part 6 : awal kesalahpahaman

2K 58 0
                                    

Shilla pun naik ke motor Alvin, dan Alvin melajukan motor nya menuju rumah Shilla

saat di jalan bahkan sampai menuju rumah Shilla tak ada sepatah kata pun yang terucap dari mereka

motor Alvin berhenti di depan sebuah rumah salah satu perumahan yang tebilang elit itu

"makasih vin" ujar Shilla saat turun dari motor Shilla

"sama sama" ujar Alvin langsung melajukan motor nya kembali

cagni

"besok kita free kan" ujar cakka pada Agni

"hah ? masa sih" tanya Agni

"iya kan besok sekolah kita pripare buat acara perkemahan nanti"cakka menjelaskan

"wah kalo bener gitu aku bisa main basket sampai puas nih" ujar Agni

"emang kamu bisa main basket ag ?" tanya Cakka

"ya bisa lah"

"kalo gitu besok kita tanding mau ngga" ajak cakka

"one by one? "tanya agni

"iya"

"ayo deh kalo kya gitu" ujar Agni sambil turun dari motor Cakka karna sudah sampai di depan rumahnya

"sip ya, see you tomorrow" ujar cakka sambil melajukan motornya memuju kediaman nya

rify

sama seperti alvin dan Shilla Rio dan Ify pun sama tak ada perpincangan sama sekali diantara mereka

bahkan sampai si depan kediaman ify pun sama

siviel

"vi" panggil Iel

"iya yel" jawab via

"vi"panggil iel lagi

"iya yel"jawab via lagi

"vidoran Smart" ujar iel gaje

"apaan sih" ujar via kesal

"eh eh bercanda Vi" ujar Iel
"sebernya aku mau ngomong sesuatu" tambah nya

"yaudah ngomong aja"ujar via

"bia kok masih di luar sih"ujar sorang pemuda tampan yang juga memberhentikan motor nya di depan rumah Via

belum via menjawab nya Iel langsung berujar

"vi aku pulang dulu ya" ujar iel

"loh ngga mampir dulu yel" rawar via

"ngga deh, bye via"ujar Iel
sambil melajukan motornya

"bye hati hati iel" ujar via

"siapa ya tuh cowok,ah elah ganggu aja sih aku kan pengen ngomong hal penting sama via, dasar pengganggu" gumam Iel Kesal

di sebuah kamar bernuarsa hitam putih
keluar lah sang pemilik kamar dari kamar mandi dan masih menggunakan handuk karna sehabis mandi

Ia pun berjalan menuju balkon kamarnya sambil memandang langit senja

hhhuuuuuffffhhhh ia menghempuskan nafasnya dengan keras

"kenapa jadi gini sih, semua yang udah di rencanain malah gagal gara gara dia" tanya nya pada dirinya sendiri

"pokoknya besok harus aku ungkapin ke dia" ujarnya mantap

Ia pun menutup pintu balkon nya dan masuk ke kamarnya


#bersambung....

Ketos VS WaKetosTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang