Author POV
Merekapun duduk sambil menikmati makanannya masing-masing. Tiba-tiba, Zania teringat sesuatu.
"Oiya Nin. Tadi pas dikelas, kamu kan janji mau nyeritain tentang Alan dan mereka."
"Buat apa kamu nanya tentang Alan, Zan?",tanya Ayu.
"Iya Zan, Buat apa?", tambah Natasha.
"Sebaiknya kamu jangan deket-deket sama Alan.", kata Rizka memperingatkan.
"Emangnya kenapa?", kata Zania yang semakin penasaran.
"Nih ya, aku kasih tau, dia itu termasuk dalam jajaran badboy di sekolah ini. Kenapa? Karena dia itu hobby banget bolos, Suka ngerokok,Suka ngelawan Guru, pokoknya dia tuh nggak ada bagus-bagusnya. Dan yang terpenting, dia tuh suka mainin cewek.", Kata Nina menjelaskan.
"Nah, Zan. Coba kamu lihat cewek yang pake bedak super tebel didepan kantin itu. Namanya Shinta Bella Agnessia, Dia itu kelas XI S2. Termasuk salah satu dari sekian banyak korbannya Alan. Tapi, dia ini korban yang paling Pede. Dia ngira Alan itu cinta mati dan gagal move on dari dia. Padahal nyatanya sih nggak. Makanya, sampe sekarang. Kalo ada cewek yang deket sama Alan, pasti selalu dia bully.", Jelas Rizka.
"Kalian inget Wulan? adek kelas kita yang ngefans banget sama Alan?", Tanya Natasha.
"Inget! Rumornya dia kan sampe bunuh diri gara-gara nggak kuat dibully terus sama Shinta.", Celetuk Syafia.
"Makanya, kamu jangan pernah deket apalagi berhubungan sama yang namanya Alan dan Gengnya itu Zan.", kata Nina menyarankan.
"Oiya Lupa! Alan itu punya geng, Namanya Dark Angel yang terdiri dari dia sendiri, Shoffa, Hamdan, Dika, Atta, dan Raka. Aku jelasin sifat mereka satu-satu ya...", Kata Natasha.
"Oke!", Jawab Zania.
"Shoffa, merupakan anggota termuda di Dark Angel. Punya sifat Nakal, dan hobbi tidur di balkon sekolah, tapi dia ini yang paling perhatian dan nggak suka mainin cewek.", kata Nina.
"Hamdan, yang kutahu sih ya, dia itu nakal dan perokok, tapi dia juga nggak suka mainin cewek karena baginya, menyakiti cewek sama aja kaya nyakitin ibunya sendiri.", Sambung Syafia.
"Dika, dia ini hobby banget malakin duit adek kelas yang cupu plus suka ngerjain guru. Mulai dari Bu Mariya sampai Pak Ikhsan udah pernah dia kerjain. Penah di skors tiga hari sampe hampir dikeluarin gara-gara ngerusakin motornya pak Hari atau kepala sekolah kita.", Tambah Rizka.
"Atta, dia nggak nakal, cuman dia itu suka banget gantungin perasaan cewek. Dan Raka, dia itu nggak pernah nyakitin apalagi mainin perasaan cewek karena, dia itu udah punya pacar. Namanya Nafa, anggota geng Rich alias gengnya Shinta. Dia punya banyak fans karena ketampanannya hampir setara sama Alan." , kata Ayu.
"Tapi, diantara mereka semua, yang paling nakal dan paling banyak fansnya itu ya si Alan karena Alan itu orang yang paling tampan diantara mereka semua. Aku ingetin ya... jangan pernah ketipu sama ketampanannya Alan. Karena dia itu Nakal, Hobby bolos, suka ngerjain guru, suka tawuran, balapan liar, perokok, bahkan rumornya, dia pernah ngelakuin One Night Stand di Night Club.", Papar Rizka.
"Entah rumor itu bener atau enggak tapi aku saranin sebaiknya kamu jauh-jauh dari mereka.", kata Ayu memperingatkan.
"Tap-" Ucapan Zania terpotong karena bel masuk sudah berbunyi.
Kring....
"Eh Udah bel tuh. Yuk masuk kelas!", Ajak Ayu.
"Yuk!", Nina, Rizka, Syafia, Natasha Dan Zania menjawab Serempak.
Karena mereka berbeda kelas, jadilah mereka harus berpisah dan melewati jalan yang berbeda untuk sampai ke kelas masing-masing. Saat Nina dan Zania sedang berjalan di koridor, tiba-tiba Alan dan gengnya menghampiri mereka berdua.
"Woy! Cewek aneh ! Ngapain lo disini!?", tanya Alan dengan berteriak sampai seluruh koridor sekolah mendengarnya.
"Suka-suka gue lah mau dimana aja, ngapain lo yang repot!?", balas Zania dengan nada ketusnya.
"Eh! Jangan-jangan lo ngikutin gue ya? Lo suka sama gue!?", tanya Alan dengan Pedenya.
"Dih! Amit-amit, mendingan gue jomblo seumur hidup daripada harus suka sama lo dasar Landak!"
"Apa lo bilang? Landak? Dasar Ikan sepat!"
"Masih mending ikan sepat bisa dimakan daripada landak bisanya cuman nyakitin!"
"Gue? Nyakitin? Yang ada mah gue bikin orang bahagia, sepat! Ya nggak?"
"Iya!!", Jawab para fans Alan yang sedari tadi menonton perdebatan mereka.
"Dih! Pede amat lo!"
"Biarin! Orang ganteng mah bebas , ya nggak?"
"Iya!!", Jawab para fans Alan yang lagi-lagi membuat emosi Zania memuncak.
"Kalian semua mending diem deh! Ini Cuma antara gue sama si landak songong ini!"
Ditengah perdebatan yang semakin memanas antara Alan dan Zania, Salah satu teman Alan yang bernama Shoffa Melihat Pak Shakun yang datang dari kejauhan.
"Eh! Kalian yakin masih mau berantem? Liat tuh! Pak Shakun bentar lagi dateng. Kalian mau dihukum?", kata Shoffa memperingati.
"DIEM!!", kata Alan dan Zania bersamaan.
"Ciee yang kompakan...", kata teman-teman Alan.
"Apanya yang kompak!? Orang dia yang ngikutin gue.", kata Zania sambil menunjuk Alan.
"Dih! Nggak kebalik tuh? Bukannya Lo ya yang ngikutin gue!?", Balas Alan.
"Gue? Ngikutin lo? MIMPI!"
"Kalo suka tuh bilang, nggak usah ngelak terus!"
"Ih! Gak usah kepedean. Entar kalo jatoh sakit."
"Nyatanya lo emang suka sama gue kan? Buktinya lo sampe bela-belain sekolah disini cuma buat deket sama gue."
"Nyatanya enggak tuh. Lo nya aja yang kepedean."
"Eh! Udah diem! Mendingan kalian semua bubar! Dan cepet masuk ke kelas masing-masing sebelum kena Siraman rohani dari pak Shakun! Zan, ayo masuk!", Kata Nina berusaha menghentikan perdebatan mereka.
Perdebatan itupun berhenti dan mereka semua bubar.
Nina dan Zaniapun masuk kedalam kelas. Sementara Alan dan gengnya pergi entah kemana.
Tak lama kemudian, Pak Shakun datang dan pelajaran dimulai seperti biasanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Enemy Or...??
Teen FictionKatanya, mereka berdua saling benci. Tapi, saat salah satu dari mereka terkena masalah, mereka saling perduli bahkan saling menguatkan. Jadi, mereka ini saling benci atau...?