Hunted: Chapter 67 (Salah Aku Apa! 'Anin')

643 60 9
                                    

.

.

.

.

.

JDRRR!!! JDRRR!!!

Sambaran petir yang sangat liar mengiasi hutan yang sudah mulai terang karena pagi mulai tiba. Walau matahari belum menampakan dirinya, pertarungan masi saja terjadi dan kali ini bukan pertarungan antara Melody dan Naomi.

"Ck! Aku baru tau kalau dia mempunyai elemen petir dan warnanya hujau," ucap Anin.

"Tapi sebelumny dia menggunakan elemnt tanah juga untuk menghentikan serangan Shani," balas Yuriva.

Shani dan lainny terlihat ngos-ngosan, padahal lawan mereka hanya 1 orang yaitu Anaya. Padahal jumlah mereka lebih unggul tapi kenapa keadaan mereka berbanding terbalik dari lawan mereka? Apakah mereka belum seutuhny pulih? Akibat pertempuran sebelumnya.

"Ayo kita serbu lagi!" Ujar Shani perlahan bangkit berdiri.

"Tapi kita sudah melakukannya berkali-kali dan semua serangan kita gak ada yang kena,"

Shani terdiam sambil menatao Anaya yang masi memamerkan senyumnya kearah mereka ber 6.

"Kalau begitu aku yang akan menyeranganya, karena kalau berdiam saja tidak akan membawakan hasil!" Ujar Shani yang langsung berlari menyerbu Anaya. Shani mengepalnkan kedua tangannya dan perlahan tangannya di selimuti dua tornado yang mengarah ke Anaya dan itu membuat senyum Anaya pudar seketika.

"Tanpa Sinka memang sulit dalam hal ini, tapi kita juga tidak harus bergantung terus kepadanya" batin Shani

WHUUS!!!

"Menghilang?"

"Terima ini!"

BHUWSSS!!!

Shani yang tiba-tiba muncul di atas kepala Anaya langsung menembakan kedua tornado tersebut dan tornado tersebut berhasil menelan Anaya.

"Gracia! Jepit dia!" Teriak Shani.

Kembali Gracia menciptakan dua tembok lumayan tinggi lalu dengan gerakan kedua tanagn Gracia kedua dinding tersebut bergerak dari sisi kiri dan kanan tornado Shani.

BUUARR!!!

Kedua dinding tanah tersebut berhasil mengunci tornado Shani berserta orang yang terpersngakap di dalam tornado tersebut, tapi apakah itu berhasil?

Pandangan Ve dan Gracio teralihkan ke pertempuran mereka ketika mendengar suara berisik dari tanah yang saling bertubrukan.

"Sepertinya junior kami berhasil mengalahkan salah satu pasukan pelindung kalian," ucap Ve enteng

"Haha sebaiknya kau jangan meremehkan Ayana dan Anaya. Di antara ketujuh peri pelindung, Ayana dan Anaya lah yang paling kuat,"

"Hoo... benarkah? Apa yang membuat seorang Ayana begitu kuat? Kita sudah mengenal Ayana tapi kalau soal kekuatannya kami belum mengetahui seutuhnya hanya saja ia bisa menyembunyikan auranya hingga titik tetendahkan?"

"Ya itu memang keahliannya dan selain itu ada kekuatan yang sangat mengerikan di balik kepribdian Ayana. Coba kamu perhatikan, Ayana mempunya 2 kepribadian dan yang sedangan junior kalian lawan adalah Anaya,"

Ve pun melihat kondisi pertarungan para juniornya tapi Anaya belum saja muncul ketika di sarang oleh Shani dan Gracia.

"Sebenarnya, kekuatan macam apa yang dimiliki Ayana?"

Gracio hanya tersenyum tipis.

"Kau akan mengetahuinya sendiri,"

Sementara itu di balik tembok tanah yang cukup tinggi terjadi pertarungan antara Naomi Melody dan Ver. Entah apa yang terjadi kini terlihat Naomi dan Melody seperti bekerjasama melawan Ver apalagi di tambah Frieska yang berhasil mengambil ahli kekutan Melody dan juga Michelle, ya wanita yang muncul bersama Frieska tepat di hadapan Naomi adalah Michelle. Padahal Michelle berhasil di kalahkan Ayana tapi entah apa yang terjadi sehingga Michelle masi hidup sekarang.

Season 2 Hunted (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang