1. Hari Baru

1 0 0
                                    

Tipikal hari pertama untuk siswa pindahan. Kaku. Merasa hilang. Tak kenal siapapun. Khawatir berlebihan.
Setidaknya itu yang dirasakan gadis yang satu ini.

Bel masuk pelajaran pertama berbunyi. Semua siswa bergegas masuk kekelas masing-masing. Begitupun dengan gadis yang tengah mengekori seorang guru. Matanya terus tertuju kedepan,takut kalau-kalau orang didepannya hilang.

Mereka sampai disebuah kelas bertuliskan 2-3. Kelasnya ramai tapi begitu guru ini masuk semua seolah kehilangan suara emas mereka. Mereka seolah sedang disumpal mulutnya. Diam. Tak ada suara.

"Pagi anak-anak. Kalian ada teman baru." Tegasnya. "Perkenalkan dirimu." Lanjut guru itu sambil menoleh kekiri.

"Perkenalkan saya Isabella Keyrani Alexander. Panggil saja Bella." Ucapnya.

Beberapa siswa langsung terkesiap. Mereka seperti mengenal gadis itu. Ada dua cewek. Dan orang cowok yang duduk paling belakang dipojok kanan kelas.

"Itu saja?" Tanya guru tadi.

Bela mengangguk.

"Kalau begitu silahkan duduk dibangku depan Kennaryo." Guru itu menunjuk.

Bellapun terkesiap dengan nama yang disebut. Mungkinkah itu Kenna temannya?

Ia bergegas ketempat duduknya. Sampai disana ia tidak langsung duduk,tapi masih mengamati cowok yang disebut Kennaryo itu. Lama sekali. Dan begitu dalam.

"Apa?" Tanyanya.

"Gak kok." Jawab Bella dengan senyum.

"Gue yakin deh,itu Kenna. Pasti itu Kenna. Tapi,kok dia kayak dingin ya?"   Pikirnya.

Guru tadi sudah keluar. Rupanya dia hanya mengantar Bella.

Sementara itu ..
"Hai,Bella .. !!" Sapa dua gadis tadi.

"Annisa? Febby?" Bella terkesiap. Tak menyangka satu kelas dengan teman SMPnya.

"Gila,keren banget. Kita bisa ngumpul lagi kayak gini." Ucap Febby.

"Iya. Lama banget gak ketemu,Bel."

"Iya. Gue kangen banget sama kalian." Balas Bella.

Tak disangka teman semasa SMP bisa berkumpul lagi. Tak bisa dibayangkan apa yang terjadi bila mereka bersama.

Annisa memberi kode pada Bella dengan mengedipkan sebelah matanya dan memanyunkan bibir kedepannya. Maksudnya bukan depan Bella tapi orang dibelakang Bella.

Awalnya ia kurang mengerti,tapi akhirnya mengerti juga.

Bella balik kebelakang dan mencoba mengajak ngobrol cowok itu.

"Ehhh,sorry."

Kenna mengangkat kepala.

"Lo Kenna,kan? Lo Kenna temen gue,kan?" Tanya Bella.

"Gak." Jawab Kenna.

Bella tak percaya. Ia dengan gamblang memegang pipi Kenna untuk memastikan cowok didepannya ini benar-benar temannya.

"Lo gila ya?" Ucap Kenna sambil menepis kasar tangan Bella.

"Gak. Gak mungkin lo bukan Kenna." Tegas Bella. "Kok lo pura-pura gak kenal sih sama gue?" Lanjutnya.

"Gue bilang gak kenal ya gak kenal." Tegas Kenna dan langsung keluar kelas.

Bella hanya terdiam. Begitupun teman-temannya.

****

Entah ada apa dengan guru yang mengajar hari ini. Dari pelajaran pertama hingga pelajaran keempat tak ada guru yang masuk.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 30, 2018 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

The Black Prince and MouniieTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang