Sakit, namun tak ada luka
Perih, tak pula ada darah yang menetes
Kenapa terasa begitu?
Jika luka dan darah tak ada.
Padahal, sakit dan perih seakan nyata.Semua karena dia!
Sebagian mereka memujanya,
Sebagian lain menyesalinya.Semua karena dia!
Merayumu dengan manis,
Lalu menjerembabkanmu dengan laris
Menuju sakit dan perih.
Iya semua karena dia,Dia itulah rasa cinta.
Bunijaya, 10 Maret 2018

KAMU SEDANG MEMBACA
Kata Sajak Senja (Antologi Puisi)
PoetryCoretan yang mungkin biasa, namun bagiku tiada kata yang tak berarti. Setiap kata menyimpan seribu tanya yang kan hadirkan jawaban yang dinanti. Ini hanyalah guratan rasa yang terungkapkan lewat kata, rangkaian frasa, dan membangkitkan imajinasi sem...