Chapter 2

1 0 0
                                    

Untuk hari ini, Bu Astuti memberi keringanan untuk anak muridnya yang terlambat. Dan sontak itu membuat murid yang telambar bersorak gembira karna mereka terbebas dari hukuman yang pastinya hanya itu itu saja.

"Makin sayang deh gw ama bu Astuti." Qian dengan nada gembira

"Heh anak moa, sekarang aja lu puji nanti kalo dia ngajar lu maki-maki" tawa Nayya

"Ya kan itumah beda lagi" jawab Qian

"Ck. Anak labil" gumam Nayya tetapi masih terdengar oleh Qian

"Bodoamat yang penting gw dah punya doi dripda lu jomblo" ledek Qian

"Lu kan bucin sama si doi" balas nayya tidak mau kalah

"Nanti kalo doi cuek aja ngedumel sendiri kayak orang stres" lanjut Nayya dengan tawanya

"Ih Nayya kok lu jahat banget si ama gw" mencurutkan bibirnya

"Bodoamat lu bucin, haha." ledek Nayya

"Awas lu ya kalo lu punya doi gw tikung." omel Qian

"Awas juga ntar gw tikung balik duluan." balas nayya berjalan meninggalkan sahabatnya

"Ihh lu nyebelin banget si" menghampiri nayya

•••

Keadaan di kelas XI IPA 2 sangat rusuh,karna beberapa menit yang lalu sang ketua kelas memberi tahu murid kelasnya bahwa guru-guru sedang melakukan rapat dengan kepala sekolah.

Nayya dan sahabat-sahabatnya memutuskan untuk ke kantin sebagai tempat menghilangkan kegabutan mereka.

"Eh kok walikelas kita ga seru banget si udah nenek-nenek cerewet banget lagi" Nazila dengan nada kesalnya

"Iya kenapa harus dia si,dia baru perkenalan aja udah cerewet banget apalagi nanti pas belajar." timpal Nayya

"Gw juga jadi males masuk kelas yang baru ini,anak cowonya pada caper-caper." sahut Canaya

"Yaudah si terima aja, emang udah takdir kali kita dikelas itu." seru Qian dengan santay.

"Yeuh lu mah enak ada doi."
Nazila menyonyor kepala Qian

"Iya dong enak bisa pacaran terus" Jawab Qian memamerkan deretan giginya

"Dasar bucin." sahut Nazila, Canaya, dan nayya berbarengan

"Dasar Jomblo." balas Qian

"Yang penting ga bucin" ledek Canaya

Seketika mereka hening. Tidak ada yang berbicara. Tiba-tiba datang segerombolan cowok yang bisa dipastikan disalah satu segerombolan cowok itu ada sang Troble Maker. Diketahui segerombolan cowok itu adalah anak kelas XI IPA 2.

"Eh ada doi lu noh" seru nayya kepada Qian

"Iya elah gw liat" jawab Qian

"Ga lu samperin?" tanya canaya

"Ga ah, dia lagi ama temen-temen nya." jawab Qian

"Eh lu liat deh tuh si Bagas ngeliatin si zila aja" seru nayya

"Iya daritadi pas dikelas juga dia udah ngeliatin si zila." balas Canaya

"Cie kayaknya nanti ada yang kasmaran nih" goda Qian

"Ih apansi lu pada,gw mana mungkin jadian ama dia." elak zila kepada sahabatnya

"Gausah muna deh,padahal mah hati lu seneng kan." goda nayya

"apansi nay engga ih" elaknya lagi

Semuanya tertawa melihat Nazila yang salah tingkah karena diliatin seorang cowok dan di goda dengan sahabat-sahabatnya.

•••

Bel pulang sekolah berbunyi. Para siswa dan siswi SMA Angkasa Raya bergegas dari kelasnya dan kembali kerumahnya masing-masing.

"Ayo balik lama-lama amat si lu pada" omel canaya

"Iya sabar tuan putri"goda nayya

"ck. Tuan putri tai ledik kali." timpal Nazila

"Anjir lu pada." balas Canaya
"Kuy balik" ajak Qian

"Lu ga balik bareng doi lu itu?" tanya Canaya

"Enggak, hari ini gw mau balik ama kalian aja." balas Qian

"Tumben, biasanya juga nempel mulu lu ama doi" sindir nayya
"Ga semuanya tentang pacar." jawab Qian dengan santay meninggalkan sahabat-sahabatnya

"Kesambet apantuh bocah ya"tanya Nazila

"Au gw juga ga ngerti ama dia." jawab Canaya

"Udah lah ayo balik." ajak Nayya

aku,Kamu, dan Masa LaluTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang