41. Addictive

3.1K 472 19
                                    

— Doyoung Point of View —

"Tamu gue bulan ini udah dateng..."

Gue diam gak berkata-kata, gak tau juga kenapa gue tiba-tiba gini.

"Doy, lo masih disana gak? Ohok ohok." Tanyanya setelah beberapa saat karena gak kunjung mendapatkan jawaban dari gue.

"Masih, Sie."

"Gue boleh minta tolong sama Kane gak?"

"Buat apa?"

"Beliin... itu." Ucapnya dari balik telfon dengan ragu dan gak terdengar meyakinkan. Maksudnya 'itu' yang Siena bilang, roti jepang kan ya?

"Itu apa?" Gue menanyakan ke Siena untuk lebih jelasnya. Karena siapa tau yang dia maksud bukan roti jepang.

"Gak usah pura-pura bego, Kim Doyoung! Ohok ohok." Emosi dia. Suara dia juga sedikit teriak, otomatis gue menjauhkan handphone gue dari telinga gue. Gue masih ingin telinga gue berfungsi dengan baik.

"Ya habisnya lo gak jelas? Yang spesifik dong? Lo minta dibeliin lap pel? Mau ngelap toiletnya, gitu? Hm?"

"Hhhh," hanya dengan mendengar suaranya Siena aja gue bisa nebak kalau dia lagi memutarkan kedua bola matanya karena jengkel dengan sikap gue sekarang. "Lo pikir deh. Gue di toilet gak bisa keluar soalnya tamu gue dateng bulan ini. Gue minta tolong untuk beliin 'itu' nah menurut lo 'itu' ini apa? Lo kira gue minta dibeliin lap pel?!"

Oh oke, Siena mau minta tolong dibeliin roti jepang pasti kan? Bukan obat pereda nyeri atau bahkan lap pel, ngapain juga gue nanya dia mau dibeliin lap pel? Kurang bego dasar Kim Doyoung.

"Ya terus apaan? Kan bisa aja lo minta dibeliin obat pereda sakit?" Gue udah paham betul apa yang Siena maksud, cuma gue masih kerjain aja Siena. Gak tau dia gue disini lagi senyum-senyum sendiri soalnya berhasil bikin Siena jengkel. Siena kalau marah lucu, kayak kurcaci.

"Ah terserah! Gue keluar aja dari toilet!"

"Ya jangan! Bentar gue beliin dulu. Lo diem disitu."

"Emang gue minta dibeliin apa? Ohok ohok."

"Roti jepang kan?"

"..."

"Sie kok diem aja? Mau dibeliin gak?"

"Lo gak malu beliin gue roti jepang?"

"Ngapain malu?" Menurut gue, gak ada salahnya kalau cowok beliin roti jepang untuk temennya kan? Kayak? Kenapa harus malu? Dateng bulan kan hal yang emang biasa di kalangan perempuan.

"Kalau gak malu yaudah tolong beliin gue. Gue udah bosen di toilet, mau keluar. Ohok ohok."

"Bentar, tunggu 5-10 menit."

"Oke." Lalu Siena memutus sambungan telfonnya sepihak. Disisi lain, gue kembali memasukan handphone gue ke dalam saku celana.

"Kane, Kak Doy mau beliin barang dulu buat Kak Siena. Kane tunggu disini aja ya? Jangan kemana-mana. Kalau ada yang ngajak pergi, jangan mau. Kalau ada yang ngajak ngobrol terus nanya-nanya informasi pribadi tentang Kane, atau Kak Doy, Kak Jeno, sama Kak Gongmyung, jangan dikasih. Oke? Bilang aja kakaknya Kane lagi ke toilet kalau ada orang yang nanya."

Adoring Doyoung | Kim DoyoungTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang