CHANGE ★★★★★★★★

4.9K 399 59
                                    

Note: Di sikip aja kini si kembar SaraKen(anakSasuSakuAdikNaruto) usia mereka 17tahun, dan Naruto 20tahun sementara semua pairing(baca Chapter1) 43tahun kecuali FugaMiko, MinaKushi usia (53) dan MenmaIno (41)

..
..

Chapter 8: Siapakah Naruto?

..
..

Naruto menatap gedung dengan banyak cermin di sana, ketinggian tiada tara, dan tentu saja milik Uchiha oh! Keluarga Uchiha mengelola bisnis Real estate jadi banyak gedung-gedung yang sudah didirikan mereka. Naruto diperintahkan oleh sang ayah Uchiha Sasuke untuk menghantar dokumen yang tertinggal di mansion, ia tidak menyangka orang sehebat Papa Sasu bisa lupa.

"Adik kecil kamu mau kemana?" tanya salah seorang pekerja di sana, dan Naruto mengerutkan keningnya.

Apa mereka tidak melihat Naruto menggunakan lif peribadi pemilik gedung ini. Ia menghela nafas tanpa buang waktu atau mengeluarkan suara ia mengeluarkan kartu identitas miliknya bertapa terkejutnya pekerja tersebut.

"Maafkan saya Hime-sama, jika anda ingin bertemu dengan direktur beliau ada di lantai sembilan puluh." ujar pekerja tersebut, dan Naruto hanya menganggukkan kepala lalu masuk ke dalam lif.

Naruto bersenandung kecil tanpa memerhatikan siapa yang ada di dalam lif. Oh ternyata ada orang yang sama dengan dirinya untuk bertemu dengan sang ayah.

"Gadis kecil, kamu mau kemana?" tanya pria berambut pirang keemasan di sampingnya.

Naruto terkejut setengah mati dengan sengaja melempar handphone miliknya ke wajah pria paruh baya tersebut tanpa rasa bersalah sama sekali. Pria paruh baya bermarga Namikaze tersebut tentu saja menahan amarahnya karena sejak dua menit yang lalu karena Naruto sangat lama berada di depan lif.

"Ah! I'm sorry Mr Namikaze!" pekik Naruto lagi-lagi tanpa perasaan bersalah. Sudah sejak lama ia ingin melempar barang ke wajah kepala keluarga Namikaze tersebut akhirnya tercapai juga berkat tanpa perasaan yang ia miliki.

"Tidak apa-apa gadis kecil jadi kamu mau kemana?" tanya Minato lagi seketika ia menghela nafas lelah bicara dengan gadis tersebut.

"Saya dan tidak sopan perkenalkan saya Uchiha Naruto Putri sulung Uchiha Sasuke, dan Uchiha Sakura tujuan saya kini menemui daddy." ujar Naruto dengan suara datar biarpun ia ingin bicara seceria mungkin. Namun, gen Sasuke sangat dominan di dalam dirinya.

"Ah! Jadi kamu yang selalu dibanggakan oleh Fugaku." Minato melihat Naruto dari kaki hingga ke kepala lalu mendengus pelan.

'Andai saja Haruto masih ada gadis di depanku bukan tandingannya.'

'Pria tua kolot! Aku tau raut wajah busukmu itu! Bahkan jika cucumu masih hidup aku lebih unggul darinya yah aku berterima kasih atas gen Uchiha, dan eksperimen gila aunty Kyuu.'

Ting!

Lif akhirnya sampai di lantai (90)* Naruto keluar telebih dahulu sebelum Minato kedua manik berbeda warna saling melirik tajam.

"Maaf Mr Namikaze sepertinya saya lagi-lagi tidak sopan, saya harus menghantar dokumen daddy." Naruto melengos pergi tanpa menatap Minato.

"Anak tidak sopan santun! Kenapa Fugaku selalu memuji cucu kurang ajarnya itu." Minato geram dengan ketidaksopanan Naruto hingga urat-urat kemarahan timbul di sana sini.

..
..

..
..

Brk! Krek!

Pintu kantor Sasuke menjadi mangsa pelepasan kemarahan Naruto hingga seorang wanita yang mencoba menggoda Sasuke terbaring di bawah meja memperlihatkan underwear miliknya.

"Daddy sekali lagi anda meninggalkan dokumen penting di rumah. Naru akan membakarnya, dan siapa wanita ini." dengan kejam si sulung Uchiha menginjak perut wanita tersebut hingga wanita berlabel J*l*n* mengaduh kesakitan.

"Usir saja Daddy tidak sanggup melihat kecentilan wanita ini." tanpa ba-bi-bu Naruto sudah memerintahkan dua pria kekar berjas hitam, berkacamata hitam melempar wanita itu. "Sejak kapan mereka ada di sini?" tanya Sasuke tanpa melirik putrinya sama sekali.

"Sejak Naru menginjak kaki di gedung ini nah Daddy Naru harus pergi sebentar lagi ada rapat bersama grandpa." Sasuke hanya mengangguk pelan hingga ia menghela nafas mendengar bangkai pintu kantor miliknya berbunyi saat Naruto menginjaknya.

"Ah! Kenapa tenaga Sakura harus ada di dalam diri Putri cantikku." Sasuke menggeleng pelan.

"Maaf Uchiha-sama, Namikaze-sama sudah menunggu anda di ruang rapat." Sasuke sudah menyelesaikan tugasnya sekarang dokumen sudah ada jadi ia harus rapat dengan Namikaze grup untuk penggabungan mendirikan sebuah resort terbesar di konoha.

..
..
..

Jika Uchiha melonjak naik di permukaan sana, berbisnis, memiliki real estate sendiri, usaha keras penuh keringat. Namun, di dunia bawah juga Uchiha ditakuti karena satu alasan yaitu Yakuza memang di zaman modern ini Yakuza seolah-olah dilupakan di dunia yang damai tetap saja di dunia bawah Uchiha sangat terkenal dengan kesadisan, dan kekuatan tersembunyi mereka. -malah ada Fantasy-nya-

Uchiha Madara pemimpin Uchiha dunia atas sekaligus dunia bawah mengatakan bahwa dirinya akan pensiun lalu cucunya yang akan mengganti posisi pemimpin. Namun, ramai orang kepercayaan Madara tidak setuju belum tentu orang yang akan mengantikan Madara sehebat beliau.

"Kalian meragukan pilihanku! Kalian meragukan darah Uchiha!!" teriakan Madara mengakibatkan dampak yang besar hingga para bawahannya berlutut hingga kepala menyentuh lantai.

"Grandpa, what happened?" Naruto yang sudah tiba sekitar (30)* menit yang lalu terkejut dengan pemandangan ruang rapat sekarang.

"Nothing, kenapa cucu manisku terlambat." Madara melambaikan tangannya agar Naruto mendekat, dan gadis tersebut mengangkat bahu lalu menuju ke arah kakeknya.

"Daddy meminta Naru menghantar dokumen yang tertinggal di mansion lalu ada sedikit kendala, Naru bertemu dengan monster pirang." Naruto terkekeh pelan saat mengingat raut wajah Minato.

"Hmm.. Jadi rapat di mulai sekarang." Madara melepaskan aura mencengkamnya agar para bawahannya bisa bergerak.

Rapat mereka memakan waktu selama (5)* jam karena ramai yang tidak bisa menerima gadis berusia (20)* tahun menggantikan Madara sebagai pemimpin mereka. Naruto merasa dipermalukan dengan kemampuannya yang melebihi para Uchiha terdahulu akhirnya Naruto diterima dengan tangan terbuka.

Naruto yang berawal dari gadis kecil yang malang menjadi orang yang hebat. Ia bahkan tidak berkedip saat menusuk salah seorang dari bawahan kakeknya tentu saja Naruto menusuk di tempat yang tidak membahayakan nyawa.

"Hormat kepada Hime-sama!! Kami bersumpah akan terus berada di pihak Hime-sama!! Kesetiaan kami!! Nyawa kami!! Hidup kami!!" sorak sorai para bawahan Madara membuat pria paruh baya tersebut merasa puas hati.

Jadi siapakah gadis bernama Naruto tersebut? Banyak pertanyaan yang mucul di setiap otak para bawahannya. Namun, mereka pasti Naruto adalah satu-satunya yang akan menumpas kejahatan, pemberontak dari musuh abadi Uchiha yaitu Otsutsuki.

..
..

TBC!!

Yahooooo!!!!! Saya kembali membawa berkah kepada para reader's yang Setia menanti saya yang selalu PHP kepada kalian semua....

Mau satu tahun fic ini tidak dilanjutkan tetapi udah dilanjut kan? Kalian puas saya juga senang dan saya akan bertahap melanjutkan fic yang lain. Jadi bersabar ya...

Silahkan TEKAN ★ DAN TULISKAN 📝 KALIAN YANG DISEDIAKAN DAN JUGA JIKA ADA IDEA JANGAN SUNGKAN UNTUK MEMBERIKANNYA DAN STAY TUNE YA!!

CHANGE Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang