Liburan udah mau berakhir aja ya🙁
▶️▶️▶️
"ALDI!!!"
Aldi pun menoleh ke sumber suara. Dilihat orang yang memanggilnya tadi sedang berlari mendekatinya.
"ape ha? tumben lo manggil gue" jawab Aldi yang memperhatikan Aris sedang mengatur nafas nya itu.
"jadi gini Al, lo harus cepet-cepet bawa Sella pergi dari ruang tunggu itu" ucap Aris yang seperti sedang takut akan sesuatu.
"lah kok gue? emang nya kenapa sama Sella?" Aldi seketika bingung dengan ucapan Aris.
"Nadia, sama geng nya mau ngelabrak sekaligus ngeroyok Sella!!" ucap Aris dengan nada cemas. "Al, cuma lo satu-satunya yang bisa selamatin Sella, mending lo sekarang jemput dia" suruh Aris. Ia memang takut Sella nya kenapa-kenapa.
"lo kan cowo nya, kenapa ga lo aja yang jemput Sella" jawab Aldi masih dengan ucapan yang santai. Meskipun ia bingung juga kenapa Nadia ingin mengeroyok Sella.
"Nadia itu suka sama gue, dia bakalan ngelakuin apapun asal bisa dapetin gue, dan lo tau kan gue deket sama Sella sekarang? Nadia itu gasuka kalo Sella bisa deket sama gue, gue sayang Sella, sayang Al, makanya gue gamau Sella kenapa-kenapa. Kalo satu lawan satu mungkin Sella menang, tapi kalo satu lawan lima?" jelas Aris panjang lebar membuat Aldi mengerti perasaan nya saat ini.
Baru saja ia merindukan Sella, tapi sekarang ia harus bersaing dengan Aris.
"iya gue paham gue juga kalo tauran satu lawan satu belom pernah nyoba satu lawan lima" jawab Aldi sekena nya. "yaudah gue samperin Sella sekarang, lo tenang aja, Sella lo gue jagain tapi ada syaratnya" ucap Aldi sambil menyalakan motornya.
"apa syaratnya?"
"kalo Sella cinta sama lo, gue ngejauh tapi kalo Sella cinta nya sama gue, lo jauhin Sella, fiks?"
"maksud lo--
"ok gue nyamperin Sella dulu, kita bersaing sekarang bye" Aldi pun pergi dengan motornya meninggalkan Aris yang sekarang tampak gelisah karena ternyata Aldi menyukai Sella nya juga.
▶️▶️▶️
Hari ini hari Senin, rutinitas semua siswa di sekolah yaitu mengikuti upacara bendera. Aldi sebenarnya malas untuk ikut upacara karena ia belum mengerjakan pr Fisika nya. Ditambah lagi fisika dimulai jam pelajaran pertama dan guru nya killer. Lengkap sudah penderitaan nya. Tapi masa sekolah ga akan seru kalau ga ngalamin yang namanya dihukum karena tidak mengerjakan pr/tugas kan?
Aldi duduk dibangku yang terletak dipojok kiri paling belakang. Menurutnya itu tempat yang strategis untuk mencontek, tidur dan bermain game dibawah meja tanpa harus ketauan guru. Meskipun ia terkenal cowo yang urakan dan malas tetapi ia tetap menjaga kerapihan meja nya. Dibawah meja sudah ada beberapa tumpuk buku paket yang ia inapkan disitu berhari-hari. Berat katanya kalau tiap hari harus membawa buku paket jadi ia memutuskan untuk meninggalkan nya dikelas.
Oh ya ngomong-ngomong, Aldi ini sangat suka pelajaran prakarya, karena menurutnya pelajaran itu paling mudah dan seru dengan berbagai macam praktik. Aldi membenci pelajaran yang bersifat hitungan ataupun menghafal, jadi wajar ia rendah dinilai IPA, Matematika maupun pelajaran sosial.
Sella sebenarnya juga 11 12 dengan Aldi, tidak suka pelajaran yang bersifat menghafal beda nya ia lebih suka menghitung. Tapi Sella masih aman di nilai pelajaran menghafalnya. Kalau untuk dihitungan jangan diragukan lagi kepandaian nya.
Cuaca hari ini sedang berbaik hati kepada Aldi. Ya, hanya hujan lah sang penolong yang paling mujarab saat para murid tidak mendambakan pelaksanaan upacara.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Most Wanted School
Teen Fiction"ga gitu cara mencintai seseorang Sel," "terus gue harus gimana Al?" "sini gue ajarin gimana caranya mencintai tanpa memiliki" "maksud lo?"