09

253 43 20
                                    

Perihal seberapa kuat keinginanmu, harus kau perjuangkan sekeras yang kau bisa, sebebal yang kau mampu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Perihal seberapa kuat keinginanmu, harus kau perjuangkan sekeras yang kau bisa, sebebal yang kau mampu. Pahamilah dengan baik, kau tidak akan dilahirkan tanpa harapan. Setiap kelahiran adalah harapan; doa bagi semesta.

Dua minggu kemudian...

Osaka, Jepang.

Gemuruh suara teriakan. Kerlap kerlip lampu dimana mana, menyilaukan mata. Ribuan orang berkumpul terus meneriaki nama ketujuh pria tampan pujaan mereka.

Tentu saja salah satu dari ketujuhnya adalah Kim Namjoon. Pria yang berdiri dengan senyum manis dan jangan lupa lesung pipinya.

Tangannya masih senantiasa melambai kepada ribuan penggemar yang meneriaki namanya. Sambil sesekali memberikan fly kiss secara acak. Senyum manisnya seperti menunjukkan dia adalah orang yang paling bahagia dimuka bumi ini, tapi tidak pada kenyataan dibalik panggung. Kisah hidup Namjoon tidak lebih dari kata miris.

Ia memikirkan bagaimana semua orang menemukan harapan dihidupnya. Tanpa ia sadari, hidupnya tak punya secercah harapan.

Selesai sudah penutupan konser hari kedua mereka di Osaka, Jepang. Ketujuh membernya langsung berjalan gontai keruang tempat mereka bisa beristirahat dan bernapas lega, bahwa tugas mereka hari ini telah selesai.

Namjoon memegang pundak Jimin yang tampak sangat kelelahan.

"Kau baik baik saja Jim?" tanyanya.

"Aku baik baik saja hyung, hanya sedang mengatur napasku" Jimin memandang lengan Namjoon yang sudah tidak berbalut perban lagi.

"Bagaimana dengan lukamu itu hyung? Apa sudah membaik?" lanjut Jimin.

Namjoon melihat lengannya lalu berkata, "Kurasa sudah membaik, tapi bekasnya mungkin agak sekidit susah untuk hilang"

Jimin mengangguk paham, setelahnya ia mendapat lemparan air mineral dari pria yang sedang berjalan kearah mereka dengan senyum kotaknya yang seperti tidak ada masalah.

"Gomawo Taehyung-ah," ucap Jimin lalu menegak air tadi.

Taehyung beralih menatap Namjoon, dan Namjoon juga menatap Taehyung mata mereka bertemu, dan jadilah adegan tatap menatap disini.

"Apa?" ucap Namjoon ketus.

"Hmm... Aku ingin menanyakan kabar Hyerin, apa dia baik baik saja?"

"Dia baik baik saja dan tetap bahagia. Aku selalu memastikan itu untuknya, kau paham!" balas Namjoon, ia sedikit sensitif jika ada orang yang menanyakan kabar Hyerin.

Seoul, Korea

Hyerin menatap lurus sebuah benda persegi didepannya. Ia masih setia menatap televisi itu, untuk kali ini gadis itu sedikit terhibur dengan apa yang Namjoon lakukan.

Namjoon meminta salah satu staff untuk menayangkan siaran langsung konser mereka, yang tentunya sudah tersambung langsung dengan televisi dirumahnya. Namjoon benar benar ingin Hyerin melihat penampilannya.

MY PASSION • KNJ ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang