gelar mendadak

80 10 1
                                    

"(y/n), ayah akan kembali dari kerajaan kurosaki hari ini, temui ayah di pelabuhan. Dan jangan lupa, tentang yg kita bicarakan 3 hari lalu.. "

Aku pun menghela napas. "Ayahanda, selalu seenaknya saja..." ujar ku pelan. Ku letakkan surat yang diberikan utusan ayah 5 menit lalu di jendela. Buku2 pelajaran kerajaan terbuka dan berserakan di hadapan ku. Ditambah Tugas dari yashamaru-san yg tak kunjung selesai walau ku begadang sehari semalam sekali pun.

Kupandangi langit berawan. Sebenarnya, aku sama sekali tak keberatan akan keputusan ayahanda. Hanya saja keputusan nya selalu mendadak dan membuat ku bingung untuk menjalankan nya. Seketika sebuah ide muncul di kepalaku. Dengan cepat aku berlari menuju laci, mengambil kertas, pena bulu yg di berikan Yuzuki padaku dan tinta. Setelah menulis sesuatu disana, ku lipat dan kuberi stempel kerajaan.

"Selesai..." gumam ku.

Setelah membuat surat pendek, aku berlari keluar kamar dan menuju kamar almarhum nii-sama.

Kubuka lemari baju yang sudah mulai tertutup debu itu. Aku mengambil beberapa pakaian yg ada disana yg sekira nya cocok. "Yosh! Sudah cukup! ". Ku letakkan pakaian2 itu di kotak. Tak lupa kusisipkan surat yg kubuat di atas pakaian2 dan ku tutup.

Aku menengok keluar kamar.

"Ah...ano..." ujar ku saat melihat seorang butler lewat di depan kamar ku.

"Ya, Hime-sama ? Apa ada yg bisa saya bantu ?" Tanya nya.

" mou, sudah berapa kali kubilang jangan sebut aku seperti itu "

" sumimasen deshita, (y....y/n) - s....san..."

"Maa, lebih baik. Bisakah kau antarkan paket ini ke bangsal ksatria, lebih tepatnya regu 11, 12, 13 dan 14"

"Baiklah Hime-sama! M...maksud saya, (y...y/n)-san. Kalau begitu s..saya permisi " katanya seraya pergi membawa kotak yg ku berikan.

Melihat punggung butler itu semakin menjauh, aku terkikik geli.

"Saa..., aku juga harus bersiap..."

__________________________________________________

Sementara di bangsal ksatria...

"Tidak biasanya...., (y/n) tidak kemari hari ini...." ujar Haruhi.

"Dia itu putri pewaris tunggal kerajaan Gandara,  pelajaran segala hal tentang kerajaan sangat penting untuk nya. Tentu saja ia sangat sibuk..." kata Kaneshiro sambil mengasah bilah pedang nya.

"Kerja keras nya juga berpengaruh  pada pemerintahan kerajaan beberapa tahun kedepan karena dia adalah pewaris tahta" kata kitakado.

"Heh...., dia pasti sangat bekerja keras..." ujar Akane.

"Karena itu kita jangan mau kalah dengannya!," Sahut Miroku sambil terus melanjutkan push up nya.

"Yosh !! Ayo kita lakukan yg terbaik setelah ini !!" Pekik yuta.

"Latihan memanah, latihan pedang, lompat tinggi, menahan napas, terjun bebas, makan bakpao terbanyak !!!" Pekik hikaru.

"Latihan macam apa itu.... ? " ujar nome sambil bersweat drop.

"Apa (y/n)-san tidak apa disana..., semoga ia tak berusaha terlalu keras...." gumam yuzuki.

"Shitsurei shimasu!"

KNIGHTS !!! ( Knight B Project x Princess Reader )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang