[#24] Wild Tiger

4.3K 167 97
                                    

.

.

🔞🔞🔞

Seokmin menggendong Soonyoung ala bridal style, membawanya berjalan di tangga, menuju lantai dua dimana kamar Seokmin berada. Dengan manja Soonyoung melingkarkan kedua tangannya di leher Seokmin, mencium bibir Seokmin agresif, melumatnya, mengigit, dan menarik bibir itu dengan gigi-gigi mungilnya, Soonyoung terlihat sangat gemas memainkan bibir pria yang menggendongnya ini.

"Akhh!!"
Seokmin memekik karena Soonyoung kembali mengigit bibirnya, lalu menariknya.

Soonyoung melepaskan gigitannya dari bibir bawah Seokmin, memandang wajah kesakitan di depannya yang menurut Soonyoung terlihat bodoh dan konyol, tapi dia sangat menyukainya, entah mengapa. Soonyoung sendiri juga tak tahu.

"Ehehehehe~"
Soonyoung hanya tertawa imut, memandangi wajah Seokmin yang cemberut.

"Wajahmu sangat jelek. Kau harus lihat cermin."
Ejek Soonyoung, kemudian kembali menempelkan bibirnya di atas bibir lembab Seokmin yang sedikit mulai bengkak karena digigiti sedari tadi oleh Soonyoung.

Dibandingkan mengucapkan pujian atau semacamnya, Soonyoung lebih suka memberi Seokmin ejekan. Tentu saja itu tidak benar-benar dari hati, Seokmin juga pasti mengerti, tindakan Soonyoung sudah mewakili segalanya, tidak perlu dengan kata-kata semanis sakarin untuk menunjukkan perasaan kita. Tindakan lebih jujur daripada hanya kata-kata yang terucap di bibir. Kata-kata akan mudah menguap seperti embun pagi hari, hilang tak meninggalkan bekas, lalu esoknya akan muncul kembali, lalu menguap tanpa bekas lagi, akan begitu seterusnya hingga pada akhirnya kau akan merasa lelah dan muak.

"Akkhh!!"
Seokmin kembali berteriak kesakitan karena kali ini Soonyoung menarik dan mengigit lidahnya.

Hamster ini benar-benar nakal, dia tidak mau berhenti mengigit. Seokmin berpikir untuk memberinya sebuah hukuman setelah ini.

Masih dengan mulut nakal Soonyoung yang sedang bermain-main dengan lidahnya, Seokmin berjalan memasuki kamarnya. Menjatuhkan tubuh digendongannya ke tempat tidur, Soonyoung jatuh terlentang di atas tempat tidur. Bukanya merasa kesakitan karena jatuh terhempas di atas tempat tidur, Soonyoung malah tertawa-tawa super orang kurang waras. Dia mengangkat kepalanya menatap Seokmin yang masih berdiri di samping ranjang, Soonyoung menjilati bibirnya sendiri dengan sensual, mengedipkan sebelah matanya menggoda, jari telunjuknya bergerak memberi isyarat untuk Seokmin agar datang padanya.

Nafas Soonyoung semakin memburu, dadanya naik turun menghirup oksigen dengan rakus. Menggunakan suara manja dan menggoda Soonyoung berkata,
"Seokhh... Bagaimana ini, nghh... hanya berciuman saja sudah membuat adikku bangun dan basah... ahh..."

Soonyoung berkata demikian sembari mengelus-elus adik imutnya yang masih terbungkus celana dalam dan celana piama. Semakin lama jemarinya tak tahan untuk tak meremasnya, memijatnya dari balik celana. Kedua matanya menutup dan terbuka, mengigit bibirnya sendiri dengan penuh nafsu. Dia terlihat sangat menikmatinya, membuat penis Seokmin ikut mengeras melihat aksi menggoda Soonyoung.

"Dasar mesum, cabul."
Cibir Seokmin seraya melepaskan pakaiannya sendiri.

Setelah melepaskan pakaiannya sendiri, Seokmin segera merangkak naik ke atas tempat tidur, membantu Soonyoung melepaskan piyama norak itu.

Tidak sabaran, Soonyoung melingkarkan kedua tangannya di leher Seokmin, mencium bibir itu lagi dengan ganas. Soonyoung menarik tubuh Seokmin, menjatuhkannya hingga terlentang di tempat tidur.

Soonyoung melemparkan seringkaian nakalnya, Seokmin hanya mengangkat sudut bibirnya, lalu berkata,
"Mau bermain kasar, euh?"

"Aku Kwon Soonyoung, si harimau liar, Arrgghhh~"
Soonyoung menirukan suara raungan harimau, tangannya bergerak seperti akan mencakar mangsanya, wajahnya berekspresi meniru harimau yang siap menggigit makanannya dengan galak.

Light A Candle In The Cold Night [SEOKSOON FANFICTION]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang