TMYAP Bag 2 : Euphoria

277 49 2
                                    


🏝🏝🏝

Jungkook memarkirkan motor besarnya diparkiran rumah sakit. Ia melirik jam tangan, masih ada waktu 20 menit lagi sebelum ia memulai pekerjaan nya. Hari ini dia mulai bekerja di rumah sakit ternama itu untuk beberapa bulan kedepan.

Para perawat dan pengunjung rumah sakit memandang kagum pada lelaki tampan yang berdiri disamping motor nya.

Siapa lagi kalau bukan si dokter muda Jeon

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Siapa lagi kalau bukan si dokter muda Jeon. Taehyung sudah menyuruhnya untuk menggunakan mobil lama Taehyung yang tak dipakai, tapi Jungkook menolak dengan alasan tidak bisa menghirup udara bebas jika menggunakan mobil.

"Selamat pagi." sapa Jungkook dengan sedikit membungkuk pada dokter atau para perawat yang tak sengaja berpapasan dengannya di koridor rumah sakit.

Tujuannya sekarang adalah ruangan kepala rumah sakit ini untuk melapor.

"Selamat pagi, hyung. "

Seorang lelaki tak kalah tampan mengangkat kepalanya.

"Jungkook-ah. Kau sudah tiba? Aku senang akhirnya kau mau menerima tawaranku." ucapnya.

"Ne. Aku mau melapor pada sajangnim. Apa dia didalam? "

Lelaki ber-name tag Min Yoongi itu mengangguk . Jungkook mengetuk pelan pintu besar dan masuk.

Setelah menemui atasan dan mendapatkan informasi tentang ruang kerja nya, Jungkook melanjutkan tugasnya dengan mengunjungi calon pasien nya. Ditemani perawat Park, Jungkook memulai tugas pertama nya.

"Paman, berhentilah merokok dari sekarang. Karna paru-paru paman sudah mulai mengalami kerusakan akibat zat yang paman hirup. Buatlah umur paman panjang agar kau bisa menikmati hari-hari tua mu bersama anak dan cucumu nanti." ucap Jungkook pada pasiennya. Seorang pria tua sekitar umur 50 tahun yang sudah 3 hari di rawat disana.

Mata pria tua itu mengikuti arah pandang Jungkook. Dia mengangguk dan tersenyum menanggapi ucapan si dokter muda. Seorang perempuan yang menggendong bayi berharap keadaan sang ayah baik-baik saja.

Jungkook lalu berjalan menuju ruangan lain dengan pasien yang berbeda lagi.

"Bagaimana hari ini? " tanya Yoongi melihat Jungkook melepas jas dokter kebanggaan nya. Menggantung rapi disudut ruangan itu.

"Menyenangkan. Aku menyukainya. "

"Apa ada pasien yang membuatmu jatuh cinta? Atau perawat nya? Kepindahan mu kesini cukup membuat heboh rumah sakit."

Jungkook hanya tersenyum tipis. "Tidak ada yang bisa membuatku jatuh Cinta lagi selain dia, hyung. " batinnya.

"Aku pulang dulu" ucap Jungkook melambaikan tangannya.

Dia menyusuri koridor yang mulai sepi. Hanya ada beberapa perawat yang mondar mandir keluar masuk ruangan pasien.

Sesuatu didepannya membuat langkah Jungkook terhenti. Ia melihat seorang gadis muda setengah duduk sedang memeluk anak kecil yang terlihat menangis. Posisi mereka membelakangi Jungkook. Lelaki berperawakan tinggi berdiri memperhatikan mereka dari dekat. Tak lama ia menghampiri dan menggandeng tangan gadis itu.

Saat tiga orang itu berbalik dan berjalan ke arahnya, saat itu juga dunia Jungkook terasa runtuh. Melewati Jungkook yang membeku di tempat karna terkejut luar biasa.

Itu gadisnya. Kim Yerim.

Bersama lelaki lain dan seorang anak kecil, terlihat seperti keluarga kecil bahagia. Rasa rindunya kini bercampur menjadi satu dengan rasa sakit.

Keadaan sang gadis yang telah lama menghilang membuat hati Jungkook terasa sesak disaat bersamaan.

🎶Euphoria...
Take my hands now
You are the cause of my euphoria..🎶

🏝🏝🏝🏝🏝


To Me You Are Perfect [JungRi]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang