"Lucas? Sama cewek? Salah liat lo, bukan Lucas kali"
"Mata gue ga buta kali, itu Lucas beneran"
"Iya, kemaren juga gue liat mereka turun dari mobil, pintunya dibukain malah"
"Lo liat muka ceweknya?"
"Liat, tapi ga familiar. Kayaknya sih adek kelas,"
"Hebat juga, baru masuk langsung dapet Lucas,"
Setelah 3 hari, seperti yang diekspetasikan, beberapa orang notice Lucas sama Moonhee dan mulai ngomongin mereka.
Moonhee sendiri baru tau kalo orang-orang udah mulai ngomongin dia sama Lucas karna dikasih tau Hyera dan Hyeri. Mungkin kalo ga dikasih tau, Moonhee ga bakal sadar dia sebenernya jadi topik pembicaraan di grup LINE cewek-cewek eksis.
Sejauh ini sih belum ada omongan negatif, tapi beberapa orang udah mulai ngenalin Moonhee dan ngeliatin Moonhee sinis, Moonhee jadi agak risih.
"Moonhee! Woy!"
Gara-gara diteriakin Renjun, Moonhee akhirnya sadar dari lamunannya.
"Ngelamun aja," kata Renjun.
Moonhee senyum doang sambil ngelanjutin makan.
Hari ini, Moonhee ga ke kantin bareng temen-temennya seperti biasanya. Moonhee males diliatin orang-orang dan mutusin buat tetep di kelas. Jadinya, Moonhee nitip makanan sama Renjun biar sekalian dibeliin pas mau balik ke kelas.
"Harus habis, ya! Gue udah capek-capek jalan ke kantin dan ngerelain waktu serta tenaga gue demi beliin lo makanan"
Moonhee ketawa.
"Makasih Jun. Lo ga makan?"
Renjun geleng-geleng, "Ngeliatin lo makan aja udah kenyang gue. Lagian, tadi gue baru makan roti"
"Padahal tadi maksud gue lo bawa makanannya nanti aja sekalian balik dari kantin. Kan jadinya lo ga makan bareng yang lain," kata Moonhee.
"Terus ngebiarin lo kelaperan nungguin makanan di sini? Ya kali,"
Moonhee senyum, "Makasih lagi, Jun. Udah sana lo balik aja ke kantin terus makan. Daripada gabut nontonin gue makan di sini?"
"Bener banget! Injun, mending lo makan ke kantin, daripada kelaperan di sini, kan?"
Denger ada yang nyaut, Moonhee sama Renjun ngedongak dari tempat duduk mereka dan natap sumber suara.
Lucas.
"Lo ngapain di kelas gue, bang?" tanya Renjun.
"Gue perlu ngomong sesuatu sama Moonhee. Sana makan ke kantin, jangan sampe tau-tau sakit perut ntar gara-gara laper" sahut Lucas.
Lucas mah, kerjaannya ngusir Renjun mulu.
Renjun berdiri, "Iya, iya. Gue ke kantin lagi ya, Moon. Di abisin makanannya!"
Setelah Renjun pergi, Lucas langsung duduk di kursi depan Moonhee, kursi yang tadi ditempatin Renjun.
"Mau ngomong apa, kak?" tanya Moonhee.
"Kenapa nitip makanannya sama Injun?"
"Hah?"
"Kenapa nitip makanannya sama Injun? Kenapa ga sama kakak aja?"
Moonhee natap Lucas bingung, "Ya jauh dong kalo minta tolong sama kak Lucas, kelas kak Lucas aja di ujung. Lagian kak Lucas kenapa tau-tau ke sini?"
"Kamu tadi ga ada di meja biasa, cuman ada temen-temen kamu, jadi kakak ke sini"
Ditambah lagi, Injun juga ga ada, ya jelas lah gue langsung ke sini, bantin Lucas.

KAMU SEDANG MEMBACA
moonhee [huang xuxi // wong lucas]
FanfictionPasangan hidup ditentuin orangtua. Klasik banget, kan? Tapi ini bukan tentang dua orang yang awalnya benci jadi cinta kok. Karna sejak awal, sejak dikenalin sama Moonhee sebagai pasangan hidupnya waktu umurnya 6 tahun, Lucas ga pernah benci sama Mo...