4. "Dan lo! malah nabrak dia sampe...

564 22 0
                                    

"Lo gak tau gue siapa?" tanya third.

"Enggak, emang lo siapa?" hyori nanyak balik ke third.

Terus third megang pipi hyori kemudian dielus elus. Spontan hyori kaget dan badan hyori sampe beku gak bisa gerak.

"Kalau gitu kenalin, nama gue Third Kamekaze"

"Terus? "

"Oke, sekarang gue lepasin lo buat nanya ketemen temen lo, tapi ingat kelinci yang manis, nanti gue bakal nyari lo lagi kalo udah tau tentang gue" terus third pergi bersama dengan teman temanya.

"Hah??" hyori masih terdiam ditempatnya berdiri sekarang. Hyori masih bingung dengan ucapan third tadi. Tiba tiba ara sama lisa langsung lari ke tempat hyori terus memeluknya.

"Hyori! Lo gapapa kan?" ucap lisa khawatir.

"Ada yang luka gak? Ada yang lebam gak gitu?" ucap ara dengan memegang kedua pundak hyori.

"Lah.. Kalian kenapa sih? Kek gue baru terlepas dari binatang buas aja" ucap hyori menatap kedua temanya.

"Hei, lo gak tau apa? Dia itu itu third kamikaze dari geng yang suka ngebully dan juga paling terpopuler disekolah kita. Dan asal lo tau kalo kita udah dapat kartu peringatan dari dia itu tandanya kita gak bakal bisa tenang disekolah ini!" Jelas lisa.

"Kan gue cuman nabrak dia doang gak sengaja" ucap hyori.

"Eh asal lo tau aja si jae jon gara gara salah lempar kertas cuman kena betis doang, sampe babak belur"ucap ara sambil menujuk betis nya.

"Terus si jennie gara gara nembak dia didepan umum, jadi dipermaluin, sampe sampe gak mau sekolah tau!"ucap lisa.

"Dan lo! Malah nabrak dia sampe baju nya basah. Untung aja dia gak ngabisin lo sekarang ini juga!" ucap ara kesal.

"udah udah, iya iya" hyori menanggapi dengan malas.

"Jadi gimana nih nasib loh?" tanya ara.

"Iya gak gimana gimana" ucap hyori santai.

"Gini aja! Kalau mereka kekelas kita, kita bawa cabut aja hyori?!"usul lisa.

"Iyaa gitu aja" sahut ara.

"Emang dia tau kelas gue gitu?" tanya hyori.

"Ampun deh! Kalo lo udah berurusan sma third kamekaze dan temen temenya. Informasi tentang lo bakal dicari sampe keakar akarnya"Jelas lisa.

"Yaudah deh iya iyaa. Makasih ya temen temen cuu tercintah!" sambil memeluk kedua temenya.

"Jijik gue!" ucap ara dan lisa kemudian melepaskan pelukan hyori.

"Oh ya btw hp lo sama gue" ucap lisa tiba tiba dan sukses membuat mata hyori bulat.

"Oh jadi lo lis yang bawah hp gue tadi? " ucap hyori kesal.

"Heheh sorry" ucap lisa dan mendapatkan toyoran dari ara.

Setelah itu hyori berjalan meninggalkan mereka berdua.

•••¤•••

Sesudah bell pulang hyori, ara dan lisa menuju parkiran, untuk pulang bersama sama namun hyori menolaknya karena hari ini hyori membawah sepeda. Karena gak ada yang nganter, terus hyori gak mau dianter supir dan lagipula rumah hyori tidak terlalu jauh dari sekolah.

"Bener nih? Lo gak mau bareng kita?" tanya lisa sudah sampai diparkiran.

"Enggak deh lis makasih, lagian gue bawak sepeda" jawab hyori dengan senyuman.

"Yaudah deh kita duluan ya! Yuk ra" ucap lisa kemudian masuk kedalam mobilnya.

"Daah hyori! " sahut ara dengan melambaikan tangannya.

"Daah.. " hyori pun melambaikan tangan kemereka setelah itu mereka pergi meninggalkan hyori.

Hyori pun langsung mengambil sepedanya dan menaikkinya. Namun saat hyori dayung sepedanya berat banget sampe kaki hyori yang sebelahnya juga ikut ngedorong.

Hyori bingung banget kenapa sepedanya berat banget, apa hyori yang keberatan? Atau bannya yang bocor?.

Jadi hyori memutuskan untuk melihat bannya. Dan saat melihat ban belakangnya ternyata ada tangan seseorang yang lagi nahan sepeda hyori, dan pas hyori lihat orang itu ternyata adalah...

To Be Continued...

LOVE WARNINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang