kenapa?!

449 21 8
                                    

Thariq:
What?? Serius??
Kapan jadiannya?

Atta:
Tadi sore

Saaih:
Dimana?

Atta:
Ditanam

Saaih:
Maksud gw......
Acara pj nya dimana?

Sohwa:
Di mall gw aja

Thariq:
Ok
Btw sekarang jam 6 sore
jadi buat cewek cepatan siap nya

Fatim:
Aman boss

READ

SKIP SAMPAI DI MALL

POV SOHWA

gw, fatim, dan jidah sampai di mall. Gw ngelihat ada saaih dan thariq tapi tidak ada atta.

"atta mana?" tanya gw ke mereka

Mereka hanya mengeleng karena ga tau. Kita pun masuk ke restoran jepang yang lumayan terkenal di jakarta

Udah 20 menit nunggu tapi atta belum datang juga. Akhirnya kita memutuskan untuk memesan makanannya duluan

Udah setelah jam atta tetap belum datang bahkan makanan kami sudah datang.

Gw jadi khawatir dengan atta langsung mencoba menelfon atta. Tapi tidak di jawab.

Gw jadi tambah khawatir dengan atta takut terjadi sesuatu yang tifak di inginkan

"saaih atta mana sih?!" tanya gw

"gw gatau" jawab mereka

"tadi dia bilang dia mau beli bunga buat lo jadi ga bareng sama kami" ucap thariq

"tapi ga mungkin selama ini kan kalau mau beli bunga" ucap gw khawatir

"iya juga sih tapi gimana lagi" ucap jidah

Tiba2 hp saaih berbunyi

"dari siapa?" tanya gw

"nyokap atta" ucap saaih

"nyokapnya kan lagi di malaysia napain nelfon lo? " ucap thariq heran

"mana gw tau" ucap saaih

"kok perasaan gw ga enak ya?" ucap saaih khawatir

"cepetan di angkat" ucap gw kesal

"di idupin spekernya" saran fatim

"ok" ucap saaih

TELEFON ON

"halo ante" ucapan saaih

"halo saaih kamu di mana?" ucap mama atta dengan khawatir

"lagi di mall tante" ucap saaih

"cepetan kamu kerumah Sakit***" ucap mama atta

"kenapa tante?" tanya saaih bingung

"tante di telfon pihak rumah sakit kalau atta kecelakaan" ucap mama atta

Seketika hening semua tak menyaka apa yang barusan di dengar nya

Air mata gw jatuh, badan gw lemas dan bergetar tak menyangka apa yang barusan gw dengar

"g.... Ga mung.....kin" ucap gw sambil menangis

"saaih segera kesana tante" ucap saaih

"terima kasih ya saaih" ucap mama atta

"iya ga masalah kok tan" ucap saaih

TELFON OFF

gw langsung berlari menuju parkiran mobil. Gw langsung pergi kerumah sakit. Dengan kecepatan tinggi.

Gw takut..... Kehilangan atta, gw sayang dengan dia lebih dari apapun. Gw takut dia pergi dari hidup gw selama-lamnya.

Tak lama gw sampai kerumah sakit, gw lari mencari kamar atta dan akhirnya ketemu, gw pun masuk

Melihat muka atta yang pucat, terbujur lemas dan terpasang banyak sekali kabel di badannya membuat gw sangat tak berdaya

"kamu siapa ya nak?" tanya mama atta

"sa... Saya pacar atta tante" ucap gw

"Ooo kamu sama siapa kesini?" tanya mama atta

"sendiri tante" ucap gw

"kenalian nama tante vatya mam atta" ucap vatya

"aku sohwa tante" ucap gw

"tante tinggal dulu ya mau jumpa dokter bentar, kamu jagain atta ya sohwa" ucap vatya

"iya tante" ucap gw

Author pov


Vatya pergi meninggalkan mereka berdua, sohwa terus memegang tangan  atta berharap atta segera bangun

Tak lama saaih, fatim, thariq, dan jidah datang. Mereka sangat khawatir dengan keadaan atta dan sohwa.

"lu gapapa kan sohwa?" tanya fatim

"iya gw ga papa" ucap sohwa

"lain kali jangan kaya gitu kita kan jadi khawatir" ucap jidah

"iya jidah gw cuma khawatir sama atta" sohwa

Tiba-tiba atta membuka kedua matanya. Betapa senang mereka melihat atta terbangun

"atta lu udah sadar" ucap sohwa

"cepat panggil dokter" ucap saaih

Thariq segera berlari untuk memanggil dokter untuk memeriksa atta.
.
.
.
.
.
.
.
.jangan lupa vote
.
.
.
.
.
.
.
Next?????

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 02, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

bad girls VS bad boysTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang