chapter 2

6 0 1
                                    

Mars bramasta

.
.
.
.
Namaku Mars Bramasta aku mempunyai adik perempuan tepatnya twinsku ya kembaranku . Namanya Venus Bramasta adikku dan aku memiliki banyak kesamaan dari mulai mata yang berwarna coklat muda , rambut hitam legam serta wajah yang mirip . Perbedaan kami hanyalah kekuatan yang aku miliki entah sejak kapan aku bisa tak terlihat bahkan bisa mengeluarkan sinar hijau bila aku sedang dalam bahaya sinar itu berfungsi sebagai pelindung sekaligus tameng bagiku.

Harry perdinan adalah nama ayahku. Dan lisa ariana adalah nama ibuku .

Pagi pagi sekali aku dan adiku di ajak ayah dan ibu pergi ke rumah tante tamy. Sesampainya aku di sana aku ikut masuk karena aku sedikit penasaran dengan aura yang muncul di dalam rumah itu.
Aku tak tahu apa yang ada di dalam rumah itu sejak pertamakali aku melangkahkan kakiku bersama dengan ayah dan ibuku aku merasa ada yang janggal .

"Bi minah panggilkan samudera suruh kemari " ucap tante Tamy.

Bi minah pergi ke lantai 2 dan beberapa menit kemudian ia telah kembali dan segera pergi ke dapur untuk membuatkan minuman .

"Maaf ya lis sam agak lama "kini tante tamy berbicara dengan ibuku .

"Iya tak apa anak muda toh " ibuku berbincang-bincang ringan dengan tante Tamy.

"Itu sam sudah datang " Tamy melirik putranya yang sudah berdiri di sampingnya.

"Sam sini duduk . Kenalkan ini om harry . ini tante lisa dan ini mars puteranya "

"Salam kenal "pria yang di panggil sam itu segera duduk di kursi yang kosong.

"Bi minah " sam kembali berbicara .

"Ya den ada apa ?" Tanya bi minah .

"Panggilkan bintang kesini saya mau bicara "

Bi minah segera pergi ke lantai dua tepatnya ke kamar yang ada di sana .
Beberapa menit kemudian datang seorang gadis cantik dengan rambut yang di biarkan menjuntai wajahnya sangat cantik bahkan saat aku melihat matanya rasanya aku tak bisa lepas memperhatikannya . Dia duduk di sebelah samudera .

Mereka sedari tadi malah sibuk telepati itu membuatku kesal hingga akhirnya aku memutuskan untuk melakukan telepati pada keduanya.

' heh kalian jangan membuat pembicaraan di sini ' aku berbicara dengan nada dinginku mungkin mereka terkejut jika aku sama dengan mereka berdua.

'Kamu siapa kenapa..."gadis itu bertanya padaku namun aku segera memotong pertanyaannya .

' siapapun aku yang pasti aku sangat senang jika kakakmu itu membatalkan perjodohan ini .' Aku segera menghentikan telepatiku agar tak ada yang curiga.

Setelah telepati itu aku hentikan mereka berdua muali berbisik bisik entah apa yang mereka rencanakan aku tak tahu .

"Ehm ehm , bagai mana sam kamu mau tidak di jodohkan dengan puteri om harry " kini tante tamy yang berbicara .

"Kalau sam sih boleh ,tapi dengan 1 syarat kalau sam gak mau ninggalin bintang . Kemanapun sam pergi harus sama bintang " sam menjawab sambil menatap ibunya .

"Bagaimana harry "kini tanye Tamy  bertanya pada ayahku .

"Selama bintang tidak menjadi pengganggu tak apa lah "ayahku menyetujui satu syarat dari samudera.

Saat aku sedang menatap gadis itu dia menatap ku dengan tajam saat itulah aku menyadari matanya sangat indah tak ada mata yang lebih indah dari mata gadis itu . Dia tersenyum ke arahku namun senyuman menantang yang ku lihat aku segera memalingkan wajahku menjauhi tatapan gadis itu.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 06, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Bring It On AngelTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang