Demikian lah maka Arya Wirayuda dan Gupita tanpa tergesa-gesa meneruskan perjalanan mereka setelah berpisah dengan kedua prajurit utusan Senopati Jaladara, ayah dari Arya Wirayuda. Lamajang, sebuah kota bersejarah yang menjadi tujuan pertama mereka. Nenek moyang Arya Wirayuda adalah penguasa Lamajang sejak era Tumapel menjadi kerajaan terbesar di tanah Jawa, sebelum berdirinya kerajaan Wilwatikta yang merupakan kelanjutan dari kerajaan Tumapel yang juga dikenal dengan nama kerajaan Singhasari. Kerajaan Tumapel sendiri adalah kelanjutan dari kerajaan Jenggala yang merupakan salah satu kerajaan hasil pembagian wilayah dari kerajaan Kahuripan. Jadi kerajaan Kahuripan yang merupakan kerajaan yang didirikan oleh manantu penguasa terakhir kerajaan Medang yang bernama Airlangga yang berhasil mendirikan Kahuripan setelah membalas dendam atas runtuhnya kerajaan Medang yang diserbu oleh persekutuan Raja Wura Wari dari Lwaram dengan raja Sriwijaya di tanah Andalas.
Setelah berhasil mengalahkan kerajaan Lwaram, dan mengusir prajurit Srwijaya dari tanah Jawa, maka Airlangga dan teman setianya Narottama kemudian mendirikan Kerajaan Kahuripan. Namun setelah sekian lama berjaya, akhirnya kerajaan Kahuripan terpaksa dibagi dua menjadi Jenggala dan Panjalu demi menghindari pertumpahan darah antara dua anak laki-lakinya.
Sepeninggal Airlangga, ternyata harapan agar Panjalu dan Jenggala bisa hidup berdampingan secara damai tidak terwujud. Kedua kerajaan saudara itu justru seringkali berperang demi niatan untuk saling menghapuskan kerajaan yang lain dari peta sejarah. Demikian silih berganti Jenggala dan Panjalu saling unggul dan kerejaan yang satu menjadi kerajaan bawahan kerajaan yang lain, hingga akhirnya Jenggala sempat lama ditaklukkan oleh Panjalu yang kemudian berganti nama menjadi kerejaan Kediri dengan pusat di Dahanapura. Namun akhirnya keturunan Jenggala berhasil menaklukkan Kediri dalam perempuran hebat Ganter dan kemudian mendirikan kerejaan Tumapel yang kemudian lebih dikenal dengan nama kerajaan Singasari.
Silih berganti raja-raja menguasai Tumapel, namun akhirnya di era Kertanagara, keturunan raja Kediri, Jayakatwang yang menjadi penguasa Gelang-gelang berhasil membalas dendam kepada keturunan Jenggala dan meruntuhkan kerajaan Tumapel. namun kemudian ganti keturunan Tumapel, Nararya Wijaya mampu membalas dan mengalahkan Jayakatwang dan kemudian mendirikan kerajaan Wilwatikta.
"Jadi sebenarnya kamu itu keturunan trah mana Wirayuda? " tanya Gupita setelah mendengarkan kisah masa lalu kerajaan-kerajaan di tanah Jawa.
"Ya kalau ditelusur jauh, baik ayahku maupun ibuku itu masih keturunan Tumapel semua kakang, jadi dari ayahku aku keturunan Tumapel yang berkuasa di Lamajang, yaitu Nararya Kirana, saudara dari raja Kertanegara, sementara ibuku adalah keturunan Nararya Ranajaya yang berkuasa di Hring " ujar Arya Wirayuda
"Artinya mau dibolak balik seperti apa, kamu itu tetap keturunan bangsanwan dari ayah maupun ibumu ya" kata Gupita
"Ah, tidak ada bedanya bangsawan atau bukan kakang, toh mau bangsawan atau bukan kita tetap sama-sama suka makan jagung dan ubi" kata Arya Wirayuda
"wah ya tidak bisa begitu Wiguna, kalau tidak denganmu yang sejak kecil bersama, kalau bicara dengan bangsawan, ya aku harus hormat, tidak bakal berani memanggil tanpa embel-embel raden terlebih dahulu" kata Gupita lagi.
" Ya sudah, besok kamu aku angkat jadi bangsawan juga biar tidak usah menyebut raden ke bangsawan yang lain" kata Arya Wirayuda sambil tersenyum
" wah, ya tidak bisa begitu Wirayuda, aku tidak punya keturunan bangsawan, mana bisa diangkat jadi bangsawan, ada ada saja kamu itu, ha ha ha" kata Gupita sambil tertawa

KAMU SEDANG MEMBACA
Paregreg, Senjakala Wilwatikta
Historical FictionCerita fiksi sejarah ini mengambil setting masa Wilwatikta (Majapahit) pasca Hayam Wuruk mangkat yang kemudian timbullah perang saudara yang dikenal dengan Perang Paregreg Arya Wirayuda, seorang bangsawan muda, cucu dari bekas senopati perang Majapa...