Happy Reading
Kelas 1-A terlihat berbeda hari ini, terlihat seorang bocah yang menangis dan seorang bocah lelaki di samping nya yang hanya menatap dengan mata polos nya.
“Pokoknya nilai Jisung harus 90, kenapa Felix yang 90?”
“Jisung, tapi memang Felix yang mendapatkan nilai 90. Lagipula nilai Jisung juga bagus, 85. Hanya selisih sedikit bukan?” .
Yup, kelas yang di tempati oleh Felix, Jisung dan Changbin ini hening karena tangisan Jisung.
Bocah itu menangis karena nilainya yang buruk di bandingkan dengan Felix, yang sudah ia anggap sebagai rival.
Sifat dari sang Ibu menurun dengan sempurna padanya.
“Tidak. Felix hanya anak miskin, seharusnya nilainya jelek .”
Jisung masih saja kekeuh dengan pendirian nya, sang guru hanya menatap keduanya dengan bingung.
Felix menundukan kepalanya dalam saat sosok di samping nya terus saja berdebat dengan sang guru.
“Kang-saem, Felix dapat jelek tidak masalah kok. Biar Jisung saja yang nilainya bagus .”
“Tapi Felix, tidak semudah itu. kau kan yang mengerjakan soal dengan benar sempurna tadi .”
“Felix tidak apa-apa kok, Umma juga tidak akan marah .”
Sang guru menatap Felix dengan kagum, bocah sekecil ini sudah tau apa itu ikhlas. Jika ia menjadi Felix, mungkin ia tidak mau menukarkan nilainya pada orang lain, apalagi yang selalu menyakitimu.
Tapi Felix berbeda, ia benar-benar sosok malaikat. Membuat siapapun siap mengulurkan tangan saat ia tengah terluka .
“Baiklah. Felix memang anak pintar .”
SANG Guru langsung mengganti nilai keduanya, membuat Felix tersenyum kecil, sementara itu Jisung tersenyum lebar.Tidak sepenuhnya mengganti, hanya melegakan Jisung agar anak itu tidak menangis lagi.
Teng
Teng~
Teng~‘Anak-anak, karena bell sudah berbunyi kalian boleh istirahat, keluar dengan tertib ya .”
“Iya Saemmm~”
Felix langsung berlari menuju tempat duduknya dan menghampiri Changbin yang memandang nya dengan cemberut.
‘Changbin kenapa? Marah ya?”
“Kenapa Felix mau mengalah begitu saja? Jisung kan jahat sama Felix .”
“Felix tidak apa-apa kok, lagipula membantu teman itu menyenangkan .”
Felix tersenyum, menampakan eye smile nya yang tampak manis .
Mau tak mau Changbin tersenyum juga.“Baiklah, kalau Felix suka, Changbin akan suka juga, sekarang kita makan bekal di taman ya .”
Felix mengangguk dengan semangat, ia lalu mengeluarkan bekal nya dari dalam tas dan mendekapnya di dalam dada.
Dua bocah kecil itu langsung berlari menuju taman, mereka berhenti di bawah pohon Maple yang sangat rindang.
Felix membuka bekalnya dengan mata yang berbinar-binar. Membuat wajahnya terlihat sangat menggemaskan.
“Felix bawa apa hari ini?”

KAMU SEDANG MEMBACA
∞Marionette → HyunMin SeungJin
Fanfic﹏﹏ Seungmin, seorang Trainer di SH Ent harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya, di perkosa sang CEO,di keluarkan dari agensi, dan harus mengandung benih dari sang CEO. Setelah sekian lama ia pergi dari agensi, apa yang akan terjadi saat takdi...