Yang terlepas, lalu lupa bersatu

39 6 0
                                    

Seiring berjalannya waktu keputusan yang kamu ambil tetap lah hal terburuk yang menghancurkan hati dalam hitungan detik. Sedangkan saya menunggu kabarmu dalam hitungan bulan.

Mestinya saat kita bersama menggenggam terlalu erat, kita harus sadar bahwa genggaman itu bisa lepas sewaktu-waktu tanpa kita mau, tanpa kita sadari.
Entah lepas ke tangan orang lain atau ke tangan tuhan.
Sampai pada akhirnya genggaman kita terlepas bersama janji yang sudah terucap. Melebur mimpi yang telah didamba akan indah, namun nihil nyatanya.

Delusi RasaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang