Waktu membelah raga
menjelmakan seribu kisah
erti sebuah perjalanan.
Antara jarum yang berputar
janji pasti dimungkiri
barisan puisi kan terus berlari
menuju hujung berisi erti.
Separuh saat ku abadi
menduga-duga alamat asa
menghitung-hitung kepingan dosa
menuju hujung ke pangkal ilahi;
semoga perjalanan ini diredhai.

YOU ARE READING
Sejarah Dari Mata Pengalah
PoetryKumpulan puisi dan prosa tulisan M. Firdaus Kamaluddin.