Seungmin bertopang dagu dengan matanya yang terfokus pada layar komputernya. Pekerjaannya udah selesai dari lima belas menit yang lalu, namun ia bingung mau ngapain. Mau keluar ke kantin kantor belum jam istirahat, buka ponselnya juga nggak ada yg seru. Alhasil sedari tadi dia cuman bertopang dagu sambil maju-mundurin kursi kerjanya yg beroda.
"Min, lo ngapain sih?"
Teman dimeja sebelahnya menghentikan kegiatan absurd Seungmin.
"Injuuun, gue gabuutttt..."
Renjun, pemuda manis itu berdecak.
"Lo tuh ya nggak ada faedahnya banget sih dari tadi mainin kursi. Nih mending lo kerjain kerjaan gue aja biar nggak gabut."
Puk!
Penghapus karet melayang ke kepala lelaki asal China tersebut.
"Keenakan lo bangsat."
"Kan tadi katanya gabut, gue tawarin kerjaan malah ditolak."
Renjun yang kesal kembali fokus pada pekerjaannya yang sempat tertunda.
"Ya nggak kerjaan lo juga, Njuuunnn..."
"Ya terus lo mau ngapain, Min?"
"Nggak tau."
Bibir Seungmin mengerucut lucu, Renjun yang ngelihatnya mendengus.
"Dasar dodol."
Lelaki manis bersurai kecoklatan itu kembali bertopang dagu sambil memandang sekelilingnya. Tiba-tiba sepasang jemari menutup matanya dari belakang.
"Loh kok gelap?! Heh siapa nih?! Kok mata gue ditutup?! Njun, nggak usah jail deh."
Renjun yang dibawa-bawa namanya refleks menoleh ke arah Seungmin yang tengah ditutup matanya oleh seseorang. Orang itu memberi aba-aba pada Renjun agar tidak memberi-tahu Seungmin.
"Apaan sih orang gue dari tadi dimeja gue."
"Ck. Siapa sih? Gausah becandaan deh."
Seungmin berusaha melepaskan tangan tangan orang tersebut, tapi tidak bisa. Tenaganya kalah besar.
"Siapa hayo..."
"Hyunjin?!"
Kekehan lolos dari seseorang yang disebut Hyunjin itu. Tangannya mencubit pipi Seungmin gemas.
"Gemes banget sih gue sama lo."
"Apaan sih, sakit bego."
"Kasar deh, gue cubit nih bibir."
"Berisik."
Yang lebih muda menatap layar komputernya, pura-pura sibuk.
"Ngambekan banget sih..."
Hwang Hyunjin, usak kepala yang lebih muda lembut.
"Jin, nih pacar lo dari tadi kayak orang gila. Gabut dia."
Terkutuklah mulut laknat Renjun yang terlalu sok tau.
"Pacar apaan sih, orang gue gak punya pacar." sungut Seungmin, matanya melirik temannya itu sangar.
Hyunjin cuman terkekeh, ngebuat lelaki 23 tahun itu makin keliatan ganteng.
"10 menit lagi jam istirahat, mau makan bareng?"
Yang lebih muda mengernyit.
"Makan apaan?"
"Batu mau?"
