💖💖3💖💖

1.2K 151 37
                                    

Seperti biasa keluarga naraku dan kikyo tampak harmonis dan serasi semenjak inuyasha bergabung bersama mereka, di tambah lagi kenyataan dimana kikyo yang tidak bisa hamil menambah rasa kasih sayang yang besar untuk inuyasha.

Sejak inuyasha di vonis mengalami gangguan mental dan amnesia naraku dan kikyo memutuskan untuk melakukan home school bagi Inuyasha.

.

.

.

Dan meski pun inuyasha nengalami gangguan mental akan tetapi tidak disangka- sangka inuyasha memiliki kecerdasan yang sangat tinggi dalam mempelajari banyak hal, terbukti bahwa inuyasha mampu berbicara 5 bahasa , serta dapat menyelesaikan pekerjaan kantor dengan mudah.

Karna itu terkadang inuyasha akan ikut naraku untuk membantu dikantor ataupun mengikuti meeting, kekurangan Inuyasha seperti di tutupi oleh kecerdasannya yang luar biasa.

Aealnya memang banyak dari karyawan naraku yang mencemoh inuyasha yang sering bersikap seperti anak berusia 5 tahun meski usianya sudah 16 tahun.

.

.

.

Seperti sekarang inuyasha sedang mengikuti naraku untuk meeting di kantor biasanya dia hanya diam sambil memainkan boneka atau makan coklat saja dan sesekali menimpali jika sang ayah ( menurut inuyasha ☝naraku 😎😎😎) menanyakan pendapatnya.

Hal itu tentu saja mengundang decakkan kagum dari semua kolega bisnis naraku.

.

.

.

Skip pulang kantor.

" touchan , inuyasha pengen beli boneka beruang beeesaarr" kata inuyasha sambil merentangkan kedua tangannya pada naraku.

Sedangkan naraku hanya tersenyum dan mengosokkan tangannya pada inuyasha.

" hum touchan dengar tidak sih!!! Inu maunya boneka beruang" rengek inuyasha selambil menarik lengan baju naraku.

" uh inu chan ,bukannya kamu sudah punya banyak boneka  hemm??" tanya naraku.

" hum tapikan inu pengennya boneka anjing putih besar yang ada di bukunya kaachan" rengek inuyasha.

" bukanya tadi inu pengen boneka beruang ya kok sekarang pengen boneka anjing sih" tanya naraku swendrop.

" uuuhhh...hiks...Hiks....hiks..... Touchan inu maunya anjing bukan beruang" kata inuyasha sambil merengek dengan mata yang sudah berkaca- kaca.

" uh oke...oke nanti touchan bakalan beli " kata naraku pasrah.

" yey yey touchan , memang baik " ucapnya sambil memeluk tubuh kekar naraku.

Sedangkan sang sopir hanya bisa tersenyum mendengar percakapan kedua majikannyan.

.

..

.

Di sisi lain di dalam masion inu shiro.

Tampak seorang pria dewasa sedang berjalan menuju lantai atas masion dengan tenang dan penuh wibawah hingga ketika melewati sebuah pintu kayu yang kusam tak terawat .

" tap" bunyi langkahnya yang berhenti di depan pintu kamar tersebut kemudaian sang pria mengeryitkan dahinya saat melihat pintu tersebut tidak sebagus pintu lainya.

" kamar siapa ini????, setau ku tidak ada yang tinggal di masion utama selain sesshomaru ini??" tanya bingung.

Kemudian karna rasa penasaran sesshomaru sang CEO perusahaan inu shiro pun melangkah mendekati kamar tersebut.

" krieeeet" terdengar bunyi engsel pintu yang sudah bekarat berbunyi dengan nyaring saat sesshomaru memasuki kamar.

Hal yang dilihat pertama kalinya hanyalah kamar usang yang sudah tak tererawat lagi, dengan debu dimana- mana.

Didalamnya terdapat kasur yang besar yang tampak sudah rusak dimakan usia dengan berbagai bineka yang juga sudah bolong dimakan rayap.

Entah mengapa ada perasaan sesak di hati sesshomaru saat melihat keadaan kamar ini ia merasa kehilangan sesuatu seperti ada yang hilang dalam hidupnya tapi apa dan siapa.

Kemudian dia melangkah kembali mendekati sebuah lukisan potret yang menghiasi kamar tersebut yang sudah di tutupi oleh debu yang tebal.

" tap" lagi - lagi ia berhenti kemudian menjulurkan tangannya kearah lukisan dan mencoba mengusap serta menyingkirkan debu dan sarang laba- laba disana.

Tepat setelah debu menghilang tampak lah sebuah potret keluarga ya dulu dimana potret tersebut diisi oleh ayah, ibu,dirinya , beserta ibu tirinya dan ......

Seketika itulah nafasnya terasa tercekat ketika ia melihat gambar seorang anak kecil berusia sekitar 4  sampai 5 tahun yang duduk di pangkuan ibu tirinya tampak sedang tersenyum.

Satu hal yang terlintas di benaknya.

" Inuyasha " ucapnya dengan lirih.

.

.

.

.

.

.

Tbc

Apa Salah Ku Aniki ??Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang