Jungkook menatap Cooky dengan ragu. kelinci itu sama sekli tidak akan melepaskan Shooky dalam waktu dekat ini. Jungkook paham sebenarnya, masih mengingat ucapan Jimin tadi malam. Cooky pasti takut, dan tidak ingin merasakan api membakar ikatannya dan membuatnya sesak. Cooky pasti takut, untuk kehilangan seseorang yang ditentukan alam untuknya. dia pasti merasakan bagaimana dirinya akan mati jika tidak ada Shooky disisinya atau bahkan jika Shooky lagi - lagi mencoba menyangkal. kelinci itu ingin mencoba membuat Shooky percaya padanya. percaya bahwa dia aman di sekitar si kelinci. tetapi Jungkook tidak bisa membiarkannya. mereka harus berbicara, Shooky harus membicarakan segalanya. Jungkook tidak bisa diam di tempat, melakukan hal bodoh dengan menunggu sementara orang lain yang juga terikat dengannya diluar sana perlahan - lahan mencoba untuk bernapas lebih banyak. atau bahkan waktu yang telah diberikan terbuang sia - sia. dia tidak ingin hidupnya menjadi lebih kacau daripada apapun lagi. sudah cukup, dia harus tahu kebenarannya dari Shooky.
jadi disinilah dia sekarang, bersyukur bahwa kelasnya dikosongkan hari ini dan waktu untuk mengambil informasi bisa lebih banyak lagi. tangannya masih sibuk mengadon beberapa bahan campuran untuk memperbaik Shooky. tadi pagi, dengan malu - malu ketika Cooky bertanya tentang bagaimana menyembuhkan lukanya, Shooky mengatakan bahwa dia baik - baik saja dengan adonan kue cokelat biasa. Jungkook hampir tertawa, mengetahui bahwa Shooky adalah sebuah kue kering lucu yang pemalu, tetapi Shooky menatapnya tajam dan bergerak memukulnya dengan kekuatan yang bahkan seringan bulu. Jungkook merasa hangat dengan kedekatan baru ini. tetapi sedikitnya dia berpikir, Shooky tahu bagaimana cara penyembuhan tubuhnya sendiri, apakah itu berarti Shooky sering mengalami luka? Jungkook ingin bertanya, tetapi dia tidak cukup waktu ketika Shooky menatapnya untuk tidak menanyakan apapun bahkan sebelum Jungkook menyuarakannya.
apakah sebegitu kuat koneksi tentang belahan jiwa ini?
Jungkook menghela napas pelan, memperhatikan Cooky yang duduk dibelakang Shooky, menjaganya dengan baik. ikut memperhatikan kegiatan Jungkook. sebenarnya Jungkook ingin berbicara tanpa kehadiran kelinci sensitif itu hari ini, tapi dia tahu dia-, mereka tidak memiliki privasi satu sama lain. itu terbuka, karena Cooky adalah dirinya juga. jadi, Jungkook harus pintar untuk memilih kalimat atau jika tidak Cooky akan mulai berulah. dengan adanya Shooky, dia pasti akan jauh lebih sensitif lagi.
"Shooky - yah, kesini sedikit?" Jungkook perlahan mengarahkan Shooky untuk mendekat padanya . Shooky menurut tanpa kata - kata, membiarkan Jungkook mengusap olahan ke bagian tubuhnya yang retak dengan kuas lembut. Shooky mendengkur sedikit, kemudian menutup wajahnya malu. Cooky erlihat hampir mati dibelakang karena kelucuan dan Jungkook terkekeh, benar - benar menyuarakan kekehan gelinya. "Tidak apa - apa, Shooky-yah. tidak ada yang mengintimidasimu disini. tenang saja oke? dan katakan jika itu terlalu berlebihan untukmu, ya?" Shooky mengintip dari tangan kecilnya dan mengangguk. Cooky mengomel beberapa kata imut dibelakangnya dan Jungkook benar - benar merasa bahwa Cooky sudah dicambuk untuk Shooky. kepincut. berpikir sejenak lewat, bagaimana Dia dan Yoongi akan bertemu? apakah nanti dia akan seperti Cooky? kepincut dan menjadi lebih bodoh dari dirinya saat ini? Jungkook menggelengkan kepalanya kuat- kuat dan Cooky mencibir dikepalanya. "jangan berpikir hal yang aneh - aneh dan fokus pada kerjaanmu, Jungkook. jika kau menyakitinya, aku akan menggigitmu!" Cooky menunjukkan giginya, mencoba mengintimidasi Jungkook yang hanya mendengus dan menepuk kepalanya dengan gemas. "aku yang harus mengatakan kepadamu untuk berhenti mengomel dan mengotori kepalaku dengan ungkapan betapa kau menginginkan Shooky. dasar kelinci kasmaran!"
Cooky melotot, menggapai untuk melakukan pukulan kepada paruh dirinya, tetapi Jungkook semakin gencar untuk mengejek. Shooky memandang kegiatan keduanya. merasa begitu hangat di dalam dadanya. dia termenung, mengingatkan dirinya bagiamana kebersamaannya dengan Yoongi. dia merindukan Yoongi sekarang dan khawatir bagaimana keadaan sang paruh jiwanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Soul-Bond(Mate) - YoonKook✔
Fiksi Penggemar[C O M P L E T E]✔ Cooky menemukan Soul-Bond berbentuk kue cokelat kering yang mungil di depan toko roti, berlindung dari rintik hujan yang semakin deras di bawah famplet kayu. Kedinginan dan sedikit retak di antara kaki dan tangan mungilnya. Sedih...