Chapter 2

12 8 1
                                    

Pagi

Di pagi yang cerah gadis itu masih terlelap dalam mimpinya akibat suntik semalam tidurnya jadi baik sekarang.

Eunsoo mulai membuka matanya perlahan.Pusing,ya itulah yang ia rasakan sekarang kepalanya seakan ingin pecah dan sekeliling nya menjadi  terputar dan buram.

Ia merasakan sakit yang luar biasa hingga berteriak sambil memegang kepalanya.

"Aaaa...Sakittt." teriak nya.

Suster yang berlalu lalang mendengar itu langsung memanggil dokter.

Sedetik kemudian suster itu datang bersama dokter semalam.

"Huaa....sakitt." teriak nya lagi dan lagi.

"Kasian." ucap suster tersebut.

Dokter Jeon mulai membuka gembok tersebut dan masuk kedalam.

Dokter Jeon melangkah kearahnya secara perlaban agar tidak membuat gadis itu ketakutan.

"Hati-hati dok." sahut suster tersebut.

"Kau pergilah mengambilkan nya makanan dan obat." ujar Dokter Jeon kepada sang suster.

"Baik dok." ujar suster itu lalu melangkah dari sana.

Dokter Jeon semakin mendekat,ia melihat gadis itu sangat ketakutan saat ia mulai mendekat.

Dan langsung saja Eunsoo berteriak saat Dokter itu mendekat. "Pergi!kumohon pergilah!jangan memukul ku!aku takut!" teriak nya sambil menangi menarik rambutnya,tubuh nya saat ini semakin bergetar dan ketakutan.

Dokter itu menghentikan langkahnya. "Tenanglah aku tak mungkin menyakitimu jadi jangan takut." jelasnya.

"Tidak!kau pasti sama saja seperti ayah,,lelaki semuanya jahat!"

"Kau salah Kim Eunsoo.Aku ini dokter,aku akan membantu mu menghilangkan terauma yang ada pada dirimu."

"Tapi mengapa kau menusuk ku pakai benda tajam itu!aku tidak percaya padamu!" teriak Eunsoo.

"Itu karena kau hilang kendali dan itu cara yang ampuh untuk menenangkan mu." ujar nya secara tulus.

Seketika gadis itu terdiam dan menatap lantai dengan pikiran kosong.

Dokter Jeon mulai mendekat. "Jangan mendekat!" teriak gadis itu.

'Rupanya ia melihatku' batin Jungkook.

Suster yang tadi kini sudah kembali dengan napan berisi obat dan makanan untuk Eunsoo.

"Dok ini."

"Ok simpan saja di atas nakas."

Suster itu menyimpan napan tersebut dan meninggal kan Jungkook bersama gadis itu.

"Kim Eunsoo kau harus makan dulu." ujar Jungkook duduk di sofa yang sudah tersedia di sana.

Tak menjawab.

"Kau harus makan jika tidak kau tak akan sembuh." ujar nya lagi.

"Tidak!"

Jungkook sangat bingung mengatasi pasiennya yang satu ini,biasanya pasien nya akan menurut padanya.Mungkin Eunsoo berbeda dengan pasien lain nya.

Jungkook mencari cara agar gadis itu mau mendengarkan nya,tak tunggu waktu lama sepertinya lampu kuning saat itu langsung muncul di kepalanya.

Jungkook mengelah nafas. "Eunsoo-ssi kau harus makan sekaran juga jika tidak,aku akan menyuntik mu sekarang juga."

Eungsoo terlonjat kaget.Gadis itu langsung berlari menyembunyikan dirinya di balik ranjang nya.

Protect You II -Jjk -Pjm -KthTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang