Rapat | Doyoung-Sejeong

30 8 1
                                    

Sejeong udah nguap-nguap dari tadi. Matanya udah mulai merah. Sejeong pengen pulang, tapi rapat koor ini nggak selesai-selesai.

Harusnya sih rapat yang dimulai dari jam 7 malem ini udah selesai. Tapi ini koor divisi acara sama divisi keamanan masih sibuk berdebat.

Sejeong yang merupakan koor divisi konsumsi sih tenang-tenang aja. Tapi masalahnya ini udah mau jam 10. Sejeong kan takut juga kalo harus naik bus jam segini.

Tiba-tiba sesuatu yang hangat menempel di pipi Sejeong.

"Lah Young?"

"Nih, coklat panas. Pundung banget kayaknya," ujar Doyoung, pelaku yang menempelkan segelas coklat panas ke pipi Sejeong.

"Lah sejak kapan mekdi jualan coklat panas?" tanya Sejeong bingung. Iya mereka lagi di McDonald's, tempat ternyaman buat rapat yang buka 24 jam.

"Kagak lah, itu gue beli di minimarket sebelah," jawab Doyoung sambil duduk di samping Sejeong.

"Satu doang?" tanya Sejeong ketika hendak meminum coklat panas itu.

Doyoung mengangguk, "tadinya buat gue. Tapi kayaknya lo lebih membutuhkan,"

Sejeong tertawa. "Rapatnya lama banget sih,"

Doyoung mengalihkan pandangannya ke Chungha dan Ten yang masih berdebat. Lalu kembali menatap Sejeong yang kembali menguap.

"Ha, Ten, udahan dulu deh kayaknya. Udah lumayan malem nih. Kasian yang cewek-cewek pulangnya gimana," ujar Doyoung.

"Wah, pak ketu panutanku," sorak Hayoung girang.

Chungha dan Ten masih pengen debat, tapi yang dibilang Doyoung ada benernya juga.

"Yaudah, rapat kali ini sampe sini dulu ya. Buat Chungha sama Ten, tolong didiskusiin lagi ya fixnya gimana. Ntar share aja di grup inti," tutup Doyoung.

"Okee,"

"Duluan yaa guys,"

"Daah semuaa,"

"Jeong, naik apa?" tanya Doyoung ketika Sejeong hendak beranjak dari kursinya.

"Naik bus kalo masih ada,"

"Bareng gua aja,"

"Seriusan?"

"Iya, ayo," ajak Doyoung sambil menarik tangan Sejeong.

"Tapi gue nggak bawa helm," tolak Sejeong sambil menahan tubuhnya.

"Gua bawa kok. Tadi kan nebengin Sally," ujar Doyoung sambil kembali menarik Sejeong. Untungnya tadi Sally izin pulang duluan.

"ACIIEEE MAU DONG DITARIK-TARIK BEGITU," teriak Joy tanpa mempedulikan tatapan orang-orang disekitarnya.

"Berisik, ege," Hanbin menggeplak bahu Joy.

"Sakit setan,"

"Em, Sejeong?"

"E-eh iya ayo, Young," jawab Sejeong sambil menunduk, menutupi pipinya yang memerah.

🍭🍭🍭








Dimulai dengan 96 line hehehe^^

DALKOMHAN | K-IdolsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang