Jika biasanya hari minggu dihabiskan Jungkook dengan bersantai-santai dirumahnya, sekarang semuanya berubah.
Jungkook selalu datang ke rumah sakit walaupun itu hari liburnya. Bukannya sok rajin tapi Jungkook kesana untuk bertemu gadis pujaannya. Kim Yerim.
Mengingat pekerjaannya sebagai dokter pengganti tinggal 2 bulan lagi, Jungkook benar-benar menghabiskan waktu di hari minggunya untuk bisa berada didekat Yerim walau harus menjaga jarak .
Percayalah, Jungkook masih dan amat sangat menginginkan kekasihnya itu kembali.
Jungkook tak mau jika harus kehilangan Yerim untuk kedua kalinya.
Apalagi Jaehyun, sahabat gadis itu memberinya celah untuk merebut hati Yerim lagi.
Dan menawarkan jalinan persahabatan dengannya.
Jungkook bersyukur Jaehyun selalu ada disisi Yerim, walau terkadang ia merasa iri .
Ia berharap bisa menggantikan posisi Jaehyun atau bertukar tempat dengannya.
"Kau mau kemana Jungkook-ah? " tanya Joohyun melihat penampilan adiknya telah rapi.
"Ke rumah sakit." jawab Jungkook singkat dan mendapati sang kakak sedang sibuk sendiri di sofa ruang tamu.
Joohyun mengangguk kecil mengerti, "Jangan pulang terlalu malam." ucapnya sambil merapikan beberapa pakaian putri kecilnya kedalam tas bergambar keroppi.
"Noona mau pergi?" Jungkook duduk disamping Joohyun, ikut membantu melipat pakaian Taerin.
"Eoh. Aku dan Taehyung akan ke Daegu, Taerin merindukan kakek dan neneknya. Kau mau ikut?"
"Ehm.. Aku dirumah saja. Apa kalian menginap? "
"Tidak, kami akan pulang besok pagi. Taehyung harus menghadiri rapat di Busan besok."
Jungkook mengangguk paham, "Dimana hyung sekarang? " tanya Jungkook melihat keadaan rumah yang sepi. Biasanya Taehyung sangat berisik jika bersama Taerin.
"Masih di alam mimpi. Sejak kapan dia bangun pagi dihari minggu." jawab Joohyun santai membuat Jungkook tertawa geli mendengarnya.
***
"Kau sudah datang dari tadi?"
Jaehyun berjalan menghampiri Jungkook dan duduk dihadapannya. Tak perlu basa basi karna mereka sudah membuat janji bertemu dikantin rumah sakit.
"Belum lama. Mau pesan sesuatu? "
"Tidak. Sebentar lagi aku harus menemui Yerim, kau jadi ikut? "
Jungkook tampak berpikir, "Apa tak masalah jika aku ikut?" tanyanya balik.
"Asal tidak ketahuan kurasa tak masalah."
"Aku merasa seperti pencuri saja." ujar Jungkook lalu diikuti tawa kecil Jaehyun.
"Aku akan membantumu, tapi sekali lagi kuingatkan. Jangan pernah memaksa perasaan Yerim."
Jungkook mengangguk. Dan langsung mengikuti Jaehyun dari belakang.
.
..
.Jaehyun selesai memeriksa keadaan Yoonji, gadis kecil itu telah mengalami perkembangan yang pesat pasca operasi cangkok matanya beberapa waktu lalu.
Yerim tersenyum saat mendengar percakapan Jaehyun dan Yoonji, ia ikut senang Yoonji dapat melihat dunianya lagi.
Dan mendapat orang tua angkat yang begitu menyayanginya.Jaehyun meraih tangan Yerim dan memberikan tongkatnya, "Mau ke taman? Hari ini aku sedang santai." ajak Jaehyun setelah membereskan alat-alat kedokterannya.
Yerim mengangguk dan mulai melangkahkan kakinya pelan. Suara tongkat Yerim seakan menjadi melodi di lorong ruangan anak-anak.
Tanpa ia sadari sebuah senyuman tulus selalu mengiringi langkahnya yang pelan.
Jungkook masih setia mengikuti Yerim dibelakang.
Lima meter.
Jarak yang ia buat agar Yerim tak mengetahui keberadaannya.
Jarak yang ia buat agar bisa terus berada di sisi Yerim tanpa membuat gadis itu pergi.
Jarak yang ia buat untuk sementara waktu....
Tbc........
Lanjut ga?
Kayanya mau unpub story ini lagi😞

KAMU SEDANG MEMBACA
To Me You Are Perfect [JungRi]
FanfictionKisah Jeon Jungkook yang selalu setia dan bertahan sama cinta pertamanya, Kim Yerim... Ga pinter bikin deskripsi🙈🙈 Langsung baca aja ya😉😉 🗨Bahasa Baku🗨 Pict cover by myremkook