10 Mei 2018
Pemandangan kopi panas pagi ini
dihiasi senyuman rakyat
berbicara tentang sepotong ayat
di dada akhbar
yang menjadi anjakan perubahan;
bilang mereka.
Angin pagi terasa tenang
meniupkan persoalan segar
demi cahaya bangsa ini.
Akankah kita menjadi lebih baik?
Bolehkah kita menjadi lebih baik?
Seorang pemuda lantang
berbicara tentang kemenangan semalam;
Tentang 60 tahun
Tentang bendera
Tentang kabinet
Tentang ekonomi
Tentang bangsa
Tentang perjuangan
Tentang perubahan!
Lalu menguis abu rokoknya ke lantai
menjentik resit roti canai dan teh panas ke udara
lalu disapu bersih oleh penjaga warung.
Siapa sebenarnya yang perlu diubah?
Apa sebenarnya yang telah berubah?

YOU ARE READING
Sejarah Dari Mata Pengalah
PoetryKumpulan puisi dan prosa tulisan M. Firdaus Kamaluddin.