Friendly reminder:
Anomali Renjana adalah kumpulan puisi, prosa, dan cerpen
dengan tema berbeda setiap chapternya.
Jadi, sebagai pengingat, simak tandanya.♡: romansa
♧: motivasi
♤: cerita pendek
◇: kritikSekian, silahkan kembali membaca.
■■■
_◇_
Hidup itu tak selalu tentang kisah romansa, sayang.
Tak selalu tentang indahnya masa remaja
dan betapa memabukkannya fatamorgana cintaAir mata punya banyak bentuk, sayang.
Kalau kamu patah hati, diberi janji yang tak ditepati, bahkan diselingkuhi
Lantas menganggap deritamu ialah yang terburuk di muka bumi,Maka aku tak tahu lagi, sayang.
Kamu ini...
Bodoh atau tolol?Karena saat kamu sedang asik menggalaukan orang tak berguna,
Di ujung dunia sana,
Kota terbelah ledakan.Semua orang gemetar ketakutan
Raga, darah, hidup yang aman,
Semua hilang, semua tinggal anganSedangkan para penguasa,
Menaikkan dagu dengan angkuhnya
Melempar gas racun, misil, bom atom,
tanpa rasa dosa.
Baginya hilangnya nyawa adalah fondasi tahtaSaat kamu sedang sibuk meratapi
si manusia tak beradab,
Di ujung dunia sana,
Ada tangan miskin kotor yang menggenggam jerujiTangisnya tak berhenti
Mendekam, meratapi
Nasibnya yang sebentar lagi akan dihukum matiSedangkan para pencuri harta ibu pertiwi,
Duduk manis di balik megahnya pagar besi
Membeli penjara lalu meloloskan diriPenguasa sibuk memperluas negeri,
Wakil rakyat korupsi.
Dan kau, sayang,
Hanyalah saksi bisu yang tak mau beraksiButakah kau, sayang?
Pengemis di depan mata kau lewati
Bisukah kau, sayang?
Menyuarakan kebenaran saja kau tak sudi
Tulikah kau, sayang?
Korban bencana merintih tapi kau tak sepeserpun memberiSadarkah kau... sayang?
Dunia bukan lagi tempat asri,
Atau pusat teknologi tingkat tinggiBumi...
Kini hanya bilik penampungan yang dipenuhi
Iblis-iblis kotor tak berhatiOh,
Dan sayang,
Jika saat ini kau masih menganggap diri
sebagai orang termenderita di muka bumi,Maka iblis-iblis itu...
Salah satunya adalah kau sendiri.¤¤¤
[25.1.19]
◇Ginormica_Rexa
KAMU SEDANG MEMBACA
Anomali Renjana
Poesía"Ada pesan tersirat dari dalam sanubari Tentang cinta, tentang patah, dan tentang benci Ada bekas luka dan serpihan hati Yang akan kupeluk, kupendam sampai mati Dariku, untukmu, Lewat pesan-pesan ini, akan kubuat kamu.. tak lagi menganggapku debu." ...