Daniel berjalan riang menyusuri Trotoar dengan membawa sekantung jeli dari Minimarket dekat rumahnya sore ini. Ia merasa bosan berada Dirumah terus.
Sejak lulus SMP ,Daniel memang tidak melanjutkan kejenjang pendidikan SMA. Orang tua nya lebih memilih Daniel untuk homeschooling. Entah apa sebabnya Daniel tidak ingat...tapi waktu itu Euigeon tetap melanjutkan pendidikan SMA seperti anak-anak lain bahkan Euigeon juga kuliah.
Daniel merengek pada orangtuanya ingin sekolah bersama Euigeon tapi tidak digubris. Ibunya bahkan mengatakan Daniel lebih baik belajar dirumah dan tetap dirumah jangan kemana-mana."Daniel!"
Daniel melihat seseorang memanggilnya dari kejauhan.
"Seongwu hyung?"Daniel berlari kecil menghampiri Seongwu yg baru keluar dari Toko buku.
"Hyung sedang apa disini?"Tanya Daniel pada Seongwu.
"Aku sedang mencari buku disini, huft.. Tugas kuliah sangat banyak aku sampai pusing... Aku juga mau mampir kerumahmu"
"Ke rumahku?...Tapi Euigeon tidak ada Dirumah, Dia pergi keluar kota bersama mamah papah kemarin. Mungkin besok baru pulang hyung" Jelas Daniel pada Seongwu.
"Aku tau, Aku main kerumahmu untuk menemuimu. Emm.. Bagaimana kalau kita jalan-jalan? Mau yaa" Ajak Seongwu.
"Tapi hyung... "
"Ayolah~...apa kau tidak kasihan padaku? Aku sedang stres karna tugas, please"
"Tapi yg dekat-dekat aja ya Hyung"
"Oke!!"
...
Disinilah mereka sekarang duduk dikursi taman dengan Es cream strawberry ditangan masing-masing. Sebenarnya tadinya rencana Seongwu mengajak Daniel ke Mall berbelanja atau menonton film tapi nyatanya Daniel lebih memilih menyeret Seongwu ke Taman meninggalkan mobil yang masih terparkir didepan toko tadi memilih berjalan kaki dengan alasan kesehatan. Menikmati semilir angin sore yang agak dingin karna mendung yang mulai datang menutupi langit sambil memandang Anak-anak yang bermain dan berlarian ditaman.
"Apakau tidak mau menonton atau makan di Restoran?" Tanya Seongwu kesekian kalinya pada Daniel. Seongwu merasa heran saat banyak anak muda yg memilih menghamburkan uang untuk hangout tapi lelaki berpipi gembul disampingnya ini lebih memilih duduk-duduk ditaman dengan memakan es cream padahal udara mulai dingin.
"Tidak hyung, mama bilang Daniel nggak boleh main jauh-jauh dari rumah"jawab Daniel "Lagipula disini juga menyenangkan, Aku suka melihat Anak-anak bermain, mengingatkan masa kecilku dengan Euigeon dulu" Lanjut Daniel tidak mengalihkan pandangannya pada sepasang anak kecil yang seperti kakak beradik itu.
"Oh ya?!... Pasti sangat menyenangkan?"
"Iya hyung sangatttt menyenangkan! Kami main bersama, kejar-kejatan,main air,mengerjai pelayan"
"Tapi.... Aku tidak tau kenapa semakin dewasa Euigeon semakin dingin bahkan dia terang-terangan mengatakan kalau dia membenciku" Jawab Daniel dengan rautmuka yang tidak dimengerti oleh Seongwu.
Hening menyerang diantara mereka karna Seongwu yg bingung harus berkata apa dan Daniel yang masih memandang sepasang Anak-anak yg bermain kejar-kejaran dengan riang.
Bruk!
"Ah!! " Jerit salah satu anak yang lebih kecil karna terjatuh saat mengejar kakaknya yang berlari didepannya.

KAMU SEDANG MEMBACA
2 SISI (ongniel)
Aléatoire"kita sama bukan? tapi kenapa kau membenciku"_daniel "kita tidak sama jangan anggap aku mau disamakan dengan mu ,,aku membencimu,berhenti bersikap lemah"_euigeon "bagaimana ini?mereka kembar? tapi sikap mereka berbeda, jadi aku harus jadi SAME atau...