I Don't Mind

476 41 3
                                    

"Sehun, Yeri mengabariku katanya kau tidak membalas pesannya. Apa terjadi sesuatu?"

"Eh? Dia mengirim pesan padaku?" tanyaku

"Iya, tadi siang!" tegas Chanyeol

"Tapi tidak ada notif pesan dari Yeri di ponselku tadi siang.. Mungkinkah?"

Aku terkejut ketika mengingat kejadian tadi siang, disaat aku bertemu dengan Nancy, aku meninggalkan ponselku di meja sedangkan aku pergi memesan Coffee pesanan kami. Sial! Kenapa aku bisa se ceroboh ini?

"Hei? Sehun-ah?" Chanyeol menggoyang goyangkan tangannya di depan wajahku

"Eh? Iya hyung?"

"Ada apa? Apa kau tau?" tanyanya lagi

"Kurasa ini ulah Nancy"

***

Yeri P.o.V

"Yeri, 20 menit lagi kita akan tiba di bandara" Kini Irene yang membangunkanku

"Wae? Hoaam.. Baiklah baiklah aku bersiap" tapi nyatanya aku terus bergulat dengan kursi yang sudah ku ubah menjadi ranjang kecil.

"Pali yak!" Wendy mengibas ngibaskan rambutku.

"Baiklah baiklah aku bangun" aku berjalan menuju kamar kecil seraya untuk membasuh wajah bantalku.

Aku bergegas mengecek ponselku, mengingat janji Sehun untuk menjemputku

Thehun 💕

Sayang, aku sudah menunggu di bandara jadi nanti kita jalan jalan sebentar ya?

Eh? Secepat itu? Terima kasih

Baiklah aku menunggumu 💕

Heran mungkin, melihat Sehun se-Excited itu menungguku tiba di bandara, tapi nyatanya ia memang sudah menungguku dari 2 jam yang lalu.

Baiklah kami harus turun sekarang, saat aku keluar dari pintu utama bandara tersebut orang pertama yang kulihat adalah Sehun, ya dia. Dialah orang yang menunggu kedatanganku dari 2 jam yang lalu.

"Hey manis, mau jalan jalan sekarang?" ia datang dan membelai puncuk rambutku

"Tapi aku harus bilang dulu sama eonnie eonnieku" jawabku

"Yaudah sana bilang dulu, nanti dikira kamu ilang" titahnya

Aku menjawabnya dengan anggukan, akupun melangkah kembali pada eonnie eonnieku tercinta.

***

"Sudah makan?" tanya Sehun

"Sekitar 4 jam yang lalu sudah" ujarku

"Mau makan lagi, sayang?"

"Aku masih kenyang Hun" keluhku

Kini tangan kirinya tengah menggenggam erat tanganku, sedangkan tangan kanannya masih berfokus untuk mengemudi.

"Makan sedikit ya, nanti kamu sakit" ucapnya sembari mengelus ngelus punggung tanganku

Would You Be Mine? [OSHXKYR] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang