baru pertamakalinya aku menggunakan skills ini tapi jika ada bagian yang salah aku hanya perlu mengubahnya dengan skills pengubah barang milik ku "
aku pun meletakan sensei di kasur tersebut lalu aku membuka baju dan celana panjangku yang hanya menyisakan celana boxerku
apakah hanya perasaanku atau aku seperti mendengar suara sirine mobil polisi
"tidak tidak aku tidak akan melakukan yang seperti kalian kira ini hanya untuk mebuat kan nya selimut aku kira akan dingin jadi aku berusaha membuatnya jadi hanya ini bahan yang aku punya satu satu nya jadi percayalah padaku semuanya"
aku pun memohon dengan kepala membungkuk
"lagian aku tidak ingin di sebut lolicon atau mas mas pedofil jadi percayalah padaku"
lalu aku merasa suara sirine polisi tersebut mereda
aku pun mengelap keringat yang ada di dahiku lalu mengubah baju dan celana putih ku menjadi selimut dan menaruhnya di atas badan sensei
"yahh kalau begitu sampai jumpa lagi sensei"
lalu aku pun tertelan cahaya putih dan menghilang dari ruangan tersebut.saat takamatsu edo menghilang dari ruangan itu tiba tiba terdengar suara seorang wanita yang sunguh pelan yang terdengar dari suara nya cukup lelah
"huh sudah kuduga dia orang yang sangat baik hati ia menangis cukup keras seperti seorang bayi tadi"
itu adalah suara seorang wanita yang sedang tiduran di sebuah kasur yang terbuat dari kayu
"hmm mungkin kita tidak akan pernah bertemu lagi karena aku mungkin akan tertidur cukup lama mungkin bertahun tahun, berpuluh tahun ,atau bahkan beratus ratus tahun "
dia pun menghela napas
"tapi yang terjadi terakhir itu cukup membuat ku deg degan lagian kenapa ia membuka baju nya di depan seorang wanita sepertiku huhh
sayang sekali "
ia pun berbicara dengan suara yang hampir tidak terdenagar oleh siapa pun dengan wajah memerah

KAMU SEDANG MEMBACA
ESTER: story of the black magic swordsman
AdventureNamaku Takamatsu Edo seorang pelajar SMA kelas 2 biasa dengan rambut hitam dan mata hitam aku gemar dengan membaca light novel , menonton anime dan bermain game dan pada hari itu hari yang tak akan pernah kulupakan terjadi di saat kami sedang bela...