11 hari sudah yujin diskors. Ujian kenaikan kelas sudah dilakukan selama 7 hari terakhir. Yang berarti sekarang adalah class meeting, tidak ada mata pelajaran yang harus dilakukan. Hanya datang ke sekolah sebagai absen.
Hari ini papa yujin datang ke sekolah setelah terbang langsung dari dubai, lalu naik helikopter ke sekolah yujin, dengan memarkirkannya di atap gedung sekolah yang besar itu. Maafkan kesombongan hotman papa.
"Om sultan noh" ucap chae pada squadnya yang melihat papa yujin tengah berjalan di koridor sekolah.
"Kuy samperin, kali aja dapet uang jajan hoho" ucap yena licik.
Chae, hyewon, yena dan yujin menyapa papa yujin dengan ramah.
"Om papa" panggil wonyoung yang sudah akrab dengan orang tua yujin.
"Om om aja, papa papa aja kali" kata yena.
"Ih sirik ae" ucap wonyoung.
"Eh si bebek, yaampun makin maju aja tu bibir" kata papa yujin dengan nada sok terkejut lalu tertawa.
"Sa ae om sultan" kata yena.
"Mana yujin om?" Tanya hyewon.
"Om kirim ke arab saudi, jadi TKI" kata papanya santai.
"Sujud syukur boleh ga om?" Tanya yena senang jika yujin di kirim beneran ke saudi.
"Wony, apa kabar nak? Jarang banget om liat main ke rumah" kata papa yujin mengelus kepala wonyoung yang sudah dia anggap sebagai anak.
"Sehat om. Iyaa ga sempet hehe" kata wonyoung. Padahal bohong. Dia ga main ke rumah yujin ya karna menjaga perasaan minju.
"Papa kamu gimana, sehat?" Tanya papa yujin.
"Sehat om" kata wonyoung senyum manis.
"Om, kantin disebelah sana loh" celetuk yena menunjuk kantin. Lagi kode ni.
"Ada apaan?" Tanya papanya.
"Ada makanan om" kata hyewon.
"Ohh, yaudah berapaan?" Tanya papa yujin sambil merogoh kantong celananya.
"Kalau bisa sih yang mahal om" kata chae.
"Nih, 10 rebu. Kerja makanya!" Kata papanya memberi uang 10 ribu ke tangan yena.
"Elaahh om. Katanya sultan, dont be difficult people deh om!" Kata yena menepuk jidatnya dengan uang tadi.
"Tau omnya, jangan kayak orang susah om!" kata hyewon mengulangi perkataan yena.
"Yaudah nanti om kasi check bank sekalian buat biayain kamu seumur hidup!" kata papanya dengan santai.
"Udahlah. Om mau ketemu kepsek dulu. Ntar om mau terbang ke newzealand" kata papa yujin lalu pergi meninggalkan mereka.
"Ga salah kalo yujin songong, papanya aja begitu" ucap yena dengan bibir bebeknya.
.
.
.
.Yujin yang udah 11 hari skorsing hanya menikmati liburnya dengan cara tidur, bermain game, ngumpul bersama squadnya dan main dengan minju pastinya.
"Bosan bat elahh. Telfon bidadari ah" kata yujin.
Tuutt tuuuttt
"Di kata tata janeta apa, main reject reject aja" gerutu yujin.
Yujin tak menyerah, ia kembali menelfon minju lagi. Mungkin tadi ga sengaja di matiin minju.
Tuuttt tuuuttt
Tuuttt tuuuttt
Percobaan kedua gagal. Percobaan ketiga pun sama.
"Lagi sibuk kali ya bidadari" pikir yujin yang akhirnya bisa mikir.
.
.
.
.Di ruang kepala sekolah.
"Silahkan duduk pak" kata pak kepala sekolah pada papa yujin.
"Jadi kenapa anak saya di skors pak?" Tanya papa yujin.
"Yujin berkelahi dengan salah satu seniornya pak"
"Terus gimana keadaan orang yang di tonjok yujin? Mati ngga?"
"Oh ngga pak. Sama seperti yujin juga cuma ada memar gitu pak" jawab pak kepsek sopan.
"Karna apa anak saya bisa berkelahi ya?"
"Katanya karna pacar yujin pak"
"Pacar?" Tanya papa yujin yang emang ngga tau anaknya udah punya pacar.
"Iya pak, karna yujin membela minju pacarnya"
"Minju namanya?" Tanya papa yujin yang mendapat anggukan dari pak kepsek.
"Berarti yang jadi lawan yujin itu menghina pacar anak saya?"
"Betul pak"
"Dia mendapat hukuman yang sama dengan yujin?"
"I..iya pak" jawab pak kepsek mulai gugup.
"Bagaimana sistem sekolah ini. Yang benar malah mendapat hukuman!"
"T..tap--"
"Anak saya membela perempuan dari brengseknya orang lain, tapi sekolah memberi hukuman yang sama dengan si brengsek!"
"M..maaf pak"
"Saya beli sekolah ini dan jangan sentuh anak saya!" Bentak papa minju lalu keluar dari ruangan.
Pak kepala sekolah mengelap keringat yang mengucur di dahinya. Anak sultan di lawan.
.
.
.
.Yujin buru buru membuka hp setelah melihat nama minju di notifnya.
Love❣
Kayaknya kita ga cocok lagi, maaf yujin.WATEFAK
-----

KAMU SEDANG MEMBACA
PRÈCIOUS [S2] || Jinjoo Yenyul Chaekkura
FanfictionBagaimana Kelanjutan Percintaan Jinjoo, Yenyul dan Chaekkura?