Yena berlari ke arah rooftop dengan tangan mengepal. Udah cukup dia sabar selama ini. Kali ini biar di kasi pelajaran tu kang husen.
"Eh ehh, disini aja, ngintip" kata yujin menarik chae yang mau masuk rooftop.
"Orang mau brantem lo malah ngintip biawak!"
"Biarin mereka selesaiin sendiri, biar si bebek tau diri"
Mungkin ada benarnya kata yujin, maka chae dan yujin tengah mengintip di balik pintu. Kali aja kalau brantem beneran baru mereka keluar.
"KANG HYEWON" teriak yena yang udah sampe di rooftop.
Yang di panggil pun berbalik setelah sibuk berpelukan tadi. Hyewon dan yuri menatap yena heran.
"Lo ngpain hah?!"
"Ya berduaan lah, ngapain lagi?"
Yena mulai bingung mau jawab apa. Mau marah bukan siapa siapa. Nggak marah ntar si robocop ngelunjak.
"Gue mau bicara sama yuri" kata yena mulai tenang.
Hyewon mengangguk dan menyambar tas hendak pergi.
"Bicara sekarang atau nggak sama sekali" ucap yuri yang menahan tangan hyewon supaya nggak pergi.
Yena yang ngliat pun semakin panas, udah mengepalkan tangan keras. Harusnya dia yang tadi peluk yuri, bukan kang kerdus.
"Kalian pacaran?"
"Kalau pacaran kenapa? Kalau nggak kenapa?" jawab yuri.
"Gue..."
"Kelamaan lo bek!" Kata hyewon.
"Gue suka sama lo!" Teriak yena tiba tiba.
"Sama gue?" Tanya hyewon.
"Pergi lo njirr!" Usir yena.
"Yuri, aku pulang duluan ya. Kalian butuh bicara" kata hyewon.
Hyewon mengacak pelan rambut yuri lalu pergi. Saat berjalan yena menyandung kaki hyewon dengan kakinya. Untung hyewon nggak nyusruk.
"Bego!" Hyewon menoyor kepala yena dan berlari menjauh.
"Yuri"
"Hm?"
"Aku gak suka kamu deket deket hyewon"
"Aku aja gak pernah larang larang kamu ngerdus sana sini"
"Nggak, aku nggak pernah ngerdus. Aku mah setia"
"Setiap tikungan ada!"
"Yuri, aku serius"
"Siapa yang bercanda?"
"Emm, kamu suka sama hyewon?"
"Kalau suka kenapa? Kalau nggak kenapa?"
"Kalau suka, aku mundur"
"Semudah itu ya?" Yuri tersenyum pahit.
"Hyewon itu temen aku. Kalau kamu suka dan dia suka, aku gapapa kok mundur"
"Segini aja perjuangan kamu?!"
"Aku udah berjuang, kalau kamu maunya sama dia, aku bisa apa?"
"Kayak gitu kamu bilang berjuang?,"
"Aku gak ngerti sama kamu, tadi kamu bilang suka? Ternyata segitu doang rasa kamu ke aku?,"
"Fine!"
Yuri pergi dari sana. Yena masih diam, tatapannya kosong. Dia bilang apa barusan ke yuri? Dia udah ngelepas yuri gitu aja.
"Bodoh!" Yena mengucapkan untuk dirinya sendiri.
.
.
.
.Yujin dan chae masih mengintip. Ternyata tidak ada pertarungan Bebek VS Robocop. Membuat penonton kecewa.
Yujin dan chae melihat hyewon yang meninggalkan tkp sambil menoyor kepala yena. Sontak mereka pun cepat cepat mencari tempat persembunyian biar gak ketahuan hyewon.
Hyewon pun pergi menjauh, setelah memastikan menjauh mereka melanjutkan acara intip mengintipnya.
Kali ini yuri yang keluar. Mereka heran kenapa nggak keluar bareng bebek. Yujin dan chae pun keluar dari persembunyian setelah melihat yuri pergi.
Yujin, chae masuk ke rooftop. Disana ada yena yang lagi membelakangi mereka.
"Ngapa tu bebek?" Tanya chae yang memperhatikan yena yang gak bergerak.
"Gue taruh 1000 dollar buat di tolak" kata yujin sekenanya.
"Nggak lagi taruhan bego!"
"Kasian amat dah tu bebek. Lama gerak sih"
Yujin dan chae berjalan mendekati yena. Yujin memegang bahu yena, meremasnya pelan tanda memberi semangat. Chae menepuk pelan punggung yena menenangkan.
"Patah hati itu mengajari kita jadi dewasa" ucap chae.
"Mengalah juga menjadikan kita lebih baik" ucap yujin.
Mereka diam. Yujin dan chae masih menepuk nepuk pelan bahu dan punggung temannya itu. Yena memejamkan mata membiarkan hatinya sesak. Dia gak tau ini jalan yang benar atau tidak. Yang jelas hatinya sedang sakit sekarang.
"Sok bener lo komodo hahaha!" Kata yena lalu merangkul kedua sahabatnya. Tapi tertawa dalam tangisnya. Yena menangis, air matanya keluar.
Yena sedikit bersyukur masih ada sahabat yang mendukung apa pun yang terjadi. Masih memberi semangat di saat terpuruk.
Yujin dan chae juga memberi tawanya melihat bebek yang petakilan itu menangis.
Mereka tertawa bersama. Ntah apa yang di tertawakan. Setidaknya agar perasaan yena sedikit membaik sore itu.
---------
Persahabatan yang hqq😭😭

KAMU SEDANG MEMBACA
PRÈCIOUS [S2] || Jinjoo Yenyul Chaekkura
FanfictionBagaimana Kelanjutan Percintaan Jinjoo, Yenyul dan Chaekkura?