-
-
-
-
-
"Jadi... dia adalah ibu kak Kinal!" Ucap Anin kaget.
"Yah... aku dengar sendiri dari kak Kinal. Dan tidak salah lagi, dia adalah Mis kejora," ujar Yupi.
"Hei bocah, darimana kau tau namaku," ucap Kejora dengan menunjuk ke Yupi dengan tatapan tajam.
"Aku Yuvia Mis, adik kak Kinal. Aku pernah ke tempat Mis bersama kak Kinal,"
"Jangan mengaku-ngaku bahwa kau adik dari Kinal, adik Kinal sudah meninggal pada saat pertempuran di malam perkemahan dan itu sudah seminggu yang lalu,"
"Seminggu yang lalu?" Batin Sinka.
"Aku benar-benar tidak percaya dengan semua yang terjadi tapi, sudalah, percuma jika menyesali semuanya sekarang."
"Maaf Mis, apa anda mengetahui soal semua pertrmpuran itu?" Ujar Sinka.
"Yaah... aku sangat mengetahui semua yang terjadi. Bahkan seluruh dunia juga tau tentang pertempuran itu."
"Seluruh dunia? Maksudnya?" Ucap Sinka dengan dahi mengkeruh.
"Aku mengetahui berita ini sedah seminggu yang lalu dan aku tidak menyangka Melody terlibat dalam pertempuran itu. Aku ingin sekali menanyakan hal itu ke Melody, sebagai kakak tertua dialah yang harus bertanggung jawab."
"Selain itu, ada kabar juga bahwa ke 6 junior Melody menghilang begitu saja, bahkan Melody dan yang lainny menghilang di saat pertempuran berlangsung." Lanjut Mis kejora
"Berarti kita di sini udah seminggu donl Sin," bisik Shani.
"Ha! Serius kamu!" Ujar Gracia.
Sinka pun memganggukan kepalanya menatap Gracia.
"Buset! Seminggu gue gak perawatan!" Ujar Gracia.
"Woi! Apa sebenarnya tujuan kalian?! Dan siapa kalian ini?!" Ujar Mis kejora.
Sinka pun mengambil selangkah kedepan dan menatap serius ke Mis kejora.
***
Sementar itu dia waktu yang sama dan di tempat beda, ada seorng gadis tengah menangis dalam sebuah penjara besi. Ia terlihat sedang memeluk kedua lututnya, sudah 4 hari gadis ini terus menangis.
"Hiks... kenapa... kenapa kalian ninggalin gue... hiks gue pikir kalian sahabat terbaik ku tapi, kenapa, kenapa!" Teriak Nabilah dengan penuh emosi.
"Oy bocah, berhentilah berteriak!" Ujar penjaga penjara.
Nabilah itupun mengangkat kepalanya lalu menatap tembok yang ada di sebrangnya, sedamgakn dari arah kiri seorang penjaga terngah memperhatikan gadis tsrsebiut sedari tadi.
"Bagaimana keadaannya?"
"Oh! Siap pak. Seperti biasa, gadis ini terus-terus menangis tapi entah apa yang membuatnya menangis,"
Pria yang baru saja datang itu kini menoleh ke dalam sel.
"1 berhasil di tangkap, tinggal 6 junior lagi yang masi berkeliaran," batin pria tersebut.
Pria itupun kini berjalan pergi menjauh dari sel dan di kepalanya masi terpikir tentang ke 6 junior Melody yang hilang entah kemana.

KAMU SEDANG MEMBACA
Season 2 Hunted (Completed)
FanfictionCerita ini lanjutan dari season 1 nya yaitu "TOP HUNTER". Disarankan untuk membaca season 1 nya agar jalan ceritanya tidak membingungkan untuk anda.