[Completed] from Hate to Love ✔
[Sequel] The Ohs ✔
jangan benci seseorang atau lo bakal berakhir mencintai dia sedalam-dalamnya -Sejeong
ya gitulah -Sehun (aPA sEh)
kalo lo udh pernah ketemu ma gue berarti lo udah pernah ketemu sama orang paling bre...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Monday, 26 december 2017 Rumah Sejeong 09.00
Sejeong menangis sekeras mungkin saat sampai di kamarnya. Dia menenggelamkan wajahnya dibawah bantal dan berteriak. Mungkin dia memang sudah kehilangan kewarasannya.
Tidak lama kemudian, Sehun membuka pintu kamar Sejeong. Dan bodohnya Sejeong lupa mengunci pintunya tadi.
Merasa ada yang masuk Sejeong dengan segera mengusirnya dengan wajahnya yang masih dia sembunyikan dibalik bantal
"Pergi. Aku gak mau diganggu"
Sehun hanya berdiri menatap sekitar kamar Sejeong. Kamar Sejeong bernuansa pink dan putih yang menonjolkan sisi feminim (apasih). Kamar Sejeong juga terjaga dengan baik dan rapi.
"Nampaknya kau tidak suka dengan nenekmu" Sehun mulai berbicara dan duduk di salah satu sofa yang ada di dalam kamar Sejeong.
Sejeong langsung menegakkan tubuhnya dan menghapus jejak air mata yang ada di pipinya
"Ngapain kamu disini? Sana pergi!"
"Santai. Aku hanya ingin membantumu"
Sejeong menatap Sehun heran.
"Membantu ?"
Sehun berdiri dan mengambil satu buku dari rak buku milik Sejeong.
"Ya, membantumu keluar dari rumah ini"
Sejeong memutar bola matanya. Ya pasti dia akan membawanya keluar, kan dia akan menikahinya
"Kamu kira aku bodoh, sehun-ssi?"
Sehun tersenyum. Bukan, itu bukan senyuman manis atau tulus. Tapi senyuman meremehkan. Sehun menutup bukunya dan melihat ke arah Sejeong. Saatnya serius
"Aku dan Jongin merencanakan sesuatu semalam. Kata Jongin dia tidak ingin melihatmu seperti berada di penjara"
Sejeong mengkerutkan dahinya
"Jadi, aku dan Jongin sepakat bekerja sama membebaskanmu dari sini. Setelah kamu menikah denganku, hak papamu terhadap dirimu akan dicabut"
"What--" omongan Sejeong terputus karena dipotong oleh omongan Sehun
"Bukan berarti memutuskan hubungan kalian sebagai ayah dan anak. Dia tetap papamu dan kamu tetap anaknya"