I SWEAR I'M IN LOVE !season II
oleh Nurul Khairunnissa pada 25 Juli 2012 pukul 11:34 ·
PublikTemanTeman selain KenalanHanya SayaKhususTeman DekatDaerah CirebonLihat semua daftar...KeluargaDaerah SidoarjoHogwarts School of Witchcraft and WizardryState University of Yogyakarta (UNY)Daerah YogyakartaYogyakarta State University | UNY97NeskarSwann GalleriesKenalanKembali
This is it..happy reading. . .
Empat bulan berlalu terasa begitu cepat. Kini aku telah menjadi mahasiswi jurusan broadcasting di salah satu perguruan tinggi swasta yang menjadi incaranku sejak dulu. Masih ingat padaku? Bukan, sudah kubilang jangan panggil aku Susan ! Ya, namaku Ninis Aluna. Mengenai Wisnu, aku dan dia memang sangat bertolak belakang. Meskipun sampai saat ini aku begitu mencintainya, tapi tak dapat kupungkiri godaan kerap kali hilir mudik menghantui perjalanan cinta kami. Sedangkan kedua setan cantik sahabatku, mereka juga mulai sibuk kuliah. Namun tentu saja Mita makin melesat dengan karirnya sebagai gadis catwalk. Sementara Anna masih gemar menari dan pentas dengan pianonya. Dan kini aku? Aku dan wisnu masih sama - sama menjadi penyiar radio.
"Susaaaaan. . " teriak kedua makhluk yg tak asing tepat di telingaku.
"Kebiasaan teriak teriak. Gue ngga budek neng!"
"Haha, hang out yuk, di mega trade center lagi banyak sale." ujar Mita semangat. aku manyun.
"Trus ya nis, high heels di fun boutique juga lagi murah-murah banget. Masih promo, lu tau kan?" timpal Anna tak kalah semarak.
"Nggak tau." pekikku.
"Ah payah lu.. Trus weekend ini lu mau kemana? Toh Wisnu juga ga bakal ngajak lu ngedate kan? Ah ngaku deh lu. Ketebak banget." selidik Anna.
"So tau lu, pokoknya gue males. Wisnu bukan ga mau ngajak gue ngedate, dia cuma lagi ada urusan."
"Urusan apaan? Masa malam mingguan gini ninggalin pacarnya. Hati hati loh Susan."
kalimat terakhir mita terdengar agak berbisik di telingaku.
“Ish.. maksud lu apa? Dia cm ngeMC di acara meet and greet penyanyi baru itu ko, si Melisha Santy. lu tau kan?"
"Tau tau. Dia kan cantik banget nis, lu ga takut Wisnu kepincut?" goda Anna. Mita terkekeh geli.
Sebuah spekulasi hinggap di otakku. Benar, Melisha memang sangat cantik. tubuhnya mirip gitar spanyol, parasnya menarik dan suaranya merdu. Lantas aku?? Aaah jangan, jangan. Aku tidak mau Wisnu sampai jatuh hati padanya. Aku harus lakukan sesuatu. ya, HARUS !
Sore ini rasanya beban di pundakku menguap. Kuputuskan untuk membenamkan tubuhku di tempat tidur, ku tatap langit langit kamar tanpa bergeming. Ekor mataku melirik tepat ke sebuah meja kecil di mana ada frame dengan fotodua insan yang berpose konyol. Otakku kini bagai klise yang merekam berbagai momen yang berotasi. Aku ingat betul, foto ini di ambil saat date pertamaku bersama Wisnu seminggu setelah kami resmi jadian. Dalam gambar itu terlihat aku tersenyum ngeri dengan kedua tangan terkepal di depan dagu, mataku melirik wisnu di sampingku. Ia tengah berlagak buas seraya meregangkan jemarinya siap mencabik wajahku, dengan mulut terbuka menampilkan deretan giginya yang putih bersih. Gigi taringnya bertumpuk menambah kesan manis nan lucu. Tapi matanya melirikku tajam.. Benar, aku sangat suka foto itu.
Sekelebat dadaku berhimpit sesak mengingat obrolan siang tadi di kampus. Memang sudah hampir seminggu Wisnu tak punya waktu untukku. Aku mengerti, sebagai penyiar radio sekaligus MC, jam terbangnya tengah melejit. Aku maklumi itu. Tapi hey malam ini ia akan bertalkshow ria bersama si cantik Melisha Santy. Apakah aku tak boleh cemburu? Wisnu milikku, dan sebuah kewajaran aku rasakan itu. Benar bukan? Beribu tanya membahana, langsung saja kuraih ponsel dan menekan tuts beberapa kali.
