Really?

539 55 1
                                    

Untuk saat ini, aku masih memikirkan dengan matang apa yang akan aku lakukan. Dua hari lagi konserku akan berlangsung seharusnya aku tidak memikirkan sesuatu yang tidak penting saat ini.

"Yeri! Sudah cukup untuk hari ini, besok aku akan memberikan kostummu" ucap sang manager

"Baiklah, terimakasih untuk hari ini" ucapku pada pelatih dan managerku

"Yeri bagaimana kalo kita pergi jalan-jalan?" tanya Joy

"Tapi kemarin aku baru saja bertemu oppa diluar" ujarku

"Oppa?"

"Chanyeol"

"Yasudah tak apa, Yeri belum pernah jalan-jalan bersamaku" ucap Joy

"Hm... Baiklah baiklah"

Kami harus pergi kemana? Joy menyarankan kami untuk pergi ke McD, tapi aku ingin pergi ke KFC tapi Joy juga ingin mengunjungi Body Shop? Yasudah semuanya saja kita datangi!

***

"Eonnie" panggilku

"Ada apa?"

"Aku sedikit pusing" ujarku

"Ada apa? Kita bahkan belum sampai ke McD ataupun KFC"

"Aku tidak tahu" jawab ku lesu

"Baiklah kita kembali saja" Joy tampak prihatin

"Tidak usah, ayo kita lanjutkan saja mungkin aku hanya kurang makan" ujarku

"Apa kau yakin?"

"Iya aku yakin"

"Baiklah kita lanjut, sebentar lagi kita sampai"

Akhirnya kami sampai di KFC, Joy mengalah karena ia melihatku yang begitu pucat sedangkan McD masih berada jauh di lantai 3 Mall ini, jadi ia memutuskan untuk makan di KFC saja.

"Ini makanlah, aku sudah memesan paha atas untukmu, ini cream sup milikmu, ini ice creamku dan ini burgerku" ujarnya

"Kenapa kau tidak membelikanku ice cream? Lalu kenapa malah membeli burger?" tanyaku

"Sedang pucat pun kau masih bawel, lagi pula kau sedang pucat begitu mana bisa aku belikan ice cream? Dua hari lagi kita konser. Burger? Memang tujuan aku pergi ke McD juga untuk membeli burger" jelasnya

"Baiklah baiklah"

"Makan yang banyak"

"Siap!" aku mengacungkan jempolku

***

"Kita pulang sekarang saja, aku tak tega melihat wajah pucatmu" ucap Joy

"Aku ikut-ikut saja" ucapku pasrah

"Yasudah ayo kita kembali, kau harus cepat tidur"

Akhirnya kami memutuskan untuk kembali, aku juga tak mengerti kenapa aku tiba-tiba lemas seperti ini.

***

"Tidurlah, tidak perlu latihan lagi untuk hari ini. Aku tidak mau kau sakit" ujar Irene

"Nae eonnie" jawabku

"Aku sudah membawakanmu soup kesukaanmu, kau bisa memakannya" Wendy memang paling mengerti soal selera makanku

"Terima kasih"

"Baiklah cepat sembuh"

Aku hanya perlu tidur. Baiklah mungkin beberapa menit lagi.

***
Author P.o.V

Would You Be Mine? [OSHXKYR] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang